Francesco Bagnaia menutup sprint race MotoGP Jepang 2026 dengan hasil yang mengecewakan di Sirkuit Motegi, Sabtu. Pembalap Ducati itu tidak bisa menyelesaikan balapan pendek tersebut setelah masalah pada ban belakang membuat motornya kehilangan performa. Situasi ini kontras dengan pencapaiannya di Jepang pada musim sebelumnya, ketika ia tampil sangat kuat. Kini, Pecco mengaku persoalan daya cengkeram menjadi hambatan terbesar yang ia rasakan sepanjang akhir pekan.
Bagnaia menjelaskan bahwa ada sedikit peningkatan pada sesi pagi, tetapi belum cukup untuk mengubah situasi saat berada di lintasan. Ia mengatakan masih bisa melaju lebih cepat dibanding hari sebelumnya, namun masalah utama tetap berkaitan dengan grip ban belakang. Ia menambahkan bahwa dirinya sudah berusaha maksimal saat kualifikasi, tetapi peluang menembus Q2 hilang setelah melebar di tikungan terakhir.
Dalam penjelasannya, rider Italia itu menyebut start sprint race sebenarnya berjalan normal. Namun, keadaan berubah ketika balapan memasuki fase berikutnya dan ia mulai kesulitan mempertahankan ritme. Bagnaia sempat naik dua posisi setelah ada tiga pembalap terlibat kecelakaan di depannya. Saat itu, ia masih melihat kemungkinan finis di urutan kesembilan.
Masalah mulai membesar setelah separuh jarak lomba terlewati. Menurut Bagnaia, getaran pada motor membuat kondisinya makin sulit dari lap ke lap. Dalam tayangan yang beredar, ia juga terlihat masuk ke pit pada lap terakhir dengan kondisi ban belakang yang sudah rusak berat, seakan lapisan karetnya terkoyak dan tak lagi mampu bekerja optimal.
Bagnaia menggambarkan bahwa situasinya terus memburuk hingga akhirnya ia memilih berhenti. Ia menilai balapan tersebut sebagai momen yang disayangkan, tetapi tidak bisa dihindari setelah performa ban belakang terus turun. Ia juga menegaskan bahwa bila persoalan ini bisa diatasi, maka masalah ban belakang yang mengganggunya sepanjang sesi juga berpeluang menemukan jalan keluar.
Meski gagal finis di sprint race, peluang Bagnaia di Motegi belum tertutup. Ia masih memiliki kesempatan untuk berburu hasil lebih baik pada balapan utama yang dijadwalkan berlangsung keesokan harinya. Ducati tentu berharap evaluasi teknis terhadap ban belakang bisa membantu Bagnaia tampil lebih kompetitif pada race hari Minggu.
Sumber: www.juara.net




