Upaya Warga Selamatkan Warung Makan dari Kobaran Api
Pada Minggu malam, tanggal 8 Maret 2026, sebuah insiden nyaris kebakaran terjadi di Jalan Andi Depu, Kelurahan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu. Sebuah rumah yang sekaligus difungsikan sebagai warung makan milik warga setempat, dilaporkan hampir dilalap api. Peristiwa yang terjadi di wilayah Kecamatan Pasangkayu ini berhasil dikendalikan berkat kesigapan dan kerja sama warga sekitar.
Dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari aktivitas di dapur warung tersebut. Pemilik rumah dilaporkan sedang melakukan aktivitas membakar ikan ketika api tiba-tiba membesar secara tak terduga. Api yang membesar ini kemudian mulai merembet dan mengancam dinding bangunan.
Uni, seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi, menceritakan kronologi kejadian yang sempat membuatnya terkejut. “Saat itu pemilik rumah sedang bakar ikan. Tiba-tiba apinya membesar dan sudah mulai merembet ke dinding,” ungkapnya saat dimintai keterangan pada hari Senin, 9 Maret 2026. Ia menambahkan bahwa ia sempat kaget melihat kobaran api yang semakin membesar di area dapur warung, dan khawatir api akan segera menjalar ke bagian lain dari rumah tersebut.
Melihat situasi yang genting tersebut, warga yang berada di sekitar lokasi tidak tinggal diam. Dengan sigap, mereka segera berhamburan ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan. Berbekal peralatan seadanya, terutama ember yang diisi air, warga bahu-membahu berusaha memadamkan api yang mulai membesar.
Semangat gotong royong terlihat jelas saat para tetangga saling bekerja sama menyiramkan air ke titik api. Upaya pemadaman yang dilakukan secara cepat dan terkoordinasi ini akhirnya membuahkan hasil. Api berhasil dikendalikan sebelum menjalar lebih luas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
Berkat respons cepat dan tindakan proaktif dari warga, kobaran api tidak sempat membesar secara masif. Meskipun demikian, sebagian perabotan yang berada di dalam rumah dilaporkan sempat terdampak oleh api. Kerusakan yang terjadi diperkirakan mencapai sekitar 20 persen dari keseluruhan bagian rumah.
Aspek Keselamatan dan Pencegahan Kebakaran
Insiden di Pasangkayu ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di area yang sering digunakan untuk aktivitas memasak. Beberapa langkah pencegahan sederhana dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko:
- Pengawasan Dapur yang Ketat: Selalu pastikan ada pengawasan saat melakukan aktivitas yang melibatkan api terbuka, seperti membakar ikan atau memasak dengan kompor. Jangan pernah meninggalkan dapur tanpa pengawasan saat api masih menyala.
- Peralatan Memasak yang Aman: Gunakan peralatan memasak yang dalam kondisi baik dan sesuai standar keamanan. Periksa selang gas dan kompor secara berkala untuk mendeteksi kebocoran atau kerusakan.
- Ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR): Sangat disarankan untuk memiliki APAR di rumah, terutama di area dapur. Pelajari cara penggunaannya agar siap siaga jika terjadi kebakaran kecil.
- Jauhkan Bahan Mudah Terbakar: Pastikan tidak ada bahan-bahan yang mudah terbakar seperti kain, kertas, atau cairan pembersih yang mudah menguap berada di dekat sumber api di dapur.
- Sistem Ventilasi yang Baik: Pastikan dapur memiliki ventilasi yang baik untuk mencegah penumpukan asap dan panas berlebih yang dapat memicu kebakaran.
- Edukasi Anggota Keluarga: Berikan pemahaman kepada seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak, mengenai bahaya kebakaran dan tindakan yang harus dilakukan jika terjadi insiden.
Meskipun dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, kerugian materiil akibat kerusakan bangunan dan perabotan tetap menjadi pelajaran berharga. Kejadian ini menyoroti peran krusial komunitas dalam menjaga keamanan lingkungan dan bagaimana kerja sama dapat mencegah potensi bencana yang lebih besar.


















