BMKG: Ini wilayah yang berpotensi hujan lebat dan angin kencang 8-9 Januari 2026

Diposting pada

– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang pada Kamis (8/1/2026) dan Jumat (9/1/2026).

Menurut analisis BMKG, peningkatan hujan di Indonesia terjadi di sejumlah wilayah, seperti Yogyakarta, Sumatera Barat, hingga Kalimantan Barat.

Kondisi ini disebabkan karena dinamika atmosfer yang terjadi selama sepekan ke depan.

BMKG mencatat, kondisi La Nina lemah, angin Monsun Asia yang menguat, dan kemunculan Bibit Siklon Tropis 91S serta Madden-Julian Oscillation (MJO) berpengaruh terhadap potensi cuaca ekstrem di Indonesia.

“Perpaduan faktor-faktor tersebut mendukung pertumbuhan awan konvektif dan meningkatkan potensi terjadinya hujan di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir,” tulis BMKG.

Lantas, mana saja wilayah yang berpotensi hujan lebat dan angin kencang pada 8-9 Januari 2026?

Wilayah yang berpotensi hujan lebat pada 8-9 Januari 2026

Dilansir dari Peringatan Dini Cuaca Indonesia BMKG, berikut adalah sebaran wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang sampai dengan lebat pada 8-9 Januari 2026:

Kamis, 8 Januari 2026

1. Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat

  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Bengkulu
  • Lampung
  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Bali
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Selatan
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Barat
  • Papua Tengah.

2. Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Banten
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Papua Pegunungan
  • Papua
  • Papua Selatan.

3. Wilayah yang berpotensi dilanda angin kencang

  • Jawa Tengah
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Kepulauan Riau
  • Maluku
  • Sulawesi Selatan.

4. Kabupaten/Kota dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat

  • Aceh: Aceh Selatan, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Bener Meriah, Pidie, Pidie Jaya, Subulussalam, Nagan Raya
  • Sumatera Utara: Dairi, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Samosir, Tapanuli Tengah
  • Sumatera Barat: Pasaman, Kabupaten Agam, Lima Puluh Kota, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Kota Solok, Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya
  • Kepulauan Bangka Belitung: Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Belitung, Belitung Timur
  • Banten: Kabupaten Pandeglang, Kabupaten
  • Lebak
  • Nusa Tenggara Barat: Lombok Utara, Lombok Timur, Dompu, Kota Bima
  • Nusa Tenggara Timur: TTS, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan SUmba Barat Daya
  • Papua Pegunungan: Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Mambaeramo Tengah, Nduga, Pegunungan Bintang, Tolikara, Yahukimo, Yalimo
  • Papua: Kabupaten Jayapura, Sarmi, Kepulauan Yapen, Waropen
  • Papua Selatan: Kabupaten Merauke, Asmat,
  • Boven Digoel, Mappi.

Jumat, 9 Januari 2026

1. Wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Sumatera Barat
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Bengkulu
  • Lampung
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Selatan
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku
  • Papua Barat
  • Papua Pegunungan
  • Papua.

2. Wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat

  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Bali
  • Nusa Tenggara Timur
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Utara
  • Papua Selatan.

3. Wilayah yang berpotensi dilanda angin kencang

  • Aceh
  • Jawa Barat
  • Jawa Timur
  • Kalimantan Barat
  • Kepulauan Riau
  • Maluku
  • Sulawesi Selatan.

4. Kabupaten/Kota dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat

  • Kepulauan Bangka Belitung: Bangka, Bangka Barat
  • Banten: Kabupaten Pandeglang, Kabupaten
  • Lebak
  • Jakarta: Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Selatan
  • Bali: Denpasar, Badung
  • Nusa Tenggara Timur: Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada dan TTS
  • Kalimantan Barat: Bengkayang, Ketapang, Sambas
  • Kalimantan Utara: Malinau
  • Papua Selatan: Kabupaten Merauke, Kabupaten Mappi.

Penyebab hujan lebat dan angin kencang

Menurut analisis prospek cuaca mingguan BMKG, potensi hujan lebat dan angin kencang disebabkan karena dinamika atmosfer pada skala global, regional, dan local.

Pada skala global, ENSO terpantau menguat pada fase negatif yang mengindikasikan bahwa La Nina lemah.

“Kondisi ini berpotensi meningkatkan pasokan uap air yang mendukung pembentukan awan hujan di Sebagian wilayah Indonesia,” tulis BMKG.

Selain itu, Madden–Julian Oscillation (MJO) juga diperkirakan aktif dalam sepekan ke depan. Begitu pun dengan gelombang ekuator seperti Gelombang Kelvin dan Gelombang

Rossby Ekuator.

Fenomena-fenomena ini berkontribusi pada peningkatan aktivitas konveksi dan peluang hujan di wilayah tertentu.

Tak hanya itu, BMKG turut mendeteksi kemunculan Bibit Siklon 91S yang berkembang menjadi Siklon Tropis Jenna per 5 Januari 2026 pukul 13.00 WIB.

Sistem ini muncul di Samudra Hindia barat daya Lampung bergerak ke arah Selata dengan kecepatan 48-63 knot.

Secara tidak langsung, BMKG mencatat bahwa siklon tropis ini memberikan dampak berupa gelombang tinggi, angin kencang, dan hujan lebat di sebagian wilayah Sumatra bagian selatan dan Jawa bagian barat.

Gambar Gravatar
Erwin merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan