JAKARTA – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Masjid Al Itishom, yang berlokasi di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Video yang memperlihatkan sebagian plafon masjid ambruk saat tengah digunakan untuk ibadah, dengan cepat menyebar luas di media sosial pada hari Minggu (26 Januari 2026).
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @tangsel_update, terlihat jelas bagaimana sebagian besar plafon masjid runtuh dan materialnya berjatuhan ke area karpet salat berwarna hijau yang dilengkapi dengan garis putih sebagai pembatas saf. Puing-puing plafon tersebut berserakan di bagian tengah belakang masjid, memperlihatkan rangka atap yang terbuka.
Meskipun demikian, terlihat bahwa jemaah yang berada di bagian depan masjid masih tetap berada di saf mereka. Hal ini mengindikasikan bahwa insiden tersebut terjadi pada saat masjid sedang digunakan untuk melaksanakan ibadah. Ambruknya plafon tersebut sempat menimbulkan kepulan debu tipis di udara sesaat setelah kejadian. Untungnya, karena runtuhan terjadi di bagian belakang masjid, jemaah yang berada di bagian depan tidak terkena dampak langsung dari kejadian ini.
Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Tangerang Selatan, Ade Suprizal, memberikan pernyataan resmi. Beliau memastikan bahwa penanganan terhadap insiden ini telah dilakukan dengan segera. “Benar, mengenai peristiwa ambruknya plafon Masjid Al Itishom, tim dari Dinas Cipta Karya sudah turun tangan. Kami bergerak cepat untuk melakukan perbaikan, agar rutinitas ibadah tidak terganggu,” ujar Ade dalam keterangannya pada hari Senin (26 Januari 2026).
Lebih lanjut, Ade menjelaskan bahwa proses perbaikan telah dimulai sejak pagi hari setelah insiden tersebut dilaporkan. “Dari pagi kemarin, kami langsung memulai pengerjaan. Saya menargetkan perbaikan ini akan selesai pada siang hari ini,” tambahnya.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan memberikan jaminan bahwa perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh agar aktivitas ibadah di Masjid Al Itishom dapat kembali berjalan normal. Keamanan dan kenyamanan jemaah menjadi prioritas utama dalam upaya perbaikan ini.
Berikut adalah poin-poin penting yang perlu diperhatikan terkait insiden ini:
- Penyebab Ambruknya Plafon: Hingga saat ini, penyebab pasti ambruknya plafon belum diketahui secara pasti. Namun, dugaan sementara mengarah pada faktor usia bangunan atau kualitas material yang digunakan. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.
- Pemerintah Kota Tangerang Selatan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap konstruksi bangunan masjid untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
- Evaluasi ini akan melibatkan tenaga ahli konstruksi dan pihak-pihak terkait untuk memastikan keamanan bangunan secara keseluruhan.
- Dampak Terhadap Jemaah: Meskipun tidak ada laporan mengenai korban luka atau jiwa dalam insiden ini, kejadian ini tentu saja menimbulkan kepanikan dan trauma bagi jemaah yang sedang berada di masjid saat kejadian.
- Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden ini.
- Pihak masjid dan pemerintah kota akan memberikan dukungan psikologis bagi jemaah yang membutuhkan.
- Proses Perbaikan: Proses perbaikan plafon masjid dilakukan dengan cepat dan efisien. Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Tangerang Selatan mengerahkan tim khusus untuk menangani perbaikan ini.
- Material yang digunakan untuk perbaikan adalah material berkualitas tinggi yang sesuai dengan standar keamanan bangunan.
- Proses perbaikan diawasi secara ketat oleh tenaga ahli untuk memastikan kualitas dan keamanan bangunan.
- Aktivitas Ibadah: Selama proses perbaikan, aktivitas ibadah di Masjid Al Itishom untuk sementara waktu dialihkan ke tempat lain yang lebih aman.
- Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah menyiapkan tempat alternatif untuk pelaksanaan ibadah.
- Informasi mengenai tempat alternatif tersebut telah disosialisasikan kepada masyarakat.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam hal penyediaan fasilitas ibadah yang aman dan nyaman. Insiden ini menjadi pelajaran berharga untuk meningkatkan pengawasan dan pemeliharaan terhadap fasilitas publik, khususnya tempat ibadah. Diharapkan, dengan perbaikan yang dilakukan, Masjid Al Itishom dapat segera digunakan kembali oleh masyarakat untuk beribadah dengan tenang dan nyaman.




















