Jalan Lenggo Menggeliat: Akses Vital Warga Diperbaiki Melalui Program TMMD
Polman, Sulawesi Barat – Warga Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), kini dapat bernapas lega. Jalan sepanjang 500 meter yang selama puluhan tahun rusak parah dan menjadi momok bagi aktivitas warga, kini mulai mendapatkan perbaikan melalui program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-127 yang diselenggarakan oleh Kodim 1402/Polman. Perbaikan ini dilakukan dengan metode rabat beton, sebuah solusi yang diharapkan dapat menghadirkan perubahan signifikan bagi kehidupan masyarakat setempat.
Jalan yang menjadi urat nadi kehidupan warga Desa Lenggo ini merupakan akses vital yang menghubungkan mereka dengan pusat kecamatan serta berbagai fasilitas pelayanan publik. Kondisi kerusakan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga memaksa warga untuk melakukan tindakan darurat yang memilukan, seperti menandu pasien sakit karena kendaraan tidak dapat melintas.
Sejarah Panjang Kerusakan dan Dampaknya Bagi Warga
Kepala Dusun Satu Desa Lenggo, Tasmin, menceritakan betapa beratnya kondisi yang dihadapi warganya selama ini. “Sudah puluhan tahun rusak parah, kami selalu menandu pasien sakit, karena akses jalan rusak,” ungkapnya dengan nada prihatin. Kerusakan jalan yang membentang sepanjang 12 kilometer menuju kota Kecamatan Bulo ini telah menjadi kendala utama dalam berbagai aspek kehidupan. Mulai dari distribusi kebutuhan pokok, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan, semuanya terhambat oleh kondisi infrastruktur yang memprihatinkan.
Dahulu, ketika ada warga yang sakit dan membutuhkan penanganan medis segera, satu-satunya cara adalah dengan menggunakan tandu. Upaya ini tentu sangat melelahkan dan berisiko, terutama mengingat medan yang berat akibat jalan yang rusak parah. Kondisi ini menciptakan rasa ketidakberdayaan dan keputusasaan di kalangan masyarakat Lenggo.
Program TMMD: Harapan Baru Bagi Desa Lenggo
Program TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman hadir sebagai angin segar bagi Desa Lenggo. Dengan sasaran fisik berupa perbaikan jalan sepanjang 500 meter menggunakan metode rabat beton, program ini memberikan harapan nyata untuk mengatasi masalah infrastruktur yang telah lama menghantui. Lebar jalan yang diperbaiki mencapai empat meter, menyasar ruas Jalan Poros Bulo-Lenggo, yang merupakan jalur utama aktivitas warga.
Progres pengerjaan rabat beton ini dilaporkan telah mencapai 20 persen, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi mengingat baru saja dimulai. Pengerjaan ini dilakukan melalui semangat gotong royong yang kental, melibatkan prajurit TNI dari Kodim 1402/Polman bersama dengan masyarakat Desa Lenggo.
Semangat Gotong Royong Membangun Negeri
Semangat kebersamaan terlihat jelas di lapangan. Prajurit TNI dan warga bahu-membahu dalam setiap tahapan proses pembangunan. Mulai dari mengaduk semen, menyusun batu, hingga proses pengecoran dilakukan secara bersama-sama. Terik matahari yang menyengat tak sedikit pun menyurutkan semangat mereka. Kehadiran TMMD tidak hanya sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa saling memiliki antara TNI dan masyarakat.
Komandan SSK TMMD ke-127 Kodim 1402 Polman, Kapten Inf Subarkah, menjelaskan bahwa Satgas TMMD bersama warga kini fokus pada pembangunan rabat beton sepanjang 500 meter tersebut. “Pengerjaan secara gotong royong ini dengan memanfaatkan cuaca cerah agar progres pembangunan dapat terus meningkat,” ujarnya.
Kapten Inf Subarkah menekankan pentingnya jalan ini sebagai akses utama masyarakat Desa Lenggo. Oleh karena itu, pihaknya terus mempercepat pengerjaannya bersama warga. “Jalan ini menjadi jalur vital yang menghubungkan Desa Lenggo dengan pusat kecamatan. Kehadiran TMMD pun disambut antusias oleh warga turut serta membantu proses pembangunan,” tambahnya.
Dampak Positif yang Diharapkan
Perbaikan jalan ini dipercaya akan membawa berbagai dampak positif bagi masyarakat Desa Lenggo. Selain memudahkan akses transportasi, kelancaran lalu lintas juga diharapkan dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat desa. Warga akan lebih mudah dalam mendistribusikan hasil pertanian mereka, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Tasmin, mewakili masyarakat Desa Lenggo, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pemerintah daerah dan TNI atas program perbaikan ini. Ia mengaku senang melihat kemajuan perbaikan jalan yang terus dikerjakan. “Program TNI membangun desa ini sangat dirasakan dampaknya, karena menyasar akses jalan rusak,” ungkapnya.
Dengan selesainya pembangunan rabat beton sepanjang 500 meter ini, jalan rusak ke desa mereka kini menyisakan sedikit lagi area yang perlu diperbaiki. Hal ini memberikan gambaran optimisme bahwa Desa Lenggo akan segera memiliki akses jalan yang layak dan memadai, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan seluruh warganya. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam program TMMD ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam membangun negeri.


















