Kinerja Prapenjualan PT Puradelta Lestari Tbk: Melampaui Tantangan Global di Tahun 2025
PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) berhasil mencatatkan kinerja prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp 1,6 triliun sepanjang tahun 2025. Meskipun angka ini baru mencapai sekitar 88% dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1,81 triliun, pencapaian ini patut diapresiasi mengingat berbagai tantangan global yang dihadapi.
Kontributor Utama Pendapatan Prapenjualan
Penjualan lahan industri menjadi tulang punggung utama dalam pencapaian prapenjualan DMAS di tahun 2025. Perusahaan berhasil menjual sekitar 46 hektare (ha) lahan industri. Menariknya, sektor industri Data Center muncul sebagai kontributor terbesar, menyumbang sekitar 60% dari total penjualan lahan industri. Hal ini menunjukkan pergeseran tren dan meningkatnya permintaan akan infrastruktur yang mendukung teknologi digital. Selain Data Center, sektor industri lainnya yang turut berkontribusi meliputi sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG), Food and Beverage (F&B), serta sektor-sektor industri lainnya.
Selain penjualan lahan industri, prapenjualan DMAS pada tahun 2025 juga didukung oleh segmen komersial dan hunian. Penjualan unit rumah tapak turut berkontribusi dalam mendongkrak angka prapenjualan, menunjukkan diversifikasi produk yang ditawarkan oleh DMAS untuk memenuhi berbagai kebutuhan pasar.
Pengaruh Dinamika Global terhadap Investasi Asing
Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS, Tondy Suwanto, mengungkapkan bahwa minat investasi dari investor asing pada tahun 2025 dipengaruhi oleh situasi global yang dinamis. Ketidakpastian ekonomi dunia, suhu geopolitik yang masih tinggi, dan kebijakan tarif resiprokal internasional menjadi faktor-faktor utama yang memengaruhi keputusan investasi.
Lebih lanjut, Tondy menambahkan bahwa “kejadian luar biasa di Indonesia pada pertengahan tahun 2025” juga turut memberikan dampak pada iklim investasi. Meskipun tidak dirinci lebih lanjut mengenai “kejadian luar biasa” tersebut, hal ini menggarisbawahi kompleksitas faktor eksternal yang harus dihadapi oleh pelaku bisnis di Indonesia.
Inovasi dan Komitmen Lingkungan
Di tengah dinamika bisnis dan tantangan eksternal, DMAS menunjukkan komitmennya terhadap inovasi dan keberlanjutan. Pada tahun 2025, perusahaan telah mengoperasikan beberapa fasilitas penting:
- Security, Fire, and Command Center: Fasilitas ini menjadi bukti inovasi DMAS dalam bidang keamanan digital, mengintegrasikan berbagai sistem untuk memantau dan mengelola keamanan kawasan secara komprehensif.
- Water Treatment Plant (WTP) Recycle: Pengoperasian instalasi pengolahan air daur ulang yang dikelola secara mandiri ini merupakan dukungan nyata terhadap program Zero Run Off Water Discharge. Tujuannya adalah untuk meminimalkan dampak lingkungan dari operasional kawasan industri.
- Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST): Untuk mendukung program Zero Waste, DMAS juga mengoperasikan fasilitas pengelolaan sampah terpadu, yang menunjukkan upaya perusahaan dalam mengelola limbah secara bertanggung jawab.
Visi Jangka Panjang: Kota Deltamas sebagai Kawasan Terpadu Modern
DMAS memiliki visi jangka panjang yang jelas untuk mengembangkan kawasan industri, hunian, dan komersialnya. Misi utama perusahaan adalah mewujudkan Kota Deltamas sebagai sebuah kawasan terpadu modern yang ramah lingkungan. Selain itu, DMAS juga berambisi menjadikan Kota Deltamas sebagai pusat regional di wilayah timur Jakarta.
“DMAS berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai tambah bagi semua pemangku kepentingan,” ujar Tondy Suwanto. Komitmen ini tercermin dalam setiap langkah strategis yang diambil, mulai dari pengembangan infrastruktur, inovasi layanan, hingga upaya menjaga kelestarian lingkungan. Dengan fondasi yang kuat dan visi yang jelas, DMAS terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan kawasan di Indonesia.


















