Dunia musik Indonesia berduka. Lucky Widja, vokalis kharismatik dari grup band Element, telah berpulang pada usia 49 tahun. Kabar duka ini tentu mengejutkan banyak pihak, terutama para penggemar setia yang telah mengikuti perjalanan kariernya sejak era 90-an. Lucky menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Minggu, 25 Januari 2026, di RS Halim, Jakarta Timur. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh industri hiburan Tanah Air.
Perpisahan dari Sahabat Terdekat
Kabar duka ini pertama kali diketahui publik melalui unggahan emosional dari rekan duetnya di Element, Ferdy Tahier, di platform Instagram. Keduanya telah menjalin persahabatan erat selama 25 tahun, berbagi panggung dan menciptakan lagu-lagu hits yang tak lekang oleh waktu. Unggahan Ferdy berisi pesan perpisahan yang sangat menyentuh, mencerminkan kedekatan dan kehilangan yang mendalam.
“Selamat jalan sahabat gw, ade gw, partner gw di panggun, lo udah tenang, ga sakit lagi, ga butuh cuci darah lagi, ga perlu oxygen lagi, lo happy skrg, bisa muda lagi,” tulis Ferdy dengan nada pilu. Ungkapan ini menggambarkan betapa beratnya perjuangan Lucky melawan penyakit yang dideritanya.
Perjuangan Melawan Penyakit TB Ginjal
Di balik penampilannya yang selalu prima di atas panggung, Lucky Widja ternyata menyimpan perjuangan berat melawan penyakit langka, yaitu tuberculosis (TB) ginjal. Penyakit ini telah dideritanya sejak tahun 2022. TB ginjal menyerang seluruh saluran kemihnya, menyebabkan kondisi kesehatan Lucky menurun drastis. Berat badannya bahkan sempat turun hingga 20 kilogram.
Meskipun kondisi fisiknya menurun, Lucky memilih untuk tetap tegar dan tidak mengumbar penyakitnya kepada publik. Ia dikenal sebagai sosok yang kuat dan bersemangat, yang selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap penampilannya. Dalam sebuah percakapan di kanal YouTube Ferdy Element pada Februari 2023, Lucky sempat berbagi sedikit tentang penyakitnya.
“Gue kena sakit agak aneh, sangat jarang sebenarnya, gue kena TB ginjal. Tuberkulosis ginjal, di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua, semua saluran kencing ke bawah kena semua,” ungkap Lucky.
Lucky juga menegaskan prinsip hidupnya yang kuat, “Gue paling enggak pernah memamerkan gue sakit, gue sih sakit-sakit aja, enggak perlu orang tahu.” Prinsip ini menunjukkan betapa ia ingin dikenal karena karyanya, bukan karena kondisi kesehatannya.
Jejak Karier Sang Bintang: Dari Cover Boy Hingga Vokalis Element
Lucky Widja, atau yang memiliki nama asli Lucky Widjatmoko, lahir di Pontianak pada tanggal 1 September 1976. Perjalanan kariernya di dunia hiburan dimulai sebagai seorang cover boy majalah remaja. Ketampanannya menarik perhatian banyak orang, dan ia pun mulai dikenal di kalangan anak muda.
Pada tahun 1997, Lucky bergabung dengan grup band Element, sebuah band yang kemudian melambungkan namanya. Bersama Element, ia berhasil menciptakan deretan album fenomenal yang menjadi hits di kalangan pecinta musik Indonesia. Beberapa album populer Element di era Lucky Widja antara lain:
-
Hanyalah Cinta (1999)
Album ini merupakan salah satu album tersukses Element, dengan lagu-lagu hits seperti “Hanyalah Cinta” yang menduduki puncak tangga lagu di berbagai radio di Indonesia. Album ini membawa Element ke puncak popularitas.
-
Kupersembahkan Nirwana (2001)
Album ini juga meraih kesuksesan besar, dengan lagu-lagu seperti “Kupersembahkan Nirwana” yang menjadi anthem bagi para penggemar Element. Album ini semakin mengukuhkan posisi Element sebagai salah satu band papan atas Indonesia.
Selain berkarier bersama Element, Lucky juga mengeksplorasi bakatnya di dunia akting dan solo karier sebagai penyanyi serta produser musik. Dedikasinya terhadap seni musik tidak pernah padam, dan ia terus berkarya hingga akhir hayatnya.
Prosesi Pemakaman
Jenazah Lucky Widja disemayamkan di Rumah Duka, Jalan Haji Tholib No 17A, Cipete Utara, Jakarta Selatan. Rencananya, prosesi pemakaman akan dilangsungkan pada hari Senin, 26 Januari 2026, siang hari di TPU Jeruk Purut, Cilandak. Keluarga, sahabat, dan para penggemar akan memberikan penghormatan terakhir kepada sang musisi.
Kepergian Lucky Widja merupakan kehilangan besar bagi dunia musik Indonesia. Suara merdunya, penampilannya yang kharismatik, dan lagu-lagu ciptaannya akan selalu dikenang dan terus bergema dalam melodi Nirwana yang telah ia tinggalkan. Selamat jalan, Lucky Widja. Karyamu akan abadi.

















