🔥 TERKINI

Arie Untung Ajak Menjaga Adab Saat Berbeda Pandangan Agama

Erwin Oleh: Erwin
27 dilihat
Selasa, 03 November 2026 - 14:09 WIB • Waktu baca: 2 menit
Iklan Atas Artikel (Before Content)

Perbedaan pandangan dalam memahami agama tidak semestinya berujung pada penghinaan, demikian pesan Arie Untung setelah pernyataan konten kreator Herri Pras menuai sorotan. Dalam video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, Arie menyampaikan keprihatinan atas ucapan yang dinilai merendahkan sejumlah ulama, yakni Ustaz Abdul Somad, Ustaz Adi Hidayat, dan Habib Umar bin Hafiz. Ia mengingatkan bahwa kritik maupun perbedaan pendapat perlu disampaikan tanpa menyerang kehormatan orang lain.

Arie menilai sikap seseorang dalam menjalankan ibadah seharusnya sejalan dengan perilakunya kepada sesama. Ia menyebut keadaan yang terasa janggal ketika seseorang berhati-hati agar tidak keliru dalam urusan tata cara ibadah, tetapi tidak cukup menjaga perkataan saat berbicara tentang muslim lain. “Agak ironis ya memang, saat merasa takut salah dalam tata cara ibadah, tapi kadang begitu berani melanggar kehormatan saudaranya sendiri,” ujarnya.

Ia menempatkan penghormatan terhadap sesama muslim sebagai prinsip penting dalam ajaran Islam. Untuk menguatkan hal tersebut, Arie merujuk pada hadis Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa darah, harta, dan kehormatan seorang muslim tidak boleh dilanggar. Pesan itu, menurutnya, menjadi pengingat bahwa persoalan menjaga martabat orang lain bukan hal sepele, terlebih jika kritik diarahkan kepada ulama.

Arie juga mempertanyakan anggapan bahwa membela sunnah atau memperjuangkan pendapat keagamaan dapat dilakukan dengan merendahkan pihak yang berbeda. “Sejak kapan membela sunnah harus dengan menghina?” katanya. Ia menegaskan, perbedaan pemikiran tidak memberi alasan untuk menjatuhkan kehormatan seseorang. Apalagi, dalam kasus yang ia soroti, pernyataan tersebut menyangkut beberapa ulama, bukan hanya satu tokoh.

Selain menekankan pentingnya sikap saling menghormati, Arie mengingatkan ajaran Rasulullah SAW mengenai penjagaan lisan. Baginya, tuntunan itu perlu dijalankan dalam keseharian, termasuk saat seseorang menyampaikan kritik. Tujuan berdiskusi, kata dia, bukan sekadar memenangkan perdebatan dengan membuat orang lain direndahkan. Ia turut mengingatkan ajaran persaudaraan muslim, yang melarang umat menzalimi maupun menghina saudaranya.

Sebagai penguat pesannya, Arie menyinggung Surah Al-Humazah ayat 1, yang memberi peringatan kepada orang yang gemar mengumpat dan mencela. Ia mengajak umat Islam agar tidak menjadikan perbedaan pandangan sebagai pembenaran untuk melontarkan hinaan. Kritik terhadap pendapat, menurut pesan yang ia sampaikan, tetap dapat dilakukan dengan cara baik dan beradab, tanpa mengabaikan harga diri orang yang menjadi sasaran.

Penulis: Erwin

Tinggalkan Tanggapan

Indeks Berita →