Komitmen PT. Berkat Cipta Abadi dalam Menjaga Kualitas Air Sungai di Merauke
PT. Berkat Cipta Abadi (BCA), sebuah unit usaha yang berada di bawah naungan Tunas Sawa Erma (TSE) Group, menunjukkan dedikasi yang kuat terhadap kelestarian lingkungan dan praktik bisnis yang berkelanjutan. Beroperasi di Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, perusahaan ini secara konsisten melaksanakan pemantauan kualitas mutu air di area perkebunan kelapa sawitnya. Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian integral dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, memastikan bahwa operasional mereka tidak memberikan dampak negatif terhadap ekosistem perairan di sekitarnya.
Amiruddin, selaku Manajer Perencanaan PT. BCA, menjelaskan bahwa pengecekan kualitas air ini dilakukan secara rutin dan berkala. Fokus utama pemantauan difokuskan pada dua sungai kecil yang lokasinya berdekatan dengan kawasan perkebunan, yaitu Sungai Bian dan Sungai Waterno. “Fokus pemantauan biasanya kami lakukan secara rutin di dua sungai kecil yakni Bian dan Waterno, yang berdekatan dengan kawasan perkebunan,” ungkapnya.
Kegiatan pemantauan kualitas mutu air ini melibatkan tim lingkungan yang komprehensif. Tim tersebut terdiri dari perwakilan dari ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil), Tim Laboratorium Pabrik Kelapa Sawit PT. BCA, tim Humas (Hubungan Masyarakat), serta perwakilan dari masyarakat setempat. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan transparansi dan kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Metode dan Hasil Pemantauan Kualitas Air
Metode yang diterapkan dalam pemantauan kualitas air ini cukup teliti. Sampel air diambil dari titik hulu dan hilir aliran sungai. Pengambilan sampel di kedua titik ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang akurat mengenai kondisi air sebelum dan sesudah melewati area perkebunan. Parameter utama yang diukur adalah tingkat keasaman atau pH (potential hydrogen) air sungai, yang dilakukan menggunakan alat pH meter.
Hasil pengujian yang telah dilaksanakan di Sungai Bian dan Sungai Waterno menunjukkan angka pH yang sangat memuaskan. Angka pH yang tercatat berada dalam kisaran 6,31 hingga 6,82. Nilai ini secara signifikan mengindikasikan bahwa mutu kualitas air di kedua sungai tersebut masih berada dalam kondisi yang sangat baik dan terjaga.
Amiruddin menambahkan, “Angka pH 6,31 hingga 6,82 merupakan kisaran netral yang ideal untuk air bersih dan menunjang kehidupan biota air. Ini membuktikan bahwa aktivitas operasional perusahaan yang kami jalankan tidak memberikan dampak negatif terhadap kualitas air di lingkungan sekitar.” Pernyataan ini menegaskan bahwa praktik operasional PT. BCA telah dirancang untuk meminimalkan jejak lingkungan.
Lebih lanjut, konsistensi hasil pengukuran pH antara titik hulu dan hilir sungai menjadi indikator penting. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada pencemaran signifikan yang berasal dari aktivitas perkebunan kelapa sawit perusahaan. PT. BCA berkomitmen untuk terus mempertahankan kondisi optimal ini melalui penerapan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Komitmen Jangka Panjang dan Keberlanjutan
Komitmen PT. BCA terhadap kelestarian lingkungan tidak berhenti pada pemantauan kualitas air semata. Perusahaan ini secara aktif mengintegrasikan prinsip-prinsip bisnis berkelanjutan dalam setiap aspek operasionalnya. Hal ini mencakup pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, penggunaan sumber daya yang efisien, serta pelestarian keanekaragaman hayati di area operasional.
-
Pengelolaan Limbah yang Bertanggung Jawab: PT. BCA menerapkan sistem pengelolaan limbah yang canggih untuk memastikan bahwa limbah dari proses produksi kelapa sawit diolah dengan benar sebelum dibuang ke lingkungan. Hal ini termasuk pengolahan limbah cair yang telah teruji efektif dalam mengurangi potensi pencemaran.
-
Efisiensi Penggunaan Sumber Daya: Perusahaan terus berupaya untuk meningkatkan efisiensi dalam penggunaan air dan energi di seluruh lini produksinya. Inisiatif ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.
-
Pelestarian Keanekaragaman Hayati: Area perkebunan PT. BCA juga menjadi perhatian dalam hal pelestarian keanekaragaman hayati. Perusahaan berupaya untuk menjaga habitat alami flora dan fauna di sekitar area perkebunan, serta berpartisipasi dalam program-program konservasi yang relevan.
-
Keterlibatan Masyarakat: Melalui partisipasi perwakilan masyarakat dalam tim pemantauan, PT. BCA menunjukkan bahwa mereka sangat menghargai masukan dan peran serta komunitas lokal dalam upaya menjaga lingkungan. Keterlibatan ini juga membangun rasa kepemilikan bersama terhadap kelestarian alam.
Dengan terus melaksanakan pemantauan kualitas air secara berkala dan mengimplementasikan praktik-praktik berkelanjutan lainnya, PT. Berkat Cipta Abadi menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan di Merauke, Papua Selatan. Upaya ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi industri lain dalam menjalankan operasional bisnis yang selaras dengan kelestarian alam.



















