Prestasi Membanggakan Stand Kobar di Kalteng Expo 2026
Stand Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil meraih prestasi yang membanggakan dalam ajang Kalteng Expo 2026 di Kota Palangka Raya. Selain mendapatkan penghargaan sebagai stand terbaik kedua, stand Kobar juga mencatatkan omzet penjualan produk UMKM sebesar Rp155.055.000 selama kegiatan berlangsung.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DisperindagkopUKM) Kobar Fitriyana melalui Sekretaris DisperindagkopUKM Kobar Muhammad Suhendra menjelaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari konsep stand yang menarik dan terintegrasi. Ia menyampaikan bahwa stand Kobar mengusung konsep 4 in 1 yang menggabungkan promosi produk UMKM, kerajinan, peluang investasi, hingga seni budaya daerah.
Konsep 4 In 1 yang Menarik Minat Pengunjung
Konsep 4 in 1 tersebut terdiri dari beberapa bagian utama, yaitu:
-
Kobar Mart
Kobar Mart menampilkan berbagai produk makanan dan minuman khas Kotawaringin Barat, seperti keripik dan kerupuk, amplang, stik ikan, stik cumi, ikan asin, terasi udang, gula nipah, hingga gula aren. Produk-produk ini menjadi daya tarik utama pengunjung selama expo berlangsung. -
Handicraft Center
Handicraft Center menghadirkan beragam hasil karya pengrajin lokal, mulai dari produk berbahan kayu ulin seperti cobek, sutil, dan talenan, hingga kerajinan purun, keramik, batu kecubung, batik khas Kobar, dan kaos lukis. Tujuan dari Handicraft Center ini adalah untuk memperkenalkan hasil kreativitas para pelaku UMKM dan pengrajin daerah agar semakin dikenal masyarakat luas. -
Pojok Bisnis
Pojok Bisnis merupakan sarana promosi potensi investasi dan peluang kerja sama di berbagai sektor di Kabupaten Kotawaringin Barat. Dalam pelaksanaannya, pojok tersebut didukung oleh DPMPTSP Kobar, Dinas Pariwisata Kobar, serta Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kobar guna memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada investor maupun masyarakat umum. -
Music Traditional Corner
Pengunjung juga disuguhkan hiburan budaya melalui Music Traditional Corner yang menampilkan musik tradisional khas Kotawaringin Barat berupa musik Pantingan Dambus dan pantun seloka. Hiburan ini memberikan kesan istimewa bagi pengunjung dan meningkatkan pengalaman mereka selama menghadiri expo.
Apresiasi dari Pengunjung dan Panitia
Menurut Suhendra, konsep yang memadukan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya tersebut mendapat apresiasi dari pengunjung maupun panitia penyelenggara Kalteng Expo 2026. Alhamdulillah, selain mendapatkan penghargaan stand terbaik kedua, penjualan produk UMKM Kobar juga sangat menggembirakan.
Ia menyebutkan bahwa selama pelaksanaan Kalteng Expo sejak 17 hingga 23 Mei 2026, omzet penjualan di stand Kobar mencapai Rp155.055.000. Adapun produk yang paling diminati pengunjung di antaranya amplang ikan tenggiri dan amplang ikan pipih atau belida, stik tenggiri, stik cumi, kerupuk basah, udang rebon atau papai, serta ikan asin telang. Enam produk ini yang mendominasi penjualan di stand Kobar selama expo berlangsung.


















