Chacha Frederica menegaskan pentingnya menjaga privasi anak di tengah sorotan yang terus mengiringi kehidupan publik para selebritas. Sikap itu kembali disorot setelah wajah Baby Soso, putra Al Ghazali dan Alyssa Daguise, sempat terekam tanpa sengaja dalam sebuah vlog, peristiwa yang ikut memicu perbincangan soal batas privasi anak figur publik.
Bagi Chacha, isu tersebut bukan sekadar reaksi sesaat. Ia mengaku sudah sejak lama punya prinsip untuk tidak menampilkan wajah putrinya, Kasya, secara terbuka kepada publik. Selama kurang lebih enam tahun, ia konsisten menjaga agar identitas visual sang anak tidak mudah terekspos kamera, meski dirinya sendiri berada di dunia hiburan yang akrab dengan sorotan media sosial.
Alasan utamanya adalah memberi ruang bagi Kasya untuk menentukan sendiri apakah kelak ingin tampil di depan publik atau tidak. Chacha menilai keputusan semacam itu semestinya datang dari anak ketika ia sudah cukup dewasa untuk memahami konsekuensinya, bukan diputuskan sejak kecil oleh orang tua. Ia ingin Kasya punya kendali atas bagaimana dirinya dikenal di hadapan orang banyak.
Dalam penjelasannya, Chacha menyebut usia Kasya yang baru enam tahun masih terlalu dini untuk memahami pilihan tersebut. Aktivitas syuting yang dijalaninya pun kerap membuat sang putri berada di sekitar kamera, bahkan bolak-balik melintas di area pengambilan gambar. Situasi itu, kata Chacha, membuatnya harus ekstra hati-hati agar wajah Kasya tidak ikut masuk frame secara tidak sengaja.
Meski demikian, ia mengakui Kasya mulai penasaran dan sesekali memprotes saat wajahnya ditutup atau tidak diperbolehkan tampil di depan kamera. Chacha menirukan pertanyaan sang anak yang merasa heran mengapa dirinya tidak boleh ikut terlihat ketika sang ibu bekerja di depan kamera.
Chacha lalu menjelaskan kepada Kasya bahwa keputusan tersebut bukan bentuk penolakan, melainkan upaya memberi perlindungan. Ia ingin anaknya tumbuh dengan kesempatan memilih sendiri, apakah nanti ingin berada di depan kamera atau justru tetap menjaga jarak dari sorotan publik. Dengan cara itu, Chacha berharap Kasya kelak bisa mengambil keputusan berdasarkan pemahaman, bukan karena kebiasaan yang dibentuk sejak kecil.
Sikap Chacha ini menambah daftar suara dari kalangan pesohor yang menyoroti pentingnya batas antara kehidupan pribadi dan ruang publik anak. Di tengah budaya berbagi yang makin terbuka di media sosial, ia memilih jalan yang lebih tertutup demi memberi Kasya waktu, ruang, dan kebebasan untuk menentukan masa depannya sendiri.
Sumber: style.tribunnews.com




