Artis Billy Syahputra menceritakan versi dirinya soal insiden cekcok dengan seorang penjaga toilet di Bali yang sempat ramai di media sosial. Kejadian itu terjadi saat ia berlibur bersama keluarga di Pantai Dreamline dan disebut berawal dari urusan membayar toilet sebesar Rp10 ribu. Billy menegaskan, ia tidak bermaksud mencari pembenaran, melainkan ingin menjelaskan kronologi setelah video keributan tersebut beredar luas.
Melalui unggahan di Instagram @bilsky16, Billy menyampaikan permintaan maaf jika dalam kejadian itu dirinya juga memiliki kesalahan. Ia mengatakan, setelah bermain di pantai bersama putranya, Stevan, sang anak merasa kedinginan dan tubuhnya penuh pasir. Karena itu, ia membawa anaknya ke kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum pulang.
Masalah mulai muncul ketika Billy diminta membayar tarif toilet. Menurut pengakuannya, ia sempat didorong dan diminta segera membayar, sementara ia menjelaskan bahwa pembayaran akan dilakukan oleh susternya. Saat itu, Billy mengaku sedang repot menggendong anaknya yang masih kotor dan butuh perhatian. Situasi tersebut kemudian memicu adu mulut dengan penjaga toilet.
Dalam penuturannya, Billy mengatakan penjaga toilet itu bahkan memintanya untuk berkelahi. Ia menolak ajakan tersebut dan memilih menahan diri. Setelah itu, ia tetap membayar biaya yang diminta. Billy juga menyebut pembayaran dilakukan melalui suster yang menemaninya, dengan nominal Rp50 ribu, lalu ada pengembalian uang sehingga pada akhirnya yang terpakai hanya Rp10 ribu.
Di tengah keributan, Billy sempat memanggil istrinya untuk merekam kejadian itu. Dalam video yang kemudian viral, ia terdengar mempersoalkan tindakan dorong-mendorong saat dirinya masih membawa anak. Billy menegaskan bahwa ia tidak ingin ribut dan hanya keberatan dengan sikap penjaga toilet yang menurutnya tidak sabar dan berbicara dengan nada tinggi.
Sesudah adu mulut berlangsung, salah satu rekan penjaga toilet datang dan menyampaikan permintaan maaf. Billy mengatakan dirinya menerima maaf tersebut dan tidak ingin persoalan itu berlarut. Ia juga menekankan bahwa inti keberatannya bukan pada uang Rp10 ribu, melainkan pada perlakuan yang diterimanya ketika sedang bersama anak.
Di akhir penjelasannya, Billy berharap peristiwa serupa tidak terulang dan meminta agar wisatawan diperlakukan dengan lebih ramah. Ia menilai, saat pengunjung datang bersama keluarga dan anak kecil, sikap yang lebih sabar akan membantu mencegah kesalahpahaman di tempat wisata.
Sumber: www.grid.id




