No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Lokal

Rela Antre Minyakita Rp 15.000 di Gerakan Pangan Murah Blitar

Rizki by Rizki
15 Februari 2026 - 08:12
in Lokal
0

Gerakan Pangan Murah di Blitar: Solusi Kebutuhan Pokok Menjelang Momen Besar

BLITAR – Di tengah lonjakan harga dan antrean panjang, gerakan pangan murah yang digelar di halaman parkir Pasar Ikan Hias Kota Blitar pada Jumat, 13 Februari 2026, menjadi oase bagi warga. Kegiatan ini menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran, menarik perhatian ratusan warga yang rela berdesakan demi mendapatkan bahan pangan esensial.

Antusiasme warga terlihat jelas, terutama di stan penjualan MinyaKita. Kepadatan pengunjung di stan ini mengindikasikan tingginya permintaan terhadap minyak goreng curah bersubsidi tersebut. Namun, demi pemerataan dan memastikan lebih banyak warga dapat merasakan manfaatnya, pembelian MinyaKita dibatasi maksimal dua liter per orang.

Siti, seorang warga dari Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini. “Saya sangat terbantu dengan adanya pangan murah ini. Tadi saya beli beras, telur, dan minyak goreng. Harganya jauh di bawah pasaran. Ini sangat membantu kami untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya dengan senyum lega.

Perbedaan harga yang signifikan memang menjadi daya tarik utama gerakan pangan murah ini. Siti merinci, harga beras di pasar gerak pangan murah dijual seharga Rp 11.600 per kilogram, sementara harga di pasaran umum bisa mencapai Rp 12.000 per kilogram. Untuk telur, harga di pasaran berkisar antara Rp 28.000 hingga Rp 30.000 per kilogram, namun di sini hanya dijual Rp 26.500 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng MinyaKita yang di pasaran bisa menembus Rp 18.000 per liter, di sini hanya dibanderol Rp 15.000 per liter.

Beberapa komoditas pokok yang disediakan dalam gerakan pangan murah meliputi beras, gula, minyak goreng, dan telur. “Kami berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering diadakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambah Siti, mewakili harapan banyak warga.

Baca Juga  Jatim Terpopuler: Haru Lepas Hananto, Sampah Menggunung di CFD Sidoarjo

Strategi Pemerintah Menjaga Stabilitas Harga Pangan

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, Dewi Masitoh, menjelaskan bahwa gerakan pangan murah ini merupakan inisiatif strategis untuk menghadapi momen besar seperti perayaan Imlek dan menjelang bulan suci Ramadan. “Gerakan pangan murah ini diadakan untuk menghadapi momen Imlek dan menjelang Ramadan. Kami berharap, kegiatan ini juga dapat menekan angka kebutuhan pokok di pasaran,” ujar Dewi Masitoh.

Dalam kegiatan ini, panitia telah menyiapkan stok yang memadai untuk memenuhi kebutuhan warga. Rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Beras SPHP: 1 ton, dijual seharga Rp 58.000 per 5 kilogram.
  • Gula: 100 kilogram, dijual seharga Rp 17.000 per kilogram.
  • Minyakita: 240 liter, dijual seharga Rp 15.000 per liter.
  • Telur: 100 kilogram, dijual seharga Rp 26.500 per kilogram.

Dewi Masitoh menambahkan bahwa stok kebutuhan pokok di Kota Blitar secara umum masih dalam kondisi aman menjelang Ramadan. Meskipun demikian, pihaknya terus memantau pergerakan harga beberapa komoditas yang menunjukkan tren kenaikan di pasaran, seperti daging ayam dan cabai rawit.

“Sekarang harga cabai dan daging ayam yang sedang kami pantau. Karena, harga di pasaran naik. Harga cabai naik karena banyak petani gagal panen,” jelasnya. Kenaikan harga cabai rawit ini dilaporkan disebabkan oleh faktor cuaca yang menyebabkan gagal panen di beberapa daerah sentra produksi.

Upaya Berkelanjutan Menjaga Ketersediaan Pangan

Gerakan pangan murah ini bukan sekadar ajang jual beli, melainkan sebuah representasi komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat. Dengan menyediakan akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini secara langsung meringankan beban ekonomi rumah tangga, terutama bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga  Emas Ilegal Merajalela di Tebo, Warga Akan Laporkan ke Polda Jambi

Selain itu, penyelenggaraan kegiatan seperti ini juga berfungsi sebagai alat untuk mengendalikan inflasi di tingkat daerah. Dengan menyuntikkan pasokan barang dengan harga stabil ke pasar, diharapkan dapat mencegah lonjakan harga yang berlebihan akibat spekulasi atau kelangkaan pasokan.

Keberhasilan gerakan pangan murah ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah, produsen, dan distributor untuk memastikan kelancaran distribusi pangan hingga ke tangan konsumen. Keterbatasan stok dan pembatasan pembelian di beberapa komoditas, seperti MinyaKita, menjadi bukti bahwa permintaan masyarakat terhadap bahan pangan pokok tetap tinggi.

Ke depan, diharapkan agar program-program serupa dapat terus digalakkan dan diperluas jangkauannya, serta melibatkan lebih banyak jenis komoditas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak lapisan masyarakat. Selain itu, evaluasi berkala terhadap efektivitas program dan respons pasar juga perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas program pangan murah di masa mendatang. Upaya menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan adalah fondasi penting bagi kesejahteraan masyarakat.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan
Lokal

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

19 April 2026 - 06:15
Pemicu Puluhan Warga Bacok Kades di Lumajang, Awalnya Dendam Akibat Dibentak Saat Pengajian
Lokal

Pemicu Puluhan Warga Bacok Kades di Lumajang, Awalnya Dendam Akibat Dibentak Saat Pengajian

18 April 2026 - 23:05
Kuncen Bendung Katulampa: Pengabdian dari Jiwa Kemanusiaan
Lokal

Kuncen Bendung Katulampa: Pengabdian dari Jiwa Kemanusiaan

18 April 2026 - 21:15
Pengawal gudang di Bandung tewas ditembak 5 kali saat mengejar pencuri motor
Lokal

Pengawal gudang di Bandung tewas ditembak 5 kali saat mengejar pencuri motor

18 April 2026 - 20:03
Cara Kreatif RW 06 Jakut Menangkap Ikan Sapu-sapu, Bayaran Rp5.000 per Kg
Lokal

Cara Kreatif RW 06 Jakut Menangkap Ikan Sapu-sapu, Bayaran Rp5.000 per Kg

18 April 2026 - 16:24
Pemuda Tangerang Ditemukan Tewas di Sungai Setelah Hilang Saat Memancing
Lokal

Pemuda Tangerang Ditemukan Tewas di Sungai Setelah Hilang Saat Memancing

18 April 2026 - 14:53
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

Profil Christopher Rustam Muda Dua, Calon Pastor yang Tenggelam di Air Terjun Situmurun Danau Toba

16 April 2026 - 10:10
Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

Woolies Fissler Pan Promo: Worth the Points? My Honest Review

20 Maret 2026 - 14:00
BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

BLT Kesra 2026: Jadwal Cair Bansos Rp 900 Ribu

17 Februari 2026 - 04:19
Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

19 April 2026 - 06:15
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Review Lengkap Redmi Note 13 Pro+: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi Note 13 Pro+: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

19 April 2026 - 01:35
Mobil Bekas untuk Pemula: Matik atau Manual?

Mobil Bekas untuk Pemula: Matik atau Manual?

18 April 2026 - 23:59
Sambil Menangis, Egi Fazri Minta Maaf Atas Konten yang Mirip Vidi Aldiano

Sambil Menangis, Egi Fazri Minta Maaf Atas Konten yang Mirip Vidi Aldiano

18 April 2026 - 23:41

Pilihan Redaksi

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

Ngarai Sianok: Keindahan Lembah Curam di Bukittinggi yang Menakjubkan

19 April 2026 - 06:15
Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

Pentingnya Perlindungan Lingkungan dan Kelautan untuk Masa Depan Bumi

19 April 2026 - 06:11
Review Lengkap Redmi Note 13 Pro+: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Redmi Note 13 Pro+: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

19 April 2026 - 01:35
Mobil Bekas untuk Pemula: Matik atau Manual?

Mobil Bekas untuk Pemula: Matik atau Manual?

18 April 2026 - 23:59
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.