BANDUNG – Niat untuk menyelamatkan sepeda motornya dari tangan pencuri justru membawa Ronaldi (39 tahun) ke situasi yang sangat berbahaya. Seorang petugas keamanan gudang ini ditembak oleh pelaku saat mengejar kendaraannya yang hendak dicuri di kawasan Cinambo.
Peristiwa tersebut terjadi ketika korban sedang bekerja di area gudang, sementara sepeda motornya terparkir tidak jauh dari gerbang masuk. Saat itu, ia melihat pelaku mencoba membawa kabur kendaraannya.
“Pas melihat motor nyala, saya keluar, melihat motor sudah dinaikkan oleh pelaku, sambil mutar arah, langsung saya kejar,” kata Ronaldi saat ditemui di Mapolsek Cinambo, Kamis (16/4/2026) malam.
Korban sempat melakukan perlawanan ketika pelaku coba melarikan diri dari lokasi kejadian. Dalam upaya tersebut, dia bahkan sempat memegang senjata milik pelaku.
“Sempat. Bahkan senpinya saja sempat saya pegang,” ucapnya.
Namun, pelaku kemudian melepaskan tembakan ke arah korban hingga menyebabkan luka di beberapa bagian tubuh. Ronaldi mengatakan bahwa tembakan tersebut mengenai bagian jari dan dada.
“Kalau di pelipis, mau jatuh, kalau (luka) tembakan di jari dan dada,” tuturnya.
Korban baru berteriak meminta pertolongan saat pelaku hendak kabur dari lokasi. Teriakan tersebut memancing perhatian warga sekitar yang kemudian membantu melakukan pengejaran.
“Pas sudah mau lari, mau kabur, saya teriak,” ujarnya.
Warga bersama petugas berhasil mengamankan satu pelaku di lokasi kejadian. Sementara satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke arah lampu merah Soekarno-Hatta.
Polisi menyebut pelaku berjumlah dua orang dan diduga sudah mengintai lokasi sejak pagi hari. Aksi pencurian tersebut diketahui setelah korban memergoki pelaku dan langsung melakukan pengejaran.
“Dia sebenarnya sudah diintai itu motor itu, punya sekuriti ya, sekuriti di situ, di gudang itu,” jelas Kanit Reskrim Polsek Cinambo Iptu Mulyana Winata.
Saat korban melakukan pengejaran, pelaku melepaskan lima kali tembakan. Tembakan tersebut mengenai tangan dan dada korban hingga menyebabkan luka serius.
“Sampai si pelaku ini mengeluarkan tembakan, pakai senjata ini. Ada lima kali tembakan, sampai kena tangan, sama dada.”
Pelaku lainnya yang menunggu di depan lokasi juga diketahui membawa senjata jenis softgun. Polisi saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur dan telah mengidentifikasi identitasnya.
“Tadi sempat melakukan pengejaran untuk pelaku yang satunya lagi, si L (buron), karena dikontrakannya itu tidak ada, terus menurut pengakuan (pelaku), itu di daerah Cianjur Selatan,” tuturnya.
Pascakejadian, korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif. Polisi juga masih mendalami asal usul senjata yang dipakai pelaku.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sepucuk air softgun rakitan, beberapa butir peluru, sepeda motor, hingga walki talki.



















