Mengerikan, Bus Bonek Surabaya Meledak di Tol Pejagan-Pemalang, 4 Orang Luka

Diposting pada

Kecelakaan Mengerikan: Bus Rombongan Bonek Surabaya Meledak di Tol Pejagan-Pemalang



Peristiwa mengerikan terjadi pada rombongan suporter Persebaya, Bonek, saat mereka sedang melakukan perjalanan pulang ke Surabaya setelah menyaksikan pertandingan Persebaya Vs Persija di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Bus yang mereka tumpangi, PO Sanjaya Putra, mengalami ledakan hebat di ruas tol Pejagan-Pemalang KM 294+900/A wilayah desa Kertasari, Suradadi, kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sekitar pukul 05:00 WIB, (12/4/26).

Insiden ini melukai empat orang di dalam kabin bus tersebut. Saat ledakan terjadi, rombongan Bonek sedang dalam perjalanan pulang menuju Surabaya. Polisi menemukan adanya indikasi bahan yang menyerupai petasan dari dalam bus setelah mencium bau menyengat pasca ledakan. Dugaan sementara mengarah pada adanya bahan menyerupai petasan, namun penyebab pasti masih dalam pemeriksaan teknis.

Berdasarkan hasil penelusuran awal di lokasi, sumber ledakan diduga berasal dari bagian bawah kursi pengemudi. Akibatnya, pintu bus mengalami kerusakan dan pecahan kaca berserakan di sekitar badan jalan tol. Petugas yang tiba di lokasi juga mengidentifikasi aroma khas yang berkaitan dengan bahan petasan dari dalam kabin.

“Dugaan sementara mengarah pada adanya bahan menyerupai petasan, namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan teknis untuk memastikan penyebab pasti ledakan,” kata Perwira Pengendali Lapangan Pamapta 3 Polres Tegal, Ipda Taufik Kusuma Wardhana, dikutip dari TribunBanyumas, (13/4/26).

Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Siaga Medika Pemalang. Taufik menjelaskan, korban dalam insiden tersebut berjumlah empat orang dengan kondisi luka berbeda.

  • Satu orang mengalami patah kaki dan tiga lainnya luka bakar serta luka ringan.
  • Berikut identitas keempat korban:
  • Alfito Wahyudi Dwiputra (23), warga Sawahan, Surabaya yang mengalami patah kaki kanan.
  • Mario Putra Frandinata (20), warga Tambaksari, Surabaya dengan luka bakar ringan.
  • Sarim (55), sopir bus asal Nganjuk, juga mengalami luka bakar ringan.
  • M. Gading Fregihautama (21) selaku kernet bus asal Sidoarjo juga menjadi korban ledakan dan mengalami luka ringan.

Kapolres Tegal, AKBP Bayu Prasatyo memastikan situasi di lokasi sudah dalam kondisi terkendali dan arus lalu lintas tetap normal.



Beberapa hari sebelum kejadian ini, terjadi beberapa kasus serupa di berbagai daerah, seperti mesin VW Kombi yang meledak di perjalanan Bandung ke Jogja, kabin Toyota Avanza yang tiba-tiba meledak hebat, dan kabin Suzuki Carry yang meledak di Situbondo. Kejadian ini menunjukkan bahwa risiko kecelakaan akibat ledakan bisa terjadi kapan saja, terutama jika ada bahan-bahan berbahaya yang tidak terdeteksi.



Untuk menghindari kejadian serupa, penting bagi para pengemudi dan penumpang untuk lebih waspada terhadap kondisi kendaraan dan barang bawaan. Selain itu, pihak otoritas juga perlu meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan terhadap kendaraan yang melintasi jalur-jalur utama, terutama saat musim liburan atau perayaan besar.

Gambar Gravatar
Hidayat merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan