Ringkasan Berita:
- HUT ke-26 Perumda Tirta Alam Tarakan digelar sederhana dengan hiburan kuda lumping dan doorprize, dihadiri Wali Kota serta Wakil Wali Kota Tarakan bersama sekitar 500 warga.
- Wali Kota Khairul menegaskan PDAM kini sehat dengan dividen Rp5 miliar dalam 5 tahun terakhir, meski masih ada 7 persen pelanggan belum terjangkau layanan air.
- Direktur PDAM Iwan Setiawan menekankan peningkatan pelayanan jaringan dan kualitas air akan terus dilakukan, seiring pertumbuhan penduduk dan arahan pemerintah daerah.
, TARAKAN – Momen HUT ke-26 Perumda Tirta Alam Tarakan, berlangsung sederhana tadi malam, Sabtu (3/1/2026).
Wali Kota Tarakan, dr Khairul, bersama Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud, ikut menghadiri perayaan sederhana tersebut.
Meski demikian, diperkirakan 500 warga Tarakan yang rerata pelanggan Perumda Tirta Alam Tarakan memadati halaman kantor tadi malam, karena ada doorprize disiapkan, dan hiburan kuda lumping.
Dikatakan Wali Kota Tarakan, Khairul, usia PDAM sebenarnya lebih tua dari Kota Tarakan.
Tarakan baru berusia 18 tahun secara administratif sebagai kota madya.
Sedangkan PDAM sudah menginjak usia 26 tahun.
Namun lanjutnya, reinkarnasinya baru terlihat 5 tahun terakhir.
“Dulu laporannya selalu rugi.
Di 5 tahun terakhir ini, PDAM sudah menyerahkan dividen Rp5 miliar.
Kami sampaikan apresiasi tentunya.
Kami ingatkan jangan berpuas diri.
Karena tuntutan masyarakat semakin tinggi,” ujar Khairul.
Artinya, saat ini PDAM dinilai selalu menyetorkan dividen dan sehat.
Masyarakat yang memiliki keluhan, segera laporkan ke PDAM agar cepat ditindaklanjuti.
Ia menjelaskan, pemadaman terjadi jika ada gangguan teknis seperti pipa bocor.
Biasanya PDAM akan membuat pengumuman.
“Kita berharap mudahan kinerja mereka pertahankan dan pelanggannya semua diijangkau, jangan ada lagi tidak dapat air PDAM.
Pelanggan kita kan masih kisaran 93 persen saat ini masih ada belum terjangkau,” ujar Khairul.
Pertambahan penduduk juga harus jadi perhatian.
Direktur Perumda Tirta Alam PDAM Tarakan, Iwan Setiawan, ikut menyampaikan, di momen HUT tadi malam, memang sengaja dibuat sederhana.
“Biasanya ada jalan santai.
Tapi melihat situasi tidak memungkinkan, dan ini kegiatan juga pendanaan dari urunan perbankan yang siapkan doorprize, tidak pakai anggaran PDAM,” papar Iwan Setiawan.
Meski sederhana, tidak mengurangi kualitas pelayanan yang selalu ditingkatkan sebagaimana arahan Wali Kota Tarakan, Khairul.
“Kota terus berkembang, penduduk terus bertambah.
Pelayanan jaringan harus ditingkatkan,” beber Iwan Setiawan
Pelayanan, keterjangkauan, dan kualitas air lanjutnya akan terus diperhatikan termasuk daerah yang belum teraliri PDAM, sebagaimana arahan Wali Kota Tarakan sebisa mungkin dialiri.
“Nanti akan segera dieksekusi,” tukas Iwan Setiawan
(*)
Penulis: Andi Pausiah




















