JAKARTA – Adityalogy, seorang musisi dan kreator ternama, kembali tampil di Java Jazz Festival 2026 setelah absen selama 15 tahun. Kembalinya dia ke panggung yang sudah sangat dikenalnya menjadi momen penting dalam perjalanan karier musiknya.
Java Jazz Festival bukanlah tempat asing bagi Adityalogy. Pada tahun 2008, dia memperkenalkan album pertamanya yang berjudul “BE M1NE” kepada publik melalui festival ini. Sejak saat itu, Java Jazz Festival menjadi bagian tak terpisahkan dari kiprahnya di dunia musik.
Setelah hampir dua dekade, Adityalogy kembali ke panggung yang sama dengan membawa semangat nostalgia serta merayakan perjalanan kreatifnya yang telah membentuk identitasnya sebagai musisi. Ia mengatakan bahwa comeback ini memiliki makna personal karena mengingatkannya pada kenangan masa lalu ketika album “BE M1NE” pertama kali diperkenalkan.
Menurutnya, momen ini tidak hanya tentang kembalinya dirinya ke Java Jazz Festival, tetapi juga tentang perayaan atas perjalanan musik, fashion, dan waktu yang saling terhubung. Dalam pernyataannya, Sabtu (30/5), ia menyampaikan: “Lewat Kanky NXT ‘Blueflash’, kami merayakan musik, fashion, dan perjalanan waktu.”
Konsep Visual yang Menginspirasi
“Blueflash” sengaja dirancang sebagai representasi visual dari perjalanan musik Creative Director-nya. Siluet sneakers ini mengusung konsep color blocking yang terinspirasi dari album “BE M1NE”. Nuansa warna yang digunakan mencerminkan identitas visual album tersebut sekaligus menghubungkan nostalgia masa lalu dengan pendekatan desain modern yang menjadi ciri khas Kanky NXT.
Kanky NXT meluncurkan “Blueflash” pada 29 Mei 2026 di booth mereka yang berada di kawasan NICE PIK2, lokasi penyelenggaraan Java Jazz Festival 2026. Produk ini hadir dalam jumlah terbatas dan ditujukan untuk para penggemar musik, kolektor sneakers, serta pencinta karya Adityalogy yang ingin memiliki produk dengan nilai emosional dan historis.
Perpaduan Antara Nostalgia dan Inovasi
Desain “Blueflash” menggabungkan elemen-elemen nostalgia dari album “BE M1NE” dengan inovasi modern yang menjadi ciri khas Kanky NXT. Hal ini menunjukkan bahwa Adityalogy tidak hanya ingin mengingat masa lalu, tetapi juga menjelajahi masa depan melalui kolaborasi yang kreatif.
Produk ini juga menjadi simbol dari perjalanan panjang Adityalogy di dunia musik dan fashion. Dengan desain yang unik dan makna yang mendalam, “Blueflash” tidak hanya sekadar sneakers, tetapi juga sebuah karya seni yang menceritakan kisah perjalanan kreatif sang kreator.
Penawaran Khusus untuk Penggemar
Hadir dalam jumlah terbatas, “Blueflash” menjadi salah satu produk yang sangat diminati oleh para penggemar musik dan kolektor. Kehadirannya di Java Jazz Festival 2026 menambah daya tarik tersendiri, karena festival ini merupakan tempat yang penuh makna bagi Adityalogy.
Dengan penjualan yang terbatas, “Blueflash” menawarkan kesempatan bagi para penggemar untuk memiliki produk yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki cerita dan makna yang mendalam. Ini menjadi bukti bahwa Adityalogy terus berinovasi sambil tetap menjaga akar dan sejarahnya.




