Psywar Jose Mourinho: Benfica Tak Butuh Keajaiban untuk Singkirkan Real Madrid
Menjelang bentrokan krusial di leg pertama playoff 16 Besar Liga Champions, pelatih Benfica, Jose Mourinho, menebar psywar bernada optimisme tinggi. Ia menegaskan bahwa timnya, Benfica, tidak memerlukan sebuah keajaiban untuk mampu menyingkirkan raksasa Spanyol, Real Madrid, dari kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.
Menurut pandangan Mourinho, meskipun Real Madrid berstatus sebagai tim elite yang sangat sulit dikalahkan, Benfica memiliki kapasitas dan kualitas untuk menaklukkan mereka. Pernyataan ini menggarisbawahi keyakinan sang pelatih terhadap kemampuan anak asuhnya dan juga status Benfica sebagai klub dengan sejarah mentereng di kancah Eropa.
Leg pertama playoff 16 Besar Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid dijadwalkan akan digelar di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, pada Rabu (18/2) pukul 03.00 WIB. Pertandingan ini menjadi sorotan utama, di mana tim asuhan Mourinho difavoritkan untuk kembali membuat kejutan, sebelum leg kedua yang akan berlangsung di Santiago Bernabeu pada 25 Februari mendatang.
Benfica sendiri memiliki catatan pertemuan yang cukup menarik dengan Real Madrid di fase grup musim ini. Dalam salah satu laga kandang mereka, “Si Elang” berhasil memberikan kekalahan telak kepada Los Blancos dengan skor 4-2. Pertandingan tersebut bahkan diwarnai gol dramatis dari kiper Benfica, Anatoly Trubin, di masa injury time. Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi Real Madrid, yang akhirnya harus terlempar ke jalur playoff karena hanya mampu finis di peringkat kesembilan klasemen Liga Champions, gagal melaju ke babak 16 besar secara otomatis.
Kini, dengan rekam jejak tersebut, Benfica kembali diunggulkan untuk mengulang kesuksesan serupa saat menghadapi Real Madrid di leg pertama playoff. Namun, Jose Mourinho menyadari bahwa tugas ini tidak akan mudah. Ia memperkirakan Real Madrid akan tampil lebih waspada dan bertekad membalas kekalahan mereka sebelumnya.
“Ini sangat menantang, tak usah diragukan lagi. Kami hanya akan memainkan leg pertama dari pertandingan ini,” ujar Mourinho seperti dikutip dari SPORT. Ia menambahkan, “Saya telah melakukannya sepanjang karier saya. Orang sering berpikir Anda butuh hasil tertentu di leg pertama untuk alasan ini dan itu. Saya katakan tidak ada hasil yang pasti.”
Mourinho menekankan pendekatan timnya untuk leg pertama. “Kami akan bermain di leg pertama dengan kepala dingin, ambisi, dan kepercayaan diri. Kami tahu apa yang kami lakukan terhadap raja-raja Liga Champions. Mereka terluka, dan raja yang terluka itu berbahaya,” tegasnya.
Optimisme Tinggi: Benfica dan Identitas Klub Raksasa
Psywar yang dilontarkan Jose Mourinho bukan sekadar taktik untuk meredam lawan, melainkan juga merupakan cerminan dari optimisme yang ia miliki terhadap timnya. Ia secara tegas menyatakan bahwa Benfica tidak membutuhkan sebuah keajaiban untuk bisa lolos ke babak 16 Besar Liga Champions musim 2025/2026.
Dalam pandangan Mourinho, Benfica memiliki sejarah dan reputasi yang tidak kalah gemilang di kompetisi Eropa. Klub asal Portugal ini pernah merasakan manisnya gelar juara Liga Champions sebanyak dua kali, sebuah pencapaian yang membuktikan status mereka sebagai salah satu kekuatan sepak bola Eropa.
“Kita tidak butuh keajaiban untuk lolos (ke 16 Besar),” tegas Mourinho. “Saya tahu tim butuh tampil maksimal untuk meraih kemenangan, tetapi bukan keajaiban.”
Ia melanjutkan, “Madrid memang tim legendaris, tetapi Benfica juga klub raksasa. Mengalahkan Real Madrid itu sulit, tetapi kita bisa menyingkirkan mereka.” Pernyataan ini datang dari seorang pelatih yang memiliki rekam jejak luar biasa, termasuk mengantarkan Inter Milan meraih treble winners pada musim 2009/2010.
Mourinho juga mengingatkan bahwa pertandingan kali ini akan berbeda dari pertemuan sebelumnya. “Ini tidak akan menjadi ulangan laga pertemuan terakhir kali, tim harus bermain dengan semangat berada di sini. Semuanya dimulai dari nol,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.
Catatan Performa dan Jadwal Pertandingan
Sejak menderita kekalahan dari Benfica, Real Madrid menunjukkan performa yang impresif dengan meraih tiga kemenangan beruntun di LaLiga. Di sisi lain, Benfica juga tidak kalah garang, dengan mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang dalam beberapa pertandingan terakhir mereka. Hal ini mengindikasikan bahwa duel antara kedua tim akan berlangsung sengit dan penuh tensi.
Berikut adalah jadwal lengkap leg pertama playoff 16 Besar Liga Champions:
18 Februari
* 00.45 WIB – Galatasaray vs Juventus
* 03.00 WIB – AS Monaco vs Paris Saint-Germain (PSG)
* 03.00 WIB – Benfica vs Real Madrid
* 03.00 WIB – Borussia Dortmund vs Atalanta
19 Februari
* 00.45 WIB – Qarabag FK vs Newcastle United
* 03.00 WIB – Bodo/Glimt vs Inter
* 03.00 WIB – Club Brugge vs Atletico Madrid
* 03.00 WIB – Olympiacos vs Bayer Leverkusen



















