Kylian Mbappé menjadi penentu dalam kemenangan Real Madrid 2-1 atas Barcelona pada laga El Clasico yang digelar di Camp Nou, Senin, 26 Oktober. Dua gol pemain Prancis itu—termasuk penyelesaian pada menit ke-87—mengantarkan Los Blancos keluar sebagai pemenang sekaligus menorehkan gol ke-100 Mbappé bersama klub ibu kota Spanyol.
Gol pembuka Madrid lahir pada babak pertama ketika bola hasil sapuan pemain Barcelona, Gerard Martin, jatuh ke kaki Mbappé. Pemain berusia 27 tahun itu langsung memanfaatkan peluang untuk menaklukkan kiper Joan Garcia dan membuat tamunya unggul 1-0. Barcelona sempat menyamakan kedudukan melalui Raphinha pada menit ke-61, namun Mbappé memastikan kemenangan Madrid dengan memaksimalkan umpan Eduardo Camavinga di kotak penalti pada pengujung pertandingan.
Kemenangan tersebut memangkas selisih poin antara Real Madrid dan pemuncak klasemen. Setelah hasil ini, Madrid berada di posisi ketiga dengan 24 poin, satu strip di belakang Atletico Madrid yang menempati tempat kedua dengan 25 poin, sementara Barcelona masih kokoh di puncak. Kekalahan di Camp Nou juga menjadi kekalahan pertama Barcelona di kompetisi La Liga musim ini.
Bagi Mbappé, torehan pada Senin malam menambah daftar capaian individu yang mengesankan. Pemain asal Prancis itu kini menjadi pemain ke-24 yang mencapai angka 100 gol bagi Real Madrid dan tercatat sebagai pencetak 100 gol tercepat keempat dalam sejarah klub, menempatkannya di belakang nama-nama besar seperti Alfredo Di Stefano, Raul Gonzalez, dan Cristiano Ronaldo. Rekor tertinggi Madrid masih dipegang Ronaldo dengan 450 gol dari 438 pertandingan.
Perjalanan Mbappé ke angka ini bermula sejak kepindahannya ke Real Madrid pada Juni 2024 melalui transfer bebas usai kontraknya berakhir bersama Paris Saint-Germain. Sebelum tiba di Spanyol, Mbappé mencatat 256 gol dalam 308 pertandingan bersama PSG dan menambah 27 gol dari 60 laga saat memperkuat AS Monaco, sehingga pengalaman mencetak golnya sudah terbukti sebelum berseragam putih Los Blancos.
Meskipun produktif, Mbappé sejauh ini belum mampu menghadiahi Real Madrid gelar liga; pada dua musim penuh bersama Madrid sebelumnya timnya kalah bersaing dengan Barcelona dalam perebutan gelar La Liga musim 2024/2025 dan 2025/2026. Kemenangan di Camp Nou dan milestone 100 gol itu datang bertepatan dengan momen penting lain dalam kalendernya: seremoni penghargaan Ballon d’Or 2026 yang dijadwalkan sehari setelah El Clasico. Selain prestasi di klub, musim panas 2026 juga mencatatkan Mbappé sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Prancis dan pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, menambah bobot argumen bagi pencalonannya dalam penghargaan individu tersebut.
Penulis: Redaksi




