Koleksi Kendaraan Sejumlah Pejabat Baru yang Dilantik Prabowo Terungkap di LHKPN

Diposting pada

Presiden Prabowo Subianto pada awal Oktober melantik sejumlah pejabat dengan posisi baru. Dari dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), muncul gambaran berbeda tentang para pejabat itu: bukan hanya jabatan yang berubah, tetapi juga isi garasi mereka yang tercatat dalam laporan harta.

Di antara nama-nama yang dilantik, Bahlil Lahadalia tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 75.276.000. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang juga merangkap Menteri ESDM itu hanya mencantumkan dua kendaraan, yakni Toyota Harrier tahun 2007 senilai Rp 44.217.000 dan Honda HR-V tahun 2010 senilai Rp 31.059.000. Keduanya berstatus hasil sendiri.

Berikutnya, Sugiono yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan memiliki koleksi bernilai Rp 820 juta. Isi garasinya lebih beragam, mulai dari mobil Jeep Rubicon tahun 2011 senilai Rp 275 juta, Honda Civic tahun 1997 senilai Rp 20 juta, hingga Honda Goldwing 1800 tahun 2020 yang menjadi aset termahal dalam daftar itu dengan nilai Rp 525 juta.

Di jajaran pejabat lain, Dudung Abdurachman tercatat memiliki empat kendaraan dengan total Rp 895 juta. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan itu menyimpan Toyota Veloz tahun 2019 senilai Rp 125 juta, Toyota Fortuner tahun 2020 senilai Rp 350 juta, Toyota Corolla Cross tahun 2020 senilai Rp 400 juta, serta Honda PCX tahun 2020 senilai Rp 20 juta. Seluruhnya dilaporkan sebagai hasil sendiri.

Untuk Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, nilai alat transportasi dan mesin yang tercatat mencapai Rp 1.786.450.000. Aset utamanya adalah Land Rover Defender tahun 2015 senilai Rp 1.781.450.000, sementara kendaraan lainnya berupa Honda Scoopy tahun 2014 dengan nilai Rp 5 juta. Sementara itu, Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji mencatat total Rp 6.203.994.375, dengan satu kapal laut/perahu tahun 2017 senilai Rp 5.568.750.000 sebagai aset paling besar, melampaui tiga kendaraannya: Toyota Innova 2018, Toyota Minibus 2021, dan Honda Minibus 2022.

Di lingkar pejabat keamanan dan kepolisian, Listyo Sigit Prabowo yang menjabat Kepala Staf Kepresidenan memiliki dua Toyota Fortuner tahun 2018 dan 2019 dengan total Rp 670 juta. Adapun Kepala Badan Reforma Agraria Nasional Dedi Prasetyo tercatat memiliki lima kendaraan senilai Rp 1.152.500.000, terdiri dari Toyota Land Cruiser 1998, Toyota Fortuner 2021, Honda CR-V 2019, Honda Vario 2017, dan Yamaha WR 2021. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melengkapi daftar dengan aset transportasi senilai Rp 457 juta, berasal dari Mini Cooper tahun 2022 dan Yamaha NMax tahun 2025.

Rincian kendaraan dalam LHKPN ini memperlihatkan variasi yang lebar, dari mobil keluarga, SUV, motor besar, sampai kapal pribadi. Meski tidak menggambarkan keseluruhan kekayaan para pejabat, data tersebut memberi potret awal tentang aset yang mereka laporkan saat menempati jabatan baru di kabinet dan lingkungan pemerintahan Prabowo.

Sumber: kumparan.com

Tinggalkan Balasan