Aksi Bersih-Bersih Pasar Bosnik: Komitmen Bersama Jaga Kebersihan Lingkungan di Biak Numfor
Biak Numfor, Papua – Semangat gotong royong kembali membahana di kawasan Pasar Bosnik, Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, pada Sabtu (14/3/2026). Aksi bersih-bersih sampah yang melibatkan berbagai elemen masyarakat ini menegaskan komitmen kuat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area publik yang berbatasan langsung dengan keindahan laut.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar membersihkan, tetapi juga menjadi momentum edukasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari pemerintah daerah, jajaran TNI-Polri, hingga komunitas peduli lingkungan seperti Trash Hero Biak, semua bahu-membahu dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Turut hadir dalam aksi yang penuh makna ini, Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Biak Numfor, Ny. Imelda W. Mansnembra beserta pengurus. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Biak Numfor, Iwan Ismulyanto, juga turut serta, menunjukkan dukungan penuh terhadap gerakan kebersihan ini.
Para relawan, yang sigap mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker dan sarung tangan, terlihat antusias sejak pagi hari. Dengan membawa sapu dan kantong sampah, mereka bergotong royong membersihkan setiap sudut Pasar Bosnik. Semangat kebersamaan ini menjadi bukti nyata bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama.
Gerakan Edukasi Lingkungan yang Berkelanjutan
Kegiatan bersih-bersih ini merupakan bagian integral dari gerakan peduli kebersihan yang terus digalakkan di Biak Numfor. Tujuannya jelas: meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di area publik yang memiliki nilai strategis dan keindahan alam.
Koordinator Trash Hero Kabupaten Biak Numfor, Jack Rumbekwan, mengungkapkan bahwa aksi di Pasar Bosnik ini merupakan kegiatan ke-178 yang telah dilaksanakan oleh komunitasnya bersama berbagai pihak. Hal ini menunjukkan konsistensi dan dedikasi yang tinggi dalam upaya pelestarian lingkungan.
“Tujuan kami melakukan aksi ini terutama untuk memberikan informasi edukasi kepada masyarakat, baik pembeli maupun penjual di Pasar Bosnik, supaya tidak membuang sampah sembarangan. Pasar ini didatangi banyak orang, sehingga akan memberikan kesan tersendiri jika pasar di Biak, khususnya Pasar Bosnik, dikenal sebagai pasar yang bersih,” ujar Jack.
Jack menambahkan bahwa Pasar Bosnik memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata belanja yang menarik. Dengan menjaga kebersihan lingkungannya, pasar ini dapat memberikan kesan positif yang mendalam bagi setiap pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Pengalaman berbelanja di pasar yang bersih dan tertata rapi tentu akan menjadi kenangan tersendiri.
Lebih lanjut, Jack menyoroti posisi Pasar Bosnik yang berada tepat di tepi laut. Ia menyayangkan apabila sampah masih dibuang langsung ke laut, mengingat dampak buruknya bagi ekosistem laut. “Berbagai referensi menyebutkan bahwa jika tidak ditangani dengan baik, jumlah sampah plastik di laut diperkirakan akan melebihi jumlah ikan pada tahun 2050,” terangnya, menekankan urgensi penanganan sampah laut.
Dalam aksi bersih kali ini, sekitar 100 kantong sampah berhasil dikumpulkan, dengan perkiraan berat mencapai lebih dari satu ton. Jack Rumbekwan merinci, sejak tahun 2019 hingga kegiatan ke-177 sebelumnya, total sampah yang telah dikumpulkan oleh komunitasnya mencapai 11 ton 347 kilogram, sebuah angka yang terus bertambah seiring dengan semakin banyaknya kesadaran masyarakat.
Komitmen Pemerintah dan Strategi Pengelolaan Sampah
Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, menyatakan bahwa kegiatan pengumpulan sampah yang dilakukan bersama TNI-Polri, Wing Udara 3, dan komunitas Trash Hero merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Biak Numfor.
Salah satu aspek penting dari kegiatan ini adalah pemilahan sampah secara langsung di lokasi. Sampah plastik yang masih memiliki nilai daur ulang akan diarahkan ke bank sampah untuk diolah lebih lanjut. Sementara itu, sampah yang tidak dapat didaur ulang akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk dikelola sesuai prosedur.
“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk komitmen kita bersama untuk terus menjaga kebersihan lingkungan. Biak Numfor dikenal sebagai salah satu daerah terbersih di Tanah Papua dan sudah tujuh kali meraih penghargaan nasional Piala Adipura,” ungkap Bupati Markus Mansnembra dengan bangga, merujuk pada prestasi yang telah diraih Kabupaten Biak Numfor dalam pengelolaan lingkungan.
Bupati berharap agar kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan mampu melibatkan lebih banyak elemen masyarakat, termasuk para pelajar. Hal ini penting untuk menanamkan rasa tanggung jawab lingkungan sejak dini.
Sebagai bukti nyata keterlibatan berbagai elemen, Bupati menyebutkan bahwa sejumlah siswa dari Pulau Owi turut dilibatkan dalam aksi bersih di sekitar Pasar Bosnik. Partisipasi aktif dari generasi muda ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.
Bupati Markus Mansnembra juga mengingatkan bahwa menjaga kebersihan bukanlah tugas pemerintah atau komunitas semata, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat. “Setiap orang menghasilkan sampah, sehingga dari diri kita sendiri harus mulai berusaha menangani sampah yang kita hasilkan. Mari kita bersama menjaga kebersihan Biak agar citra daerah ini tetap dikenal sebagai daerah yang bersih dan membuat orang ingin kembali berkunjung,” pungkasnya, mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif.
Pesona Pasar Bosnik: Jantung Perdagangan dan Kehidupan Laut
Pasar Bosnik sendiri merupakan pusat aktivitas perdagangan yang ramai, menawarkan berbagai hasil laut segar yang melimpah. Pengunjung dapat menemukan beragam jenis ikan karang, tuna, kepiting, hingga produk olahan seperti ikan asap. Selain itu, pasar ini juga menyediakan umbi-umbian lokal seperti keladi, buah-buahan segar, pinang, serta berbagai kerajinan tangan khas Biak yang unik. Di bagian belakang pasar, tersedia pula jasa pembersihan atau pemotongan ikan dengan tarif yang terjangkau, berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000.
Perjalanan menuju Pasar Bosnik pun menyajikan pemandangan yang memanjakan mata. Sepanjang jalan, masyarakat disuguhkan dengan hamparan laut biru yang menawan, serta warga lokal yang menjajakan buah kelapa segar di tepi jalan, menambah kekayaan visual dan pengalaman bagi setiap pengunjung. Keindahan alam dan keramaian pasar ini menjadi daya tarik tersendiri yang perlu dijaga kelestariannya melalui kebersihan lingkungan.




















