• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home berita

Andre Rosiade Ungkap Penyebab Kelangkaan Solar Subsidi di Sumbar: Bukan Masalah Kuota

Luna by Luna
12 Juni 2026 - 23:59
in berita, Ekonomi, politik
0

PADANG – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi yang sempat melanda beberapa wilayah di Sumatra Barat (Sumbar) ternyata bukan disebabkan oleh kekurangan kuota. Anggota DPR RI Andre Rosiade dengan tegas menyatakan bahwa pasokan solar subsidi di Sumbar sebenarnya mencukupi, dan isu kelangkaan yang terjadi memiliki akar masalah yang berbeda. Pernyataan ini merespons keresahan masyarakat dan para pengusaha yang terdampak oleh kesulitan mendapatkan solar bersubsidi.

Surplus Kuota, Realitas di Lapangan Berbeda

Menurut Andre Rosiade, berdasarkan informasi yang diterimanya dari PT Pertamina (Persero), kuota solar subsidi yang dialokasikan untuk Sumatra Barat sebenarnya tidak kurang. Bahkan, pada periode tertentu seperti akhir tahun 2022, sempat ada penambahan kuota signifikan sebesar 7.500 kiloliter (KL) untuk menutupi kebutuhan hingga akhir tahun. Penambahan kuota ini merupakan hasil aspirasi masyarakat Sumbar yang disampaikan langsung oleh Andre Rosiade kepada jajaran direksi Pertamina.

“Alhamdulillah, aspirasi masyarakat Sumbar yang kami sampaikan ke Pertamina didengar dan langsung dieksekusi. Informasi dari Pertamina bahwa sebanyak 7.500 KL solar subsidi itu akan mulai disalurkan per 1 November 2022 sampai dengan 31 Desember 2022,” ungkap Andre Rosiade kala itu, menunjukkan bahwa persoalan kuota bukanlah menjadi penghalang utama. Ia juga sempat menyampaikan apresiasinya kepada jajaran direksi Pertamina dan Patra Niaga atas respon cepat mereka terhadap kebutuhan masyarakat.

Disparitas Harga: Biang Kerok Kelangkaan Terselubung

Meskipun kuota dinyatakan aman, realitas di lapangan menunjukkan antrean panjang kendaraan, terutama truk angkutan barang, di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Berdasarkan analisis dari berbagai pihak, termasuk pengamat energi dan data dari Pertamina sendiri, akar masalah kelangkaan solar subsidi lebih mengarah pada disparitas harga yang semakin melebar antara solar subsidi dan non-subsidi.

Baca Juga  QRIS Meledak di Thailand, Transaksi Capai Rp270 Miliar Tahun Ini

Harga solar subsidi yang ditetapkan pemerintah relatif rendah, sementara harga solar non-subsidi mengalami kenaikan signifikan, terutama dipicu oleh fluktuasi harga minyak dunia dan kebijakan penyesuaian harga BBM. Kesenjangan harga yang mencapai ribuan rupiah per liter ini mendorong konsumen yang seharusnya menggunakan solar non-subsidi untuk beralih menggunakan solar bersubsidi. Fenomena ini, yang sering disebut sebagai “kebocoran” kuota, menjadi penyebab utama kelangkaan yang dirasakan di tingkat ritel.

Potensi Penyelewengan dan Imbauan Regulasi

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, sebelumnya pernah menyatakan bahwa peningkatan permintaan solar subsidi di sektor ritel yang mencapai 10 persen hingga Februari 2022 melebihi kuota yang ditetapkan. Kenaikan ini sejalan dengan pemulihan aktivitas industri pasca-pandemi Covid-19 yang meningkatkan mobilitas dan aktivitas usaha, termasuk angkutan logistik yang beroperasi penuh.

Namun, Nicke juga mengendus adanya dugaan peralihan konsumsi oleh kalangan usaha dari solar non-subsidi ke subsidi. Hal ini terlihat dari data penjualan solar untuk industri yang justru mengalami penurunan, sementara penjualan di sektor ritel melonjak. “Kalau dilihat penjualan ke industri turun tapi di ritel naik, jadi ada perpindahan,” ujar Nicke.

Pergeseran konsumsi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengawasan dan regulasi. Industri besar, seperti pertambangan dan perkebunan kelapa sawit, secara aturan tidak diperkenankan menggunakan BBM solar bersubsidi. Penggunaan solar subsidi oleh sektor-sektor ini tidak hanya membebani anggaran negara, tetapi juga merampas hak masyarakat umum dan pelaku usaha kecil yang memang berhak atas BBM bersubsidi.

Dampak Ekonomi yang Luas

Kelangkaan solar subsidi, terlepas dari penyebab utamanya, memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan di Sumatra Barat. Para pengusaha angkutan barang mengeluhkan peningkatan biaya operasional karena harus mencari solar ke lokasi yang lebih jauh atau bahkan terpaksa membeli solar non-subsidi dengan harga yang jauh lebih mahal. Hal ini berpotensi menyebabkan kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok yang didistribusikan, sehingga pada akhirnya membebani masyarakat luas.

Baca Juga  Tenggat 3 Bulan: Purbaya Siap Kocok Ulang Pejabat Pajak-Bea Cukai

Pemerintah dan Pertamina diharapkan dapat mengambil langkah lebih tegas dalam mengawasi distribusi solar subsidi. Regulasi yang lebih rinci mengenai konsumen BBM solar bersubsidi perlu dibuat dan ditegakkan agar subsidi yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak. Solusi jangka panjang juga perlu dipertimbangkan, seperti peningkatan kapasitas produksi BBM nasional atau penyesuaian kebijakan harga yang lebih berimbang agar disparitas tidak terlalu jauh.

Pada intinya, persoalan kelangkaan solar subsidi di Sumbar bukanlah tentang kurangnya pasokan kuota semata, melainkan kompleksitas masalah yang melibatkan disparitas harga, potensi penyelewengan, dan kebutuhan akan penegakan regulasi yang lebih kuat untuk memastikan subsidi dapat dinikmati oleh pihak yang seharusnya.

Penulis: Erwin

Tags: kelangkaanpenyebab
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

GPT-6 Resmi Diluncurkan OpenAI: Mengupas Tuntas Pro dan Kontra Kemampuan Penalaran Setara Manusia
berita

GPT-6 Resmi Diluncurkan OpenAI: Mengupas Tuntas Pro dan Kontra Kemampuan Penalaran Setara Manusia

13 Juni 2026 - 00:42
Gaji ke-13 PPPK Cair, Tunggu Juni Tuntas
Ekonomi

Gaji ke-13 PPPK Cair, Tunggu Juni Tuntas

13 Juni 2026 - 00:38
Kinerja Logistik Menguat, BP Batam Sebut Batam sebagai Motor Ekonomi Kawasan
BP Batam

Kinerja Logistik Menguat, BP Batam Sebut Batam sebagai Motor Ekonomi Kawasan

12 Juni 2026 - 23:59
GPT-6 OpenAI Diluncurkan: Analisis Mendalam Kemampuan Penalaran Setara Manusia dan Dampaknya
berita

GPT-6 OpenAI Diluncurkan: Analisis Mendalam Kemampuan Penalaran Setara Manusia dan Dampaknya

12 Juni 2026 - 23:17
Pasar Saham Menguat, Sektor Teknologi dan Energi Jadi Motor Penggerak Utama
Bisnis

Pasar Saham Menguat, Sektor Teknologi dan Energi Jadi Motor Penggerak Utama

12 Juni 2026 - 22:35
Kekalahan Mengejutkan Tiwi/Fadia di Perempat Final Indonesia Open 2026: Analisis Lengkap dan Reaksi Pemain
berita

Analisis Kasus Ijazah Jokowi: Apa yang Menanti Roy Suryo?

12 Juni 2026 - 22:03
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Arsenal Siap Beraksi Garang di Emirates? Prediksi Pertandingan Kamis, 4 Desember Dinihari

Elnusa Petrofin Tebar 7.290 Paket Kurban Iduladha ke Seluruh Indonesia

13 Juni 2026 - 01:04
GPT-6 Resmi Diluncurkan OpenAI: Mengupas Tuntas Pro dan Kontra Kemampuan Penalaran Setara Manusia

GPT-6 Resmi Diluncurkan OpenAI: Mengupas Tuntas Pro dan Kontra Kemampuan Penalaran Setara Manusia

13 Juni 2026 - 00:42
Gaji ke-13 PPPK Cair, Tunggu Juni Tuntas

Gaji ke-13 PPPK Cair, Tunggu Juni Tuntas

13 Juni 2026 - 00:38
Speedboat Wisatawan Asing Terbalik di Bintan: 7 Berita Terkini

Speedboat Wisatawan Asing Terbalik di Bintan: 7 Berita Terkini

13 Juni 2026 - 00:12
Kinerja Logistik Menguat, BP Batam Sebut Batam sebagai Motor Ekonomi Kawasan

Kinerja Logistik Menguat, BP Batam Sebut Batam sebagai Motor Ekonomi Kawasan

12 Juni 2026 - 23:59

Pilihan Redaksi

Arsenal Siap Beraksi Garang di Emirates? Prediksi Pertandingan Kamis, 4 Desember Dinihari

Elnusa Petrofin Tebar 7.290 Paket Kurban Iduladha ke Seluruh Indonesia

13 Juni 2026 - 01:04
GPT-6 Resmi Diluncurkan OpenAI: Mengupas Tuntas Pro dan Kontra Kemampuan Penalaran Setara Manusia

GPT-6 Resmi Diluncurkan OpenAI: Mengupas Tuntas Pro dan Kontra Kemampuan Penalaran Setara Manusia

13 Juni 2026 - 00:42
Gaji ke-13 PPPK Cair, Tunggu Juni Tuntas

Gaji ke-13 PPPK Cair, Tunggu Juni Tuntas

13 Juni 2026 - 00:38
Speedboat Wisatawan Asing Terbalik di Bintan: 7 Berita Terkini

Speedboat Wisatawan Asing Terbalik di Bintan: 7 Berita Terkini

13 Juni 2026 - 00:12
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.