bali.
GIANYAR – Persaingan memperebutkan gelar juara Super League 2025-2026 semakin sengit. Dua tim besar, Persib Bandung dan Borneo FC, sama-sama memiliki peluang untuk menjadi yang terbaik setelah berhasil mengalahkan lawan-lawannya dalam pertandingan terbaru.
Persib Bandung berhasil mengalahkan Persija dalam laga El Clasico di Stadion Segiri, sedangkan Borneo FC mampu mengalahkan tuan rumah Bali United di Stadion Kapten Dipta, Gianyar. Kini, kedua tim tersebut sama-sama mengumpulkan 75 poin dari 32 kali pertandingan.
Meskipun secara head to head Persib Bandung memiliki peluang lebih besar untuk menjadi juara, Borneo FC tetap menunjukkan kompetisi yang ketat. Mereka berjanji akan memberikan tekanan hingga akhir kompetisi.
“Tugas kami sekarang adalah melakukan bagian kami dengan sempurna,” ujar Fabio Lefundes, pelatih Borneo FC.
Oleh karena itu, Persib Bandung tidak boleh terlalu percaya diri karena masih ada dua laga penting yang akan menentukan siapa yang layak meraih gelar juara Super League 2025-2026.
Pada laga terakhir, Borneo FC akan menghadapi tuan rumah Persijap pada 17 Mei dan menjamu Malut United pada 23 Mei. Sementara itu, Persib Bandung akan bertandang ke kandang PSM Makassar pada 17 Mei dan menjamu Persijap pada 23 Mei.
Fabio Lefundes mengaku bangga dengan konsistensi skuad Pesut Etam musim ini, meskipun ia menyadari bahwa mereka mungkin gagal meraih gelar juara jika kalah head to head.
“Kami bisa saja meraih enam poin sisa, tetapi tetap tidak juara jika mereka juga sempurna,” kata Fabio Lefundes.
Yang menarik, pelatih asal Brasil ini bahkan melemparkan gurauan mengenai pelatih Persib, Bojan Hodak.
“Mungkin Bojan (Hodak) berpikir hal yang sama ketika kami terus menang. Sial, Borneo FC juga tidak pernah salah, mereka terus menang,” ucapnya.
Karena itu, Fabio Lefundes enggan membocorkan detail strateginya lebih jauh. Mengingat hanya tersisa dua laga penentu, ia memilih untuk tetap waspada.
“Kalau saya bicara sekarang, rahasianya akan terbongkar. Saya masih punya dua laga sisa, jadi biarlah ini menjadi rahasia dahulu,” tutur Fabio Lefundes.



















