Alya Amanda: Lebih dari Sekadar Idola, Gadis Tomboi Berbakat dari JKT48
Alya Amanda, nama yang mungkin belum terlalu familiar di telinga banyak orang, namun menyimpan potensi besar untuk menjadi idola masa depan. Perjalanan Alya di JKT48 dimulai dengan gemilang, menempati posisi blocking 3 teratas dalam setlist “Ingin Bertemu” bersama rekan-rekan se-generasinya.
Namun, di balik penampilannya yang anggun dan feminin, tersimpan sisi tomboi yang mungkin belum banyak diketahui oleh para penggemar. Siap untuk mengenal Alya JKT48 lebih dekat? Mari kita simak fakta-fakta menarik tentang dirinya!
1. Dibesarkan dengan Cara yang Unik oleh Sang Papa
Kisah unik dimulai sejak dalam kandungan. Setelah hasil USG menunjukkan jenis kelamin laki-laki, orang tua Alya telah menyiapkan segala perlengkapan berwarna biru. Namun, takdir berkata lain. Saat lahir, ternyata Alya adalah seorang perempuan. Kesalahan USG ini disebabkan oleh plasenta yang melilit tubuh Alya saat dalam kandungan.
Meski demikian, sang papa tetap membesarkan Alya layaknya seorang anak laki-laki. Alya dibiasakan untuk memanjat, melatih keberaniannya, dan bahkan mengikuti les taekwondo. Didikan sang papa ini membentuk karakter Alya yang berani dan mandiri.
Di sisi lain, sang mama justru melihat potensi alami Alya di dunia modeling dan akting sejak dini. Alya kecil sebenarnya tidak terlalu tertarik dengan dunia hiburan, namun ia selalu menuruti keinginan sang mama. Kariernya dimulai sebagai model busana rancangan desainer, kemudian berkembang pesat hingga membawanya membintangi iklan, film, dan sinetron.
Pada tahun 2022, Alya meraih juara favorit dalam ajang Miss Remaja Indonesia, tepat sebelum bergabung dengan JKT48. Sang mama sangat memperhatikan penampilannya dan seringkali membelikannya pakaian terbaru untuk dikenakan di berbagai acara JKT48. Satu hal yang kurang disukai Alya selama berkarier di dunia hiburan adalah keharusan memakai makeup, karena kulit wajahnya yang sensitif dan mudah breakout.
2. Kecintaan pada Alam yang Mendalam

Alya dibesarkan di Sukabumi, sebuah kota yang dikelilingi oleh keindahan alam berupa gunung, bukit, dan sawah. Lingkungan inilah yang menumbuhkan kecintaannya pada alam. Ia sering menghabiskan waktu dengan melakukan berbagai kegiatan seperti mencari tutut di sawah, menanam padi, membajak sawah, hingga mendaki bukit untuk berziarah ke makam kakeknya.
Alya sangat menikmati kegiatan eksplorasi alam dan mendeskripsikan dirinya sebagai sosok yang fleksibel, tidak ribet, dan tidak takut lelah atau berkeringat. Ia bahkan mengaku kurang suka pergi ke mal karena sudah terlalu sering melakukannya.
Baru-baru ini, Alya menghabiskan waktu liburan dengan mengunjungi curug (air terjun) dan mencoba canyoneering. Meskipun tidak bisa berenang, Alya berani melompat dari air terjun! Kedepannya, ia ingin mencoba mendaki gunung karena percaya bahwa pemandangan indah di puncak gunung akan sebanding dengan rasa lelah selama pendakian.
3. Lebih Nyaman dengan Motor daripada Mobil

Sejak awal bergabung dengan JKT48, Alya dikenal sebagai anggota yang gemar mengendarai motor dan memiliki pengetahuan tentang teknis serta istilah otomotif. Ketertarikannya pada dunia otomotif dipengaruhi oleh sang papa yang hobi memodifikasi mobil, serta kakaknya yang mengenalkannya pada motor.
Kegemarannya pada motor bahkan ia tuangkan dalam desain Birthday T-Shirt pertamanya di JKT48. Alya mengaku lebih suka naik motor dan seringkali diantar jemput saat memiliki jadwal Teater JKT48, meskipun perjalanan dari rumahnya memakan waktu sekitar satu jam.
Motor memiliki makna tersendiri bagi Alya karena telah mengantarkannya dibonceng sang mama untuk mengikuti berbagai casting. Alya sempat menjadi perbincangan di kalangan penggemar karena di usia 17 tahun, ia berhasil membeli mobil pertamanya dari hasil tabungannya sejak berkarier sejak kecil.
4. Bukan Pemilih Makanan, Alya Suka Makan Apa Saja!

Tidak hanya mengejutkan penggemar dengan kecintaannya pada alam, selera makan Alya juga menjadi hal menarik darinya. Alya bukanlah seorang picky eater. Ia bisa makan apa saja, bahkan menyukai jengkol, makanan yang mungkin terdengar unik dan tidak biasa bagi remaja perempuan seusianya.
Alya juga sangat menyukai lalapan, seperti daun mint, genjer, leunca, dan terong belanda. Kombinasi pola makan sehat dan aktivitas JKT48 yang menguras energi membuat Alya memiliki tubuh yang ideal.
5. Sempat Kaget Jadi Idol, Kini Ingin Konsep Lagu yang Baru

Pada tahun 2022, Alya sebenarnya tidak ingin melanjutkan kariernya di dunia hiburan. Namun, sang mama mendapat informasi tentang audisi JKT48 generasi 11. Alya kembali menuruti keinginan sang mama untuk mencoba kesempatan tersebut. Sejak dulu, sang mama memang berperan sebagai manajer, menerima dan mencari informasi tentang kesempatan di dunia hiburan. Media sosial Alya pun sejak dulu dikelola oleh sang mama karena ia sendiri tidak terlalu aktif di dunia maya.
Setelah didaftarkan oleh sang mama dalam audisi generasi 11 JKT48 dan lolos ke tahap selanjutnya, Alya sempat terkejut karena harus menari. Menurutnya, menari adalah hal yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya, terlebih Alya dulu sempat bercita-cita menjadi pembalap motor.
Namun, seiring berjalannya waktu, Alya semakin menemukan kenyamanan di JKT48 dan ingin keluar dari zona nyaman dengan tidak terus menampilkan lagu berkonsep cute, melainkan mencoba lagu dengan karakter yang lebih fierce.
Ternyata, Alya memiliki segudang fakta unik yang sangat menarik untuk diketahui oleh para penggemar. Setelah membaca artikel ini, apakah kamu tertarik untuk menjadikan Alya sebagai oshi barumu?




