Mutia Ayu mengungkap cara putrinya, Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo, memaknai kepergian Glenn Fredly. Alih-alih melihat tempat peristirahatan terakhir sang musisi sebagai lokasi yang menakutkan, Gewa justru menyebutnya sebagai “rumah ayah”. Kebiasaan itu, kata Mutia, sudah menjadi bagian dari rutinitas mereka berdua sejak lama.
Dalam keterangannya saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, belum lama ini, Mutia menjelaskan bahwa Gewa kerap ingin diajak berziarah. Jika kunjungan ke makam Glenn tertunda, anak semata wayang itu biasanya langsung bertanya kapan bisa kembali. “Kapan Mami ke rumah Ayah?” begitu pertanyaan yang sering muncul dari Gewa, menurut Mutia.
Mutia menuturkan, rasa penasaran Gewa terhadap sosok ayahnya memang tumbuh seiring usia. Sejak kecil, ia berusaha menjelaskan kondisi keluarga mereka dengan bahasa yang sederhana agar putrinya memahami bahwa Glenn sudah tiada. Karena itu, Mutia merasa Gewa tidak dibesarkan dalam suasana kehilangan yang membingungkan.
Wanita berusia 31 tahun itu juga mengatakan bahwa sejak awal ia sudah membiasakan Gewa dengan penjelasan tentang kepergian Glenn. Ia menyampaikan kepada putrinya bahwa sang ayah telah berada di surga. Menurut Mutia, cara itu membantu Gewa menerima keadaan dengan lebih tenang tanpa menyimpan luka yang berlarut-larut.
Kerinduan Gewa kepada Glenn tak hanya tampak lewat pertanyaan soal ziarah. Putri kecil itu juga menyalurkan cintanya dengan cara lain, salah satunya melalui lagu yang dibuat khusus untuk sang ayah. Karya tersebut dirilis sebagai hadiah pada hari kelahiran Glenn Fredly, sebuah bentuk penghormatan dari anak kepada ayah yang tak sempat ia kenal lama.
Glenn Fredly dan Mutia Ayu menikah secara tertutup pada 19 Agustus 2019. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai Gewa yang lahir pada 28 Februari 2020. Namun kebersamaan sebagai keluarga hanya berlangsung singkat. Empat puluh hari setelah menjadi ayah, Glenn meninggal dunia pada 8 April 2020 akibat meningitis. Sejak itu, Mutia menjalani peran sebagai ibu tunggal dan membesarkan Gewa dengan kenangan tentang mendiang suaminya tetap hidup di rumah mereka.
Sumber: www.grid.id




