No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

Hariyanto Tangkap Babi Ngepet, Terjual Rp400 Ribu, Tak Percaya Isu Desa

Rizki by Rizki
20 Januari 2026 - 18:07
in Lokal
0

Heboh Penangkapan Babi Diduga “Babi Ngepet” di Tulungagung, Pemilik Tak Percaya dan Langsung Menjualnya

Sebuah peristiwa tak lazim terjadi di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat, 16 Januari 2026, yang sontak menghebohkan warga setempat. Penangkapan seekor babi kecil berwarna hitam di kawasan perbatasan Desa Pakel dengan Kabupaten Blitar memicu spekulasi liar di kalangan masyarakat. Banyak yang meyakini bahwa hewan tersebut adalah jelmaan “babi ngepet” atau babi pesugihan yang kerap dikaitkan dengan praktik mistis untuk mendapatkan kekayaan secara instan.

Namun, di tengah ramainya isu yang beredar, Hariyanto (43), warga yang berhasil menangkap babi tersebut, memiliki pandangan yang berbeda. Ia mengaku tidak mempercayai sama sekali tentang keberadaan babi ngepet. Keyakinannya yang teguh pada logika membuatnya memutuskan untuk segera menjual babi kecil yang sempat menghebohkan tersebut.

“Sudah dibeli teman saya dari Blitar seharga Rp400.000. Sekarang sudah dibawa,” ujar Hariyanto pada Sabtu, 17 Januari 2026, sehari setelah penangkapan dilakukan. Keputusan Hariyanto untuk menjual babi itu didasari oleh ketidakpercayaannya pada isu babi ngepet yang semakin santer diperbincangkan oleh warga.

Kronologi Penangkapan yang Mengundang Spekulasi

Hariyanto menceritakan bahwa babi kecil berwarna hitam itu pertama kali terlihat di kawasan gapura, tepat di perbatasan Desa Pakel dan Kabupaten Blitar, pada Jumat pagi. Sekitar pukul 05.00 WIB, babi betina yang masih berukuran kecil itu sempat berhasil ditangkap oleh warga, namun sayang, hewan tersebut berhasil melarikan diri.

“Sudah ditangkap, tapi kemudian berhasil melepaskan diri dari jeratnya dan kabur lagi. Saya kemudian mengejarnya,” tuturnya. Tanpa menyerah, Hariyanto lantas mengambil inisiatif untuk mengejar babi tersebut menggunakan kurungan ayam jago. Aksi kejar-kejaran itu berlanjut hingga ke kawasan belakang rumahnya. Dengan sigap, Hariyanto berhasil menyergap babi kecil itu dengan kurungan ayam yang dibawanya. Hewan tersebut kemudian berhasil diringkus dan dibawa pulang oleh Hariyanto.

Baca Juga  Tiga Nelayan Rote Ndao Selamat, Yanti Uan Ucapkan Syukur

Ramai Pengunjung dan Munculnya Isu Mistis

Tak lama setelah babi itu berhasil diamankan, kabar penangkapannya menyebar dengan cepat. Rasa penasaran warga membuat banyak orang berdatangan ke rumah Hariyanto untuk melihat babi yang berhasil ditangkap. Keramaian inilah yang kemudian menjadi pemicu munculnya berbagai spekulasi, termasuk dugaan bahwa babi tersebut adalah “babi ngepet” atau terkait dengan pesugihan.

Foto dan video penangkapan babi tersebut tak pelak langsung menyebar luas di media sosial, semakin memperkuat isu mistis yang beredar. Hariyanto mengaku sempat mendapat berbagai saran dari warga, mulai dari mengecat kepala babi dengan warna putih hingga mengiris telinganya, dengan tujuan agar “orang yang ngepet” kapok.

“Semua tidak saya lakukan, karena saya yakin ini benar-benar babi, bukan babi jadi-jadian,” tegas Hariyanto. Ia juga menambahkan bahwa temannya turut meyakinkan bahwa hewan tersebut adalah babi biasa, bukan babi hutan.

Asal-usul Babi yang Masih Misteri

Menariknya, di wilayah Desa Pakel, Kecamatan Ngantru, tempat Hariyanto tinggal, tidak ada peternakan babi. Namun, di seberang Sungai Brantas yang masuk wilayah Kecamatan Ngunut, terdapat banyak peternakan babi. Hal ini membuat asal-usul babi yang ditangkap menjadi sebuah misteri.

Hariyanto sendiri tidak mengetahui secara pasti dari mana babi tersebut berasal. Meskipun demikian, ada beberapa warga yang melaporkan pernah melihat babi tersebut di tepi Sungai Brantas sekitar empat hari sebelum penangkapan. Hewan itu juga sempat terlihat di permukiman warga sebelum akhirnya diusir.

“Saya kasih makan ketela dan ampas tahu, dimakan dengan lahap. Beratnya mungkin sekitar 10 kg,” ungkap Hariyanto mengenai kondisi babi yang ditangkapnya. Ia tidak bisa memastikan apakah babi tersebut dipelihara oleh seseorang atau memang liar. Uang hasil penjualan babi tersebut pun telah digunakan oleh Hariyanto untuk membeli rokok dan dibagikan kepada teman-temannya yang turut membantunya saat penangkapan.

Baca Juga  Udara Pontianak, Bandung Pagi Ini: Meresahkan!

Kasus Serupa: Warga Jember Pasang Spanduk “Daerah Rawan Tuyul” Akibat Kerugian Berulang

Fenomena kepercayaan terhadap makhluk gaib yang dikaitkan dengan kerugian materi ternyata tidak hanya terjadi di Tulungagung. Sebelumnya, sebuah kasus lain yang tak kalah menghebohkan terjadi di Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Warga di desa tersebut memilih untuk memasang spanduk di jalanan yang bertuliskan peringatan mengenai “daerah rawan tuyul”.

Pemasangan spanduk ini merupakan respons atas kekesalan warga yang berulang kali mengalami kehilangan uang. Mereka meyakini bahwa hilangnya uang tersebut disebabkan oleh ulah tuyul, makhluk gaib yang konon gemar mencuri harta benda. Spanduk yang dipasang warga ini sontak menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian berbagai pihak, termasuk pihak kecamatan.

Camat Sukorambi, Asrah Joyo Widono, mengaku terkejut dengan adanya spanduk tersebut. Ia menyatakan bahwa baru pertama kali melihat pemasangan spanduk semacam itu di wilayahnya. “Saya saja baru tahu tadi pagi, adanya bener di kawasan Desa Dukuh Mencek yang menginformasikan kawasan adanya tuyul,” tanggapnya pada Rabu, 30 Oktober 2024.

Kesulitan Membuktikan dan Imbauan Camat

Asrah menambahkan bahwa kebenaran mengenai isu tuyul sangat sulit untuk dibuktikan secara kasat mata. Sebab, tuyul termasuk dalam kategori makhluk gaib yang tidak dapat dilihat oleh panca indra manusia.

“Kebenarannya sulit dibuktikan, harapan saya hal semacam ini tidak perlu dilakukan oleh masyarakat karena memicu permusuhan,” ujar Asrah. Ia khawatir pemasangan spanduk semacam itu dapat menimbulkan kecurigaan antarwarga, padahal pelaku sebenarnya hingga saat ini tidak diketahui.

Pihak kecamatan juga telah melakukan konfirmasi kepada Pemerintah Desa Dukuh Mencek terkait isu tuyul tersebut. Namun, hasilnya tetap sama, yaitu tidak ada bukti konkret yang dapat mendukung keberadaan tuyul.

Baca Juga  Buka Puasa Seru Keluarga di Balikpapan 2026: 7 Rekomendasi Nyaman

Meskipun demikian, Asrah mengimbau agar seluruh warga dapat lebih berhati-hati dalam menjaga harta benda mereka. Ia menyarankan agar uang yang khawatir hilang sebaiknya disimpan di bank untuk keamanan. “Agar aman uangnya. Kalau hilang sebabnya macam-macam mungkin bisa saja karena itu (dicuri tuyul) atau karena lupa dan semacamnya,” jelasnya. “Yang penting warga harus bisa menjaga uangnya agar tidak hilang begitu saja.”

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan
Lokal

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

19 April 2026 - 06:15
Pemicu Puluhan Warga Bacok Kades di Lumajang, Awalnya Dendam Akibat Dibentak Saat Pengajian
Lokal

Pemicu Puluhan Warga Bacok Kades di Lumajang, Awalnya Dendam Akibat Dibentak Saat Pengajian

18 April 2026 - 23:05
Kuncen Bendung Katulampa: Pengabdian dari Jiwa Kemanusiaan
Lokal

Kuncen Bendung Katulampa: Pengabdian dari Jiwa Kemanusiaan

18 April 2026 - 21:15
Pengawal gudang di Bandung tewas ditembak 5 kali saat mengejar pencuri motor
Lokal

Pengawal gudang di Bandung tewas ditembak 5 kali saat mengejar pencuri motor

18 April 2026 - 20:03
Cara Kreatif RW 06 Jakut Menangkap Ikan Sapu-sapu, Bayaran Rp5.000 per Kg
Lokal

Cara Kreatif RW 06 Jakut Menangkap Ikan Sapu-sapu, Bayaran Rp5.000 per Kg

18 April 2026 - 16:24
Pemuda Tangerang Ditemukan Tewas di Sungai Setelah Hilang Saat Memancing
Lokal

Pemuda Tangerang Ditemukan Tewas di Sungai Setelah Hilang Saat Memancing

18 April 2026 - 14:53
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

19 April 2026 - 10:00
Review Lengkap Redmi Note 14 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi Note 14 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

19 April 2026 - 07:57
Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

19 April 2026 - 06:15
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Review Lengkap Redmi Note 13 Pro+: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi Note 13 Pro+: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

19 April 2026 - 01:35

Pilihan Redaksi

Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

Amsakar: Guru Agama Punya Peran Kunci Membangun Generasi Berkarakter

19 April 2026 - 10:00
Review Lengkap Redmi Note 14 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi Note 14 Pro: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

19 April 2026 - 07:57
Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

19 April 2026 - 06:15
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.