Kekalahan Real Madrid dari Barcelona dan Drama di Sekitar Kylian Mbappe
Kekalahan Real Madrid dari Barcelona dalam pertandingan El Clasico kembali memicu berbagai peristiwa menarik yang berkaitan dengan Kylian Mbappe. Meskipun tidak tampil karena cedera, aksi sang bintang Prancis di media sosial justru menjadi topik utama yang dibahas oleh para penggemar Los Blancos.
Barcelona berhasil mengamankan kemenangan 2-0 di Camp Nou melalui tendangan bebas indah Marcus Rashford dan gol Ferran Torres. Hasil ini membuat Blaugrana memastikan gelar La Liga untuk ketiga kalinya dalam empat musim terakhir. Sementara itu, Real Madrid kini tertinggal 14 poin dari rival abadinya dan dipastikan gagal mempertahankan peluang juara dengan hanya tiga pertandingan tersisa.
Mbappe masih absen akibat cedera hamstring yang dialaminya saat menghadapi Real Betis pada akhir April. Meski begitu, namanya tetap menjadi perbincangan setelah unggahan Instagram Story miliknya viral di media sosial.
Dalam unggahan tersebut, Mbappe mengunggah foto layar televisi yang menampilkan pertandingan El Clasico dengan tulisan “Hala Madrid” (hati putih). Alih-alih mendapat dukungan positif, unggahan ini justru memicu reaksi keras dari sebagian fans Madrid. Banyak yang merasa timing unggahan tersebut tidak tepat, terutama karena dilakukan ketika tim sedang terpuruk di atas lapangan.
Beberapa komentar dari fans Madrid antara lain:
- “Saya bisa mendengar suara tawanya dari sini.”
- “Mengunggah ini saat mereka tertinggal dua gol. Dia sedang mengejek mereka.”
Namun, ada juga fans yang memberikan pembelaan kepada Mbappe di tengah kritik yang terus mengarah kepadanya musim ini.
- “Jika saya mencetak 40 gol per musim dan setengah dari penggemar menyalahkan saya karena tim tidak berjalan dengan baik, saya juga akan melempar susu ke arah mereka dengan cara ini.”
Di sisi lain, beberapa fans merasa bahwa unggahan Mbappe menunjukkan sikap yang kurang sensitif terhadap situasi klub.
- “Dia bisa saja merekam berita di awal pertandingan saat skor masih 0-0. Tapi dia malah duduk di sana menunggu kami mencetak gol agar dia bisa merekam – dan skornya sudah 2-0. Sungguh tercela.”
Situasi ini semakin menambah tekanan terhadap Mbappe, yang sejak awal musim terus menjadi pusat perhatian di Madrid. Meskipun statistik individunya tetap impresif, banyak fans merasa kehadirannya belum mampu membawa kestabilan di ruang ganti maupun performa tim secara keseluruhan.
Real Madrid kini harus segera bangkit saat menghadapi Oviedo pada 14 Mei. Namun setelah kekalahan di El Clasico dan berbagai drama internal yang terus bermunculan, suasana di sekitar klub jelas sedang jauh dari ideal.



















