Reza Arap: Pemeriksaan Polisi Terkait Lula Lahfah

Diposting pada

Kasus meninggalnya influencer Lula Lahfah terus menjadi perhatian publik. Pihak kepolisian bergerak cepat untuk mengungkap penyebab pasti kematiannya. Sejumlah saksi kunci akan dimintai keterangan, termasuk Reza “Arap” Oktavian, kekasih dari Lula Lahfah.

Pemeriksaan Reza Arap dan Saksi Lainnya

Polda Metro Jaya telah mengonfirmasi rencana pemeriksaan terhadap Reza Arap dan beberapa saksi lainnya. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai kronologi kejadian dan kondisi kesehatan Lula Lahfah sebelum ditemukan meninggal dunia di apartemennya yang terletak di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pada hari Senin, 26 Januari 2026, di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

“Iya informasi (bakal diperiksa) Senin, kalau enggak salah,” ujarnya.

Budi Hermanto menambahkan bahwa pihak kepolisian akan mendalami berbagai aspek, termasuk riwayat kesehatan Lula Lahfah sebelum kejadian.

“Tergantung yang bersangkutan, tapi sudah dikomunikasikan untuk bisa hadir di hari Senin (26/1). Sama teman-teman dekat (Lula) yang datang ke lokasi kejadian,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan foto-foto atau membuat spekulasi yang tidak berdasar terkait dengan meninggalnya Lula Lahfah. Budi Hermanto menekankan pentingnya menjaga empati terhadap keluarga yang sedang berduka.

“Kami juga mengimbau untuk kita menjaga empati keluarga almarhum atas kejadian ini,” kata Budi.

Ungkapan Terakhir Lula Lahfah kepada Sahabatnya, Keanu Agl

Selebgram dan pemain film, Keanu Agl, mengungkapkan percakapan terakhirnya dengan Lula Lahfah sehari sebelum kematiannya. Keanu menceritakan bahwa Lula sempat menyampaikan ketakutannya untuk menjalani tindakan medis.

Keanu Agl mengaku sempat berkomunikasi melalui pesan singkat dengan Lula Lahfah pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam percakapan tersebut, Lula mengungkapkan kondisi kesehatannya.

“Dia bilang ke saya malamnya jam 10 malam, malam sebelum meninggal, tuh dia ada pembengkakan usus, mau dimasukin kamera (endoskopi),” kata Keanu Agl saat ditemui di kawasan Penggilingan, Jakarta Timur, Minggu (25/1/2026) malam.

Keanu menambahkan bahwa Lula merasa sangat takut menghadapi tindakan endoskopi terkait dengan pembengkakan ususnya.

“Terus saya bilang tenang aja enggak usah takut. Dia takut. Saya bilang, ‘Udah zikir aja’ gitu,” ucapnya.

Keanu berusaha untuk menenangkan Lula yang sedang panik dan ketakutan. Ia meyakinkan sahabatnya bahwa tindakan endoskopi tidak akan membahayakan nyawanya. Keanu mengaku sama sekali tidak memiliki firasat buruk bahwa sakit perut yang dialami Lula akan berujung pada kematian.

“Ya saya pikir takutnya dia karena ada masalah lain, nggak ada di otak saya, enggak ada opsi buat meninggal. Paling apa sih? Berantem sama pacar, ngaret aja, atau enggak lagi ngapain dulu,” jelasnya.

Keanu merasa sangat terkejut dan aneh ketika mendengar kabar bahwa Lula Lahfah telah meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari 2026, pukul 18.44 WIB. Pasalnya, pada hari itu, Keanu dan Lula sebenarnya sudah berencana untuk bertemu dan memberikan kejutan ulang tahun kepada teman mereka, Dara Arafah.

“Karena hari itu dia pergi, kita rencana mau ke rumah Dara Arafah. Dara ulang tahun mau kasih kejutan, pas mau jemput Lula dapat kabar dia meninggal, syok banget pasti,” ujar Keanu Agl.

Temuan Polisi di Apartemen Lula Lahfah

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di apartemen Lula Lahfah. Petugas menemukan sejumlah obat-obatan dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen yang terletak di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru.

Kompol Murodih, Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Lula Lahfah.

“Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI,” kata Kompol Murodih.

Murodih menjelaskan bahwa awalnya saksi merasa curiga karena Lula Lahfah sakit dan pintu apartemen dalam keadaan terkunci dari dalam. Terlebih lagi, Lula Lahfah baru saja selesai berobat pada malam sebelumnya. Saksi kemudian meminta bantuan pengelola apartemen untuk membuka pintu dan menemukan Lula Lahfah dalam keadaan terlentang di kasur, berselimut putih, mengenakan kaos putih dan celana pendek hitam.

“Cek denyut nadi, detak jantung sudah tidak berjalan atau bergerak,” katanya.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Gambar Gravatar
Hendra merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan