Cara Mengoperasikan Electric Shifter Mitsubishi New Xforce HEV dengan Aman

Diposting pada

Mitsubishi New Xforce HEV membawa sistem pemindah transmisi elektrik yang bisa terasa berbeda bagi pengemudi yang biasa memakai tuas konvensional. Meski tampilannya tidak sama, cara memakainya sebenarnya tidak rumit. Pengemudi hanya perlu mengenali fungsi posisi P, R, N, D, dan B agar mobil bisa digunakan dengan benar saat berjalan maupun ketika parkir.

Teknologi elektrifikasi pada SUV hybrid ini tidak hanya hadir lewat sistem penggerak, tetapi juga pada electric shifter yang bekerja secara elektronik. Sistem ini menggantikan mekanisme tuas manual yang lazim ditemukan pada mobil lain. Setelah memahami arah gerak dan fungsi tiap posisi, pengoperasian sehari-hari bisa dilakukan dengan cepat dan aman.

Untuk melaju ke depan, pengemudi cukup memilih posisi D atau Drive. Caranya, geser electric shifter ke arah belakang dua langkah sampai huruf D tampil di panel instrumen. Posisi ini dipakai saat kendaraan bergerak normal di jalan. Sementara itu, untuk mundur, pengemudi harus menekan tombol pengaman di sisi kanan electric shifter terlebih dahulu, lalu menggeser tuas ke arah depan dua langkah hingga indikator R muncul. Sebelum berpindah dari maju ke mundur atau sebaliknya, mobil wajib berhenti total.

Selain D dan R, ada pula posisi N atau Neutral yang berguna ketika kendaraan berada dalam kondisi netral. Jika sebelumnya berada di D, dorong dan tahan electric shifter ke arah depan. Jika dari R, lakukan gerakan ke arah belakang. Tahan beberapa saat sampai indikator N terlihat di layar instrumen. Posisi ini tidak digunakan untuk berkendara, melainkan untuk kebutuhan tertentu saat mobil tidak sedang bergerak.

Posisi P atau Parking dipakai ketika mobil akan ditinggalkan. Pastikan kendaraan sudah berhenti sepenuhnya, lalu tekan tombol P yang berada di bagian atas electric shifter. Setelah indikator P muncul, mobil berada dalam mode parkir. Langkah ini penting agar kendaraan tidak bergerak saat ditinggalkan pengemudi.

Pengemudi juga perlu memahami posisi B atau Regenerative Brake. Mode ini memberikan perlambatan yang lebih kuat saat pedal akselerator dilepas, sekaligus membantu proses pengisian ulang baterai melalui regenerasi energi. Dari posisi D, geser electric shifter ke arah belakang dua langkah hingga B muncul pada indikator. Sensasi deselerasinya akan terasa berbeda dibandingkan saat mobil hanya berada di D.

Bagi yang ingin parkir paralel, ada prosedur khusus untuk memindahkan transmisi ke netral. Mobil harus dalam kondisi menyala dan electric shifter berada di P, sementara parking brake dilepas. Setelah itu, injak dan tahan pedal rem, tekan dan tahan tombol P pada electric shifter, lalu geser tuas satu langkah ke depan atau belakang sampai indikator N muncul di MID. Jika status N sudah terkonfirmasi, mesin dapat dimatikan. Pada dasarnya, sistem ini tidak jauh berbeda dari transmisi lain dari sisi fungsi, hanya mekanisme pemilihannya yang dilakukan secara elektronik.

Sumber: jawapos.com

Tinggalkan Balasan