Ahmad Rizal Ramdhani adalah sosok yang kaya akan pengalaman di berbagai bidang, mulai dari militer hingga dunia pangan. Sebagai Direktur Utama Perum Bulog, ia membawa latar belakang yang kuat dalam kepemimpinan, disiplin, dan pengambilan keputusan strategis. Selain itu, ia juga telah meraih gelar Doktor Ilmu Lingkungan dari Universitas Indonesia (UI), yang menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan.
Latar Belakang Karier Militer

Sebelum menjabat sebagai Dirut Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani memulai karier militernya sebagai perwira tinggi TNI Angkatan Darat dengan pangkat Letnan Jenderal. Pengalamannya dalam bidang operasi dan pembinaan teritorial menjadikannya sosok yang memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan yang baik.
Karier militer Rizal dimulai sejak lulus Akademi Militer (Akmil) pada 1993. Ia bergabung dalam kecabangan Zeni, satuan militer yang bertugas mendukung operasi tempur pasukan darat. Berbagai jabatan penting pernah ia emban, seperti Komandan Detasemen Intelijen I/Bukit Barisan, Komandan Batalion Zeni Tempur di Kodam I/Bukit Barisan, serta Komandan Kodim 0316/Batam. Pada 2018 hingga 2021, ia menjadi Komandan Resor Militer (Danrem) 162/Wira Bhakti.
Selain itu, Rizal juga pernah menjabat sebagai Asisten Deputi Koordinasi dan Penguatan Partai Politik di Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) pada 2021 hingga 2022. Jabatan terakhirnya di militer adalah sebagai Staf Khusus (Stafsus) Kepala TNI AD hingga Juli 2025.
Kiprah di Food Estate Papua Selatan
Selain karier militer, Rizal juga dikenal sebagai sosok yang aktif dalam program pangan nasional. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas (Dan Satgas) Food Estate di Papua Selatan. Program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan mengintegrasikan pendekatan militer yang tegas dengan strategi pembangunan berkelanjutan.
Dalam perannya, Rizal memastikan keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan lahan. Food Estate Papua Selatan menjadi salah satu proyek vital untuk mendukung kedaulatan pangan Indonesia. Dengan pengalaman tersebut, ia mampu menjembatani antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat setempat.
Gelar Doktor Ilmu Lingkungan
Pencapaian akademik Rizal semakin melengkapi latar belakangnya yang kompleks. Ia resmi meraih gelar Doktor Ilmu Lingkungan dari Universitas Indonesia pada 10 Oktober 2025. Disertasinya berjudul “Transformasi Tata Kelola Kolaboratif Pascapanen Padi Berkelanjutan di Indonesia dengan Pendekatan Soft Systems Methodology Based Multimethod” dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan.
Sidang promosi doktor digelar di Sekolah Ilmu Lingkungan UI, dengan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman turut hadir sebagai salah satu penguji. Pencapaian ini menegaskan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan di sektor pangan.
Penugasan sebagai Direktur Utama Bulog

Setelah pensiun dari dinas aktif militer, Rizal ditunjuk oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Direktur Utama Perum Bulog. Ia menggantikan Letjen Novi Helmy Prasetya yang kembali ke militer. Penunjukan ini dilakukan karena kompetensi dan pengalaman yang dimiliki Rizal dalam kepemimpinan dan manajemen.
Rizal mengajukan pengunduran diri dari dinas aktif militer sejak awal Juni 2025, menyusul penunjukannya sebagai pimpinan tertinggi di BUMN pangan tersebut. Meskipun proses pensiun masih dalam tahap administrasi, ia siap menjalankan tugas baru sebagai Dirut Bulog.
Kontribusi dan Harapan Masa Depan

Dengan kombinasi pengalaman militer dan akademik, Rizal diharapkan mampu membawa Bulog lebih adaptif dalam menghadapi tantangan pangan global. Gelar doktornya memperkuat legitimasi kepemimpinannya di Bulog sekaligus menegaskan komitmen terhadap transformasi tata kelola pangan berkelanjutan.
Banyak harapan diletakkan pada Rizal untuk memperkuat posisi Bulog sebagai pelaku utama dalam penyediaan pangan nasional. Dengan visi dan misi yang jelas, ia diyakini mampu menjawab tantangan-tantangan yang ada.
Penulis: [Nama Anda]


















