Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen Liga Inggris Usai Kalahkan Everton
Arsenal semakin menunjukkan dominasinya di kasta tertinggi sepak bola Inggris dengan meraih kemenangan penting atas Everton. Pertandingan yang digelar di Emirates Stadium pada Minggu dini hari, 15 Maret 2026, berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah. Gol-gol krusial dicetak oleh Viktor Gyokeres dan Max Dowman di penghujung laga, memastikan tiga poin penuh bagi The Gunners.
Tambahan tiga poin ini mengukuhkan posisi Arsenal di puncak klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 70 poin dari 31 pertandingan yang telah dilakoni. Sementara itu, Everton harus tertahan di peringkat kedelapan dengan mengoleksi 43 poin.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan. Peluang pertama tercipta di menit kelima melalui tendangan keras Noni Madueke yang berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Everton, Jordan Pickford. Tim tamu bukannya tanpa perlawanan. Pada menit ke-17, Everton sempat memberikan ancaman nyata. Umpan silang yang dilepaskan ke kotak penalti berhasil dihalau oleh David Raya, namun bola muntah jatuh ke kaki Dwight McNeil. Sayangnya, tembakan McNeil berhasil diblok oleh Riccardo Calafiori.
McNeil kembali menjadi momok bagi pertahanan Arsenal. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti menghantam tiang gawang dan memantul mengenai tubuh Iliman Ndiaye sebelum akhirnya menghasilkan tendangan gawang untuk Arsenal. Everton kembali mendapatkan kesempatan di menit ke-31 melalui tembakan Kiernan Dewsbury-Hall, namun Raya kembali menunjukkan refleks penyelamatan yang luar biasa. Sepanjang babak pertama, Arsenal tampak kesulitan membongkar rapatnya barisan pertahanan Everton.
Memasuki babak kedua, Everton justru yang lebih dulu mengancam. Pada menit ke-48, Beto melepaskan tembakan dari situasi sepak pojok, namun Raya kembali sigap menahan bola dengan kakinya. Arsenal baru mendapatkan peluang emas di menit ke-60 melalui tembakan Bukayo Saka dari dalam kotak penalti, namun upaya tersebut belum mampu mengubah papan skor. Jordan Pickford kembali menunjukkan performa gemilang pada menit ke-76 ketika ia berhasil menepis tendangan keras Eberechi Eze yang mengarah tepat ke gawang.
Kebuntuan Arsenal akhirnya terpecahkan pada menit ke-89, berkat sebuah kesalahan dari kiper Everton. Max Dowman mengirimkan umpan silang terukur ke tiang jauh yang disambut oleh Piero Hincapie. Bola memantul ke arah Viktor Gyokeres yang berdiri tanpa pengawalan. Penyerang Arsenal tersebut dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong untuk membawa timnya unggul 1-0.
Di masa injury time, Everton mencoba segala cara untuk menyamakan kedudukan. Mereka bahkan membawa kiper Jordan Pickford maju ke kotak penalti Arsenal saat situasi sepak pojok. Namun, Arsenal berhasil menghalau bola. Max Dowman kemudian melancarkan solo run dari tengah lapangan sebelum akhirnya mencetak gol kedua ke gawang yang kosong, memastikan kemenangan 2-0 bagi Arsenal.
Chelsea Takluk di Kandang, Newcastle United Raih Tiga Poin
Di pertandingan lain yang tak kalah menarik, Chelsea harus menelan pil pahit setelah takluk 0-1 dari tamunya, Newcastle United, di Stamford Bridge. Satu-satunya gol dalam pertandingan ini dicetak oleh Anthony Gordon pada menit ke-18.
Kekalahan ini membuat Chelsea harus turun ke peringkat kelima klasemen dengan 48 poin. Sementara itu, Newcastle United berhasil naik ke posisi kesembilan dengan mengoleksi 42 poin.
Sejak awal pertandingan, Chelsea tampil agresif. Peluang pertama datang dari situasi sepak pojok ketika Wesley Fofana menyambut bola dengan sundulan di dalam kotak penalti, namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang. Beberapa menit berselang, Reece James mencoba peruntungannya melalui tendangan dari luar kotak penalti, namun bola masih jauh dari sasaran. Alejandro Garnacho juga sempat menciptakan peluang berbahaya setelah berhasil melewati beberapa pemain bertahan Newcastle, namun penyelesaian akhirnya gagal menaklukkan kiper Newcastle, Aaron Ramsdale.
Namun, Newcastle yang justru berhasil mencuri keunggulan di menit ke-18. Gordon menerima umpan matang dari Joe Willock dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang Chelsea. Keunggulan 1-0 tersebut bertahan hingga turun minum, meskipun Chelsea sempat mengancam melalui peluang yang diciptakan oleh Cole Palmer dan Reece James.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Chelsea meningkat. Liam Delap melepaskan tendangan dari tepi kotak penalti, namun masih dapat diamankan oleh Ramsdale. Newcastle nyaris menggandakan keunggulan melalui Gordon yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, namun Robert Sanchez berhasil menepis bola dengan sigap.
Chelsea terus menekan hingga akhir pertandingan. Peluang emas didapat oleh Trevoh Chalobah pada menit ke-79, namun bola melenceng tipis dari gawang. Reece James nyaris menyamakan kedudukan di masa injury time melalui tendangan bebasnya, namun bola membentur tiang gawang.
Manchester City Tertahan Imbang oleh West Ham United
Sementara itu, Manchester City harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah West Ham United di London Stadium. City sempat unggul lebih dulu melalui gol Bernardo Silva di babak pertama. Namun, West Ham berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Konstantinos Mavropanos.
Hasil imbang ini membuat Manchester City tetap berada di peringkat kedua klasemen dengan 61 poin. Adapun West Ham United tertahan di posisi ke-17 dengan 29 poin.
Sejak awal pertandingan, City langsung mengambil inisiatif serangan. Erling Haaland mencoba memanfaatkan umpan terobosan dari Antoine Semenyo, namun peluang tersebut hanya menghasilkan tendangan sudut. City kembali mendapatkan peluang melalui tendangan bebas Omar Marmoush, namun bola masih melenceng dari sasaran.
Peluang emas datang pada menit ke-27 ketika Haaland menyambut umpan silang dari Rayan Ait-Nouri dengan sundulan. Namun, bola melebar dari gawang West Ham. City akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-31. Bernardo Silva menerima umpan dari Marmoush sebelum mencungkil bola melewati kiper West Ham, Mads Hermansen.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Hanya empat menit berselang, West Ham berhasil menyamakan skor melalui Mavropanos yang menyundul bola hasil sepak pojok yang dieksekusi oleh Jarrod Bowen.
Di babak kedua, City meningkatkan intensitas serangan mereka. Haaland mendapatkan peluang bagus di dalam kotak penalti, namun Hermansen sigap melakukan penyelamatan. City juga mengancam melalui situasi bola mati. Sundulan Abdukodir Khusanov yang menyambut sepak pojok dari Silva masih melambung di atas mistar gawang.
Manchester City terus menggempur pertahanan West Ham hingga masa injury time. Namun, peluang yang didapat oleh Nico O’Reilly dan Marc Guehi gagal dikonversi menjadi gol, sehingga pertandingan berakhir dengan skor imbang 1-1.


















