Kebakaran Hebat Landa Ciputat, Diduga Akibat Kelalaian Penggunaan Kompor
TANGERANG SELATAN – Sebuah insiden kebakaran yang nyaris menghanguskan sebuah rumah terjadi di kawasan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Peristiwa nahas ini berlangsung pada Sabtu, 21 Maret 2026, sekitar pukul 13.00 WIB, bertepatan dengan momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Rumah yang berlokasi di Jalan Bhinneka, RT 001/001, Ciputat, ini menjadi saksi bisu amukan api yang diduga kuat dipicu oleh kelalaian pemilik rumah. Api pertama kali diketahui oleh seorang saksi mata yang melihat kepulan asap tebal dan kobaran api menjulang dari lubang exhaust rumah milik Apri Yuni.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pemilik rumah bersama rekannya, Hengki, segera bergegas menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 13.10 WIB, api telah membesar dan melalap area dapur.
Respons Cepat Warga dan Petugas Pemadam
Melihat kobaran api yang semakin membesar, warga sekitar tidak tinggal diam. Dengan sigap, mereka bergotong royong berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Upaya kolektif ini membuahkan hasil yang signifikan, berhasil mengendalikan api sebelum menjalar lebih luas ke bagian rumah lainnya.
Lima menit berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang Selatan tiba di lokasi. Petugas pemadam kebakaran segera mengambil alih proses pemadaman dan melakukan pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Materi Masih Dihitung
Kompol Bambang Askar Sodiq mengonfirmasi bahwa insiden kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian materiil yang dialami oleh pemilik rumah masih dalam proses pendataan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
“Diduga kebakaran terjadi karena pemilik rumah lupa mematikan kompor saat memanaskan makanan, lalu meninggalkan rumah,” ujar Kompol Bambang kepada awak media pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan peralatan dapur, terutama kompor gas. Kealpaan kecil seperti lupa mematikan kompor dapat berujung pada kerugian besar.
Imbauan Keamanan Dapur
Menyikapi kejadian tersebut, Kompol Bambang Askar Sodiq tak lupa menyampaikan imbauan kepada seluruh warga. Ia menekankan pentingnya memastikan kondisi dapur dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah.
Beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil meliputi:
- Memeriksa Ulang Kompor: Pastikan kenop kompor dalam posisi mati dan tidak ada kebocoran gas.
- Mencabut Selang Gas: Jika memungkinkan, cabut selang regulator gas dari tabung untuk keamanan ekstra.
- Menjauhkan Benda Mudah Terbakar: Jauhkan bahan-bahan yang mudah terbakar seperti kain, kertas, atau plastik dari area kompor.
- Mengawasi Anak-anak: Ingatkan anak-anak untuk tidak bermain di sekitar kompor.
- Memastikan Ventilasi Baik: Pastikan area dapur memiliki ventilasi yang memadai untuk mencegah penumpukan gas.
Tindakan pencegahan sederhana ini sangat krusial untuk mencegah terulangnya insiden kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak. Kesadaran dan kewaspadaan adalah kunci utama dalam menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal. Kejadian di Ciputat ini menjadi pengingat berharga bagi semua orang untuk selalu berhati-hati, terutama saat beraktivitas di dapur.




