Misteri Manajer Timnas Indonesia: Kebutuhan Pelatih John Herdman atau Sekadar Formalitas?
Posisi krusial sebagai manajer tim nasional Indonesia telah kosong sejak Desember 2025, menyusul pengunduran diri Sumardji. Keadaan ini menimbulkan pertanyaan, apakah pelatih baru timnas, John Herdman, memang tidak melihat kebutuhan akan sosok manajer, atau ada pertimbangan lain di balik kevakuman posisi ini selama enam bulan terakhir? Sumardji, yang juga menjabat sebagai COO Bhayangkara FC, memutuskan mundur dari jabatannya sebagai manajer timnas Indonesia setelah timnas U-23 Indonesia tidak mampu berprestasi maksimal di SEA Games 2025. Sejak saat itu, belum ada pengganti yang ditunjuk, seiring dengan pengenalan John Herdman sebagai pelatih kepala timnas Indonesia. Saat ini, Sumardji hanya aktif sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN).
Menyinggung soal kemungkinan adanya pengganti manajer, Sumardji mengindikasikan bahwa penunjukan posisi tersebut akan sangat bergantung pada kebutuhan pelatih kepala.
“Yang pertama, saya kan masih kena sanksi ya untuk agenda-agenda kalender FIFA, tentu saya tidak bisa (mendampingi timnas Indonesia),” ujar Sumardji pada Senin (1/6/2026). “Sanksi yang ketika kita round 4 melawan Irak itu, itu cukup, cukup panjang.”

Sumardji menambahkan bahwa meskipun ada sanksi untuk agenda FIFA, ia masih bisa mendampingi timnas dalam agenda di luar kalender FIFA. “Tetapi kalau di luar kalender FIFA, saya masih bisa. Contoh kayak AFF, itu tentu bisa bergabung bersama-sama dengan Coach John,” jelasnya. Ia menekankan bahwa keputusan penunjukan manajer sepenuhnya berada di tangan pelatih. “Nanti akan kita lihat. Kalau ditanya penggantinya, ya saya kira semua kembali kepada Coach John, perlu atau tidak gitu.”
Ia juga mengungkapkan bahwa, terlepas dari status formalnya, ia selalu memberikan dukungan penuh kepada tim pelatih. “Kalau memang tidak perlu, ya saya kira toh juga selama ini saya juga selalu ada di tim, dan saya memberikan support seperti apa yang diinginkan oleh tim pelatih,” tambahnya.
Struktur Tim Pelatih John Herdman: Fokus pada Keahlian Teknis
Hingga saat ini, belum terlihat adanya indikasi dari John Herdman untuk menunjuk seorang manajer yang akan membantunya dalam pengelolaan timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris ini tampaknya lebih fokus pada pembangunan tim kepelatihan yang solid dan memiliki keahlian di bidangnya masing-masing.
Herdman hanya merekrut staf kesekretariatan atau administrasi yang berasal dari Kanada, yaitu Maeve Glass, untuk menangani aspek non-teknis. Hal ini menunjukkan prioritas Herdman yang lebih menitikberatkan pada kekuatan teknis dan performa tim.

Sementara itu, dari sisi teknis, John Herdman telah membangun sebuah tim kepelatihan yang terdiri dari individu-individu terpercaya dari tujuh negara berbeda. Keberagaman latar belakang ini diharapkan dapat membawa perspektif baru dan inovasi dalam strategi pelatihan timnas Indonesia.
Sejak awal menjabat, John Herdman telah membawa serta beberapa nama kunci yang akan memperkuat staf kepelatihannya:
- Cesar Meylan: Seorang warga negara Kanada yang akan berperan sebagai pelatih performa. Keberadaannya diharapkan dapat meningkatkan aspek fisik dan daya tahan para pemain timnas. Ia akan didukung oleh sosok berpengalaman lokal, Sofie Imam Faizal, yang memiliki pemahaman mendalam tentang kondisi sepak bola Indonesia.
- Nova Arianto: Dianggap sebagai pelatih paling berpengalaman dalam tim ini, Nova Arianto telah mengabdi sebagai asisten pelatih Shin Tae-yong selama lima tahun. Pengalamannya selama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam adaptasi dan implementasi strategi yang diinginkan oleh John Herdman.
- Simon Grayson: Merupakan kompatriot John Herdman, berasal dari Inggris. Kehadiran Grayson diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam tim kepelatihan, mengingat latar belakang dan pengalaman mereka yang serupa.

Pembentukan tim kepelatihan yang beragam ini mengindikasikan bahwa John Herdman lebih mengutamakan keahlian spesifik dan kolaborasi antar individu berdedikasi untuk mencapai tujuan timnas Indonesia. Pertanyaan mengenai posisi manajer timnas Indonesia tampaknya akan terus menjadi sorotan, namun fokus utama saat ini adalah bagaimana John Herdman dan tim kepelatihannya akan membawa perubahan positif bagi sepak bola nasional.




