Kebakaran Hutan di Kalteng Diperkirakan Meningkat pada 2026, Musim Kemarau Panjang Jadi Penyebabnya

Diposting pada



PALANGKA RAYA, .CO –

Potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) diprediksi meningkat pada tahun 2026 seiring dengan masuknya musim kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung selama lebih dari lima bulan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalteng, Indra Wiratama, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima peringatan dini terkait kondisi ini, termasuk potensi dampak dari fenomena El Nino.

“Untuk personel dan sarana prasarana, kita sudah siap karena sudah ada peringatan dini dari BMKG tentang akan terjadinya musim kemarau yang diprediksi akan diikuti oleh fenomena El Nino,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa musim kemarau diperkirakan mulai dari wilayah selatan Kalimantan pada Mei 2026 dan berpotensi memicu peningkatan karhutla secara signifikan.

Berdasarkan data dari BPBD, hingga 5 April 2026 tercatat sebanyak 212 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 365,43 hektare. Sementara itu, total hotspot sejak awal tahun mencapai 970 titik.

Indra menegaskan bahwa meskipun kesiapan personel dan peralatan telah dilakukan, keberhasilan pengendalian karhutla sangat bergantung pada koordinasi lintas pihak dan kesadaran masyarakat.

“Yang perlu diperkuat adalah koordinasi semua pihak dan kesadaran masyarakat akan bahaya kebakaran hutan dan lahan serta dampaknya seperti kabut asap,” tegasnya.

Ia bahkan menyoroti bahwa mayoritas kejadian karhutla disebabkan oleh ulah manusia.

“Boleh dikatakan 99,99 persen karhutla terjadi akibat ulah manusia. Artinya, bencana ini sebenarnya bisa dihindari jika tidak ada pembakaran lahan secara tidak terkendali,” ungkapnya.

Saat ini, upaya yang dilakukan lebih difokuskan pada pencegahan dan pemadaman dini guna menekan potensi meluasnya kebakaran.

Di sisi lain, dalam kondisi efisiensi anggaran, pemerintah tetap akan memprioritaskan penanganan bencana, terutama jika terjadi dalam skala besar.

“Sekarang lebih kepada upaya cegah dini dan pemadaman dini,” pungkasnya.

Gambar Gravatar
Hidayat merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan