Alexander Volkanovski, sang juara kelas bulu, telah menyatakan dukungannya untuk Paddy Pimblett dalam pertarungannya melawan Justin Gaethje di UFC 324. Pertarungan yang sangat dinanti ini dijadwalkan untuk memperebutkan sabuk interim kelas ringan UFC dan menjadi salah satu sorotan utama dalam gelaran UFC 324.
Acara UFC 324 akan diselenggarakan di T-Mobile Arena, Nevada, pada Minggu, 25 Januari 2026. Pimblett, yang akrab disapa “The Baddy”, dipandang sebagai kandidat kuat untuk memenangkan pertarungan ini. Reputasinya semakin meroket berkat serangkaian kemenangan impresif yang telah ia raih di kelas ringan.
Pimblett telah mencatatkan tujuh kemenangan beruntun di octagon UFC, sebuah rekor yang menunjukkan konsistensi dan dominasinya. Kemenangan terbarunya diraih melalui TKO atas Michael Chandler dalam duel sengit di UFC 314, sebuah performa yang semakin memperkuat posisinya sebagai penantang serius di divisi ringan.
Alexander Volkanovski, petarung kelas bulu yang dijuluki “The Great”, tidak ketinggalan memberikan pujiannya untuk Pimblett. Volkanovski secara terbuka menyatakan dukungannya agar Pimblett mampu mengakhiri karier Justin Gaethje di UFC.
“Ini akan menjadi pertarungan yang sangat menarik. Saya akan menjagokan Paddy,” ujar Volkanovski dalam sebuah wawancara dengan TNT Sports. Ia menambahkan bahwa Pimblett telah berkali-kali menghadapi ujian berat, namun selalu berhasil melewatinya dengan gemilang.
“Dia telah membuktikan dalam pertarungan terakhirnya bahwa dia benar-benar mampu menjalankan rencana permainan dengan baik, dan itu akan sangat dia butuhkan saat berhadapan dengan Gaethje,” jelas Volkanovski. Dukungan ini datang dari seorang juara yang memahami betul tekanan dan strategi yang dibutuhkan dalam pertarungan level tinggi.

Perjalanan karier Alexander Volkanovski sendiri tidak lepas dari naik turunnya performa, baik di kelas bulu maupun kelas ringan. Ia berhasil mengamankan gelar juara kelas bulu setelah sebelumnya UFC memutuskan untuk menggelar pertarungan memperebutkan sabuk yang ditinggalkan oleh Ilia Topuria.
Meskipun Volkanovski memiliki ambisi untuk kembali bertarung di kelas ringan, ia menyadari bahwa jalannya tidaklah mudah. Ada beberapa penantang kuat di kelas bulu yang masih menantinya, termasuk kemungkinan duel ulang melawan Diego Lopes yang dijadwalkan dalam UFC 325 mendatang.
“Jelas, saya ingin bertarung di kelas ringan. Saya sangat menginginkannya, namun tentu saja itu harus masuk akal,” ungkap Volkanovski. Ia menekankan filosofinya bahwa sebuah kesempatan harus diraih, bukan diberikan begitu saja.
“Seperti yang selalu saya katakan, Anda harus mendapatkan kesempatan itu. Pertanyaannya, apakah saya pantas mendapatkannya sekarang? Mungkin belum,” akunya dengan realistis.
Volkanovski menambahkan bahwa fokus utamanya saat ini adalah memberikan yang terbaik dalam pertarungan yang akan datang di bulan Februari. Ia tidak ingin menahan laju para petarung lain di kelas ringan jika ia sendiri belum siap untuk berkompetisi secara penuh di divisi tersebut.
“Saya berencana untuk fokus pada apa yang ada di depan. Ada banyak petarung yang menunggu di kelas bulu, jadi jika saya pindah ke kelas ringan dan menahan divisi itu, itu tidak akan adil bagi mereka,” pungkasnya. Dengan demikian, Volkanovski menunjukkan kedewasaan dan pemahaman strategisnya dalam mengelola karier dan menghormati dinamika di setiap divisi UFC. Dukungannya untuk Pimblett juga mencerminkan rasa hormatnya terhadap sesama petarung yang menunjukkan performa luar biasa dan determinasi tinggi.



















