Cagliari berhasil mengalahkan Atalanta dengan skor 3-2 dalam pertandingan Serie A pekan ke-34 yang digelar di Unipol Domus, Cagliari, Italia pada Senin (27/4). Sebagai tuan rumah, Cagliari memulai laga dengan sangat agresif. Dalam waktu satu menit pertandingan berjalan, Paul Mendy membawa timnya unggul 1-0 melalui sundulan setelah memanfaatkan umpan silang Michel Adopo.
Tekanan terus berlanjut hingga menit ke-8, saat Mendy kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat penyelesaian jarak dekat usai situasi sepak pojok yang membuat Cagliari unggul 2-0. Atalanta mulai menemukan ritme permainan dan mulai mengancam pertahanan tuan rumah.
Upaya Atalanta membuahkan hasil pada menit ke-40 lewat Gianluca Scamacca yang mencetak gol dari sisi kiri kotak penalti untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-45, Scamacca kembali menjadi momok bagi lini belakang Cagliari. Gol keduanya dicetak setelah memanfaatkan umpan silang Giorgio Scalvini dalam situasi bola mati. Skor pun berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Cagliari kembali mengambil inisiatif serangan. Hasilnya langsung terlihat di menit ke-47 ketika Gennaro Borrelli yang baru masuk sebagai pemain pengganti, sukses mencetak gol dengan sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti. Gol itu membawa Cagliari kembali unggul 3-2.
Setelah gol itu, pertandingan berjalan semakin intens. Atalanta terus menekan demi mencari gol penyeimbang. Sejumlah peluang emas tercipta, termasuk sundulan Scamacca yang nyaris berbuah gol serta beberapa percobaan dari Giacomo Raspadori dan Nikola Krstovic. Namun, penampilan gemilang kiper Cagliari Elia Caprile membuat bola belum mampu bersarang ke gawang.
Pada menit-menit akhir, Atalanta semakin meningkatkan intensitas serangan. Mereka mendapatkan beberapa peluang melalui sepak pojok dan tembakan jarak dekat, tetapi solidnya lini pertahanan Cagliari serta ketangguhan Caprile membuat skor tidak berubah. Wasit memberikan tambahan waktu enam menit di babak kedua, tetapi hingga peluit panjang dibunyikan, Atalanta gagal menyamakan kedudukan. Skor akhir 3-2 pun memastikan kemenangan bagi Cagliari.
Pelatih Atalanta Raffaele Palladino mengungkapkan kekecewaannya setelah pertandingan, terutama karena timnya gagal memberikan respons yang diharapkan usai kekalahan di Coppa Italia. “Ini sangat disayangkan karena di luar aspek permainan, ada banyak penyesalan hari ini. Kami ingin bangkit setelah kekalahan di Coppa Italia, ingin merespons sebagai sebuah tim, sebagai pribadi, tetapi sayangnya kami tidak berhasil melakukannya,” ujar Palladino.
Palladino bahkan merasa gagal karena lawan berhasil membobol gawang anak asuhnya hanya dalam menit pertama pertandingan. “Kami seperti sudah kebobolan sejak di ruang ganti, karena dalam hitungan detik kami langsung kebobolan, lalu delapan menit kemudian terjadi lagi, dan pertandingan sudah terasa sangat berat sejak awal,” kata sang pelatih.
“Setelah itu, kami sebenarnya tampil cukup baik untuk bangkit, para pemain ini tidak pernah menyerah, tetapi kami seharusnya tidak tertinggal dua gol lebih dulu, itulah penyesalan terbesar,” ujar Palladino.




















