Al-Farlaky Resmikan Jalan Peureulak-Lubok Pempeng

Diposting pada

Jalan Peureulak-Lubok Pempeng Kini Mulus, Bupati Aceh Timur Harapkan Dongkrak Ekonomi Warga

IDI – Akses transportasi yang memadai merupakan urat nadi perekonomian suatu daerah. Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melalui Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky SHi MSi, secara resmi meresmikan selesainya pengaspalan ruas jalan Peureulak-Lubok Pempeng. Peresmian yang berlangsung sederhana pada Selasa, 17 Februari 2026, menandai berakhirnya masa kelam lebih dari satu dekade di mana jalan tersebut mengalami kerusakan parah dan menjadi keluhan utama masyarakat.

Acara peresmian dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk para keuchik (kepala desa), perangkat gampong, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menunjukkan betapa pentingnya infrastruktur jalan ini bagi kehidupan sehari-hari dan aktivitas ekonomi warga.

Dalam sambutannya, Bupati Al-Farlaky menggarisbawahi bahwa kerusakan jalan di kawasan Peureulak-Lubok Pempeng, khususnya di area Paya Karui dan Buket Pala, telah lama menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Kondisi jalan yang berlubang dan sulit dilalui kerap kali menghambat mobilitas warga.

“Ruas jalan Peureulak–Lubok Pempeng ini sebelumnya rusak parah dan berlubang, terutama di Paya Karui dan Buket Pala. Ini menjadi perhatian kita, sehingga pada awal tahun 2026 sudah tuntas kita aspal,” ujar Bupati Al-Farlaky. Pernyataan ini disambut gembira oleh masyarakat yang hadir, menandakan solusi atas permasalahan klasik yang telah bertahun-tahun mereka hadapi.

Untuk mewujudkan perbaikan infrastruktur vital ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah mengalokasikan anggaran yang tidak sedikit, yaitu sebesar Rp 14 miliar. Anggaran ini tidak hanya difokuskan pada pengaspalan jalan semata, melainkan juga mencakup pekerjaan konstruksi pendukung yang krusial.

Pekerjaan pembangunan ruas jalan Peureulak-Lubok Pempeng meliputi beberapa aspek penting:

  • Pengaspalan Jalan: Lapisan aspal baru yang tebal dan merata kini membentang, menggantikan kondisi jalan yang rusak parah sebelumnya.
  • Pembangunan Dua Unit Gorong-gorong: Pembangunan gorong-gorong yang memadai sangat penting untuk sistem drainase yang baik. Hal ini akan mencegah genangan air yang dapat merusak lapisan jalan dan mengurangi risiko banjir di area sekitar.
  • Pembangunan Talut Penahan Badan Jalan: Talut penahan berfungsi untuk memperkuat struktur badan jalan, terutama di area yang rawan longsor atau erosi. Pembangunan talut ini bertujuan untuk menjaga kekokohan jalan dalam jangka panjang dan mencegah kerusakan akibat faktor alam.

Bupati Al-Farlaky mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya pekerjaan pembangunan jalan ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. “Alhamdulillah, pembangunan jalan ini sudah selesai tepat waktu dan kini sudah dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambahnya.

Harapan Bupati untuk Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Lebih dari sekadar memperbaiki akses fisik, Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky memiliki harapan besar agar infrastruktur jalan yang baru dibangun ini dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat di wilayah Peureulak, Lubok Pempeng, dan kawasan pedalaman sekitarnya.

Menurut Bupati, kelancaran akses transportasi memiliki korelasi langsung dengan kemudahan masyarakat dalam mendistribusikan hasil pertanian dan perkebunan mereka. Komoditas unggulan seperti padi, kelapa sawit, kakao (cokelat), pinang, serta berbagai hasil bumi lainnya, kini dapat diangkut dengan lebih efisien dan cepat ke pasar.

“Dengan akses yang lancar, masyarakat lebih mudah mengeluarkan hasil alamnya. Ini bagian dari upaya kita mendukung perputaran roda ekonomi masyarakat,” ungkap Bupati Al-Farlaky. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi peningkatan kesejahteraan warga melalui pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Bupati Al-Farlaky juga mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa memberikan dukungan terhadap program-program pembangunan infrastruktur yang sedang dan akan terus dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Timur. Program-program ini mencakup perbaikan dan pembangunan ruas-ruas jalan lainnya yang masih berada di wilayah terpencil dan pelosok kabupaten.

Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat terwujudnya Aceh Timur yang lebih maju dan sejahtera, di mana akses transportasi yang baik menjadi salah satu pilar utamanya. Pembangunan jalan Peureulak-Lubok Pempeng ini menjadi bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat didengarkan dan diwujudkan demi kemajuan bersama.

Gambar Gravatar
Erwin merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan