Festival Bedug di Stadion Pakansari, Simbol Toleransi Umat Beragama
Festival bedug yang diselenggarakan di Stadion Pakansari berlangsung dengan penuh antusiasme dan meriah. Acara ini dihadiri oleh ribuan warga yang ingin menyambut malam takbiran dalam rangka menyambut hari raya Idulfitri 1557 H. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam memperkuat ikatan persaudaraan dan toleransi antar umat beragama.
Pemerintah Kabupaten Bogor Merayakan Bersama
Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar acara festival bedug pada Jumat (20/3/2026) di Stadion Pakansari, yang terletak di wilayah Kecamatan Cibinong. Acara ini dirancang untuk memeriahkan malam takbiran dan menandai awal dari perayaan Idulfitri. Suasana di stadion tersebut sangat ramai dengan kehadiran ribuan orang yang hadir untuk turut serta dalam perayaan ini.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor hadir langsung dalam acara tersebut. Ia juga menyempatkan diri untuk memukul bedug sebagai tanda dimulainya kegiatan. Namun, sebelum bedug dipukul, terdapat momen spesial yang menjadi simbol harmonisasi antar umat beragama.
Momentum Bersejarah dalam Festival
Momen tersebut menjadi salah satu bagian penting dari acara. Bupati Rudy Susmanto memberikan kesempatan kepada Danlanud Atang Sendjaja, Marsma TNI A. Ferdinand Picaulima, untuk ikut serta dalam penabuhan bedug. Ia meminta jenderal bintang satu TNI AU tersebut untuk menabuh bedug bersamanya.
Tindakan ini bukan tanpa alasan. Marsma TNI A. Ferdinand Picaulima adalah perwira tinggi yang beragama non-muslim. Dengan tindakan ini, Bupati Rudy Susmanto menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga toleransi antar umat beragama.
Mencontoh Toleransi dan Kerukunan
“Kita harus mencontoh kepada Danlanud Atang Sendjaja, beliau Nasrani, tetapi pada saat Hari Raya Idul Fitri, beliau sebagai abdi negara, beliau mencontohkan kalau kita bisa hidup rukun berdampingan,” ujar Rudy Susmanto, Jumat (20/3/2026).
Ia menilai bahwa tindakan tersebut bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam meningkatkan toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Menurutnya, keberagaman harus menjadi kekuatan bangsa Indonesia sehingga tidak terpecah belah karena perbedaan.
Peran Pemerintah dan TNI dalam Membangun Harmoni
Rudy Susmanto menekankan bahwa kinerja pemerintah, TNI, dan Polri akan lebih ringan jika masyarakat dapat mencontoh sikap toleransi seperti yang ditunjukkan oleh Danlanud Atang Sendjaja. Ia percaya bahwa dengan keharmonisan yang ditunjukkan oleh para pemimpin, bangsa Indonesia akan terbangun dengan lebih baik.
Dalam acara ini, seluruh peserta dan pengunjung dapat merasakan semangat persatuan dan kerukunan yang kuat. Festival bedug ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan toleransi antar umat beragama di Kabupaten Bogor.



















