Uya Kuya Laporkan Penyebar Hoaks ke Polda Metro Jaya
Nama presenter ternama sekaligus anggota DPR, Uya Kuya, kembali menjadi sorotan setelah namanya dicatut dalam informasi palsu terkait program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejadian ini memicu reaksi keras dari Uya dan keluarganya, yang akhirnya memutuskan untuk menempuh jalur hukum.
Klaim 750 Dapur MBG yang Tidak Benar
Permasalahan bermula dari sebuah unggahan viral di media sosial. Akun Instagram @panglimarakyatkonoha mengunggah narasi yang menyatakan bahwa Uya Kuya memiliki 750 dapur dalam program MBG. Unggahan tersebut dibuat pada 17 April 2026, lengkap dengan kutipan palsu yang seolah-olah berasal dari mulut Uya sendiri.
Dalam narasi itu, Uya seakan-akan memberikan pernyataan filosofis tentang investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas. Namun, hal tersebut tidak benar adanya. Isu ini berhasil memicu gelombang hujatan dari netizen yang terpedaya oleh berita bohong tersebut.
Langkah Hukum yang Diambil
Tidak butuh waktu lama bagi Uya untuk merespons isu tersebut. Pada 18 April 2026, ia resmi melaporkan kasus ini ke SPKT Polda Metro Jaya. Laporan dengan nomor LP/B/2746/IV/SPKT/Polda Metro Jaya menjadi bukti keseriusannya dalam menghadapi penyebaran informasi palsu.
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan tersebut dan sedang mendalami dugaan penyebaran informasi palsu yang merugikan nama baik pelapor.
“Iya benar, Uya Kuya sudah membuat laporan polisi terkait hoaks tersebut,” ujar Budi saat memberikan keterangan resmi.
Reaksi Keras di Kolom Komentar
Sebelum menempuh jalur hukum, Uya sempat memberikan peringatan langsung di akun penyebar hoaks tersebut. Dengan nada geram, ia membantah keras narasi yang dibangun oleh akun tersebut.
“Masih Jaman bikin berita HOAX bos??” tulis Uya di kolom komentar. Ia juga menegaskan, “HOAX dan FITNAH nih !!”
Dukungan dari Astrid Kuya
Sang istri, Astrid Kuya, juga memberikan dukungan kuat kepada Uya. Melalui unggahan di Instagram Story, Astrid membagikan momen saat berada di Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya. Ia memberikan pesan singkat namun menohok bagi sang pembuat konten palsu agar bersiap mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Penanganan Kasus oleh Pihak Kepolisian
Kini, kasus tersebut tengah ditangani oleh pihak kepolisian untuk menelusuri motif di balik penyebaran berita bohong yang menyeret nama anggota legislatif tersebut.
Langkah Penting untuk Menjaga Nama Baik
Uya Kuya menunjukkan tindakan tegas dalam menjaga reputasinya sebagai figur publik. Dengan melaporkan kasus ini ke pihak berwajib, ia memberi contoh bagaimana seseorang bisa bertindak cepat dan tepat dalam menghadapi isu yang tidak benar.
Pengaduan ini juga menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih waspada dalam menyebarkan informasi, terutama di media sosial yang rentan terhadap penyebaran hoaks.



















