Pemain Malut United, Ciro Henrique Alves Ferreira E. Silva, mengambil langkah penting dalam kariernya di Indonesia. Ia mengajukan permohonan naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku Utara. Kedatangannya didampingi oleh Asisten Manajer klub, Asghar Saleh, menandakan dukungan penuh dari tim yang berbasis di Maluku Utara tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Malut, Budi Argap Situngkir, menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi proses administrasi. Ia menekankan bahwa proses naturalisasi akan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan.
“Kami sangat mendukung proses naturalisasi Saudara Ciro menjadi WNI. Apabila berkas permohonan telah lengkap dan memenuhi persyaratan, kami akan segera memprosesnya melalui sistem AHU online,” ujar Argap. Ia menambahkan bahwa setiap warga negara asing yang memenuhi syarat memiliki hak untuk mengajukan permohonan pewarganegaraan.
Ciro Alves sendiri telah lama malang melintang di sepak bola Indonesia. Sejak tahun 2019, ia telah menjadi bagian dari kancah sepak bola nasional dan kini menjadi pemain kunci bagi Malut United yang akan berlaga di kompetisi Super League 2025-2026.
Dukungan Penuh dari Malut United
Dukungan terhadap Ciro Alves tidak hanya datang dari Kemenkumham Malut, tetapi juga dari klub yang menaunginya, Malut United. Asisten Manajer Asghar Saleh menegaskan bahwa klub memberikan dukungan penuh terhadap keinginan Ciro untuk menjadi WNI. Ia meyakini bahwa pengalaman dan kualitas yang dimiliki penyerang asal Brasil tersebut akan memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola di Maluku Utara.
“Ciro telah menetap di Indonesia sejak tahun 2019 dan memiliki talenta yang luar biasa. Kami percaya bahwa ia dapat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan ekosistem sepak bola Indonesia, khususnya di Maluku Utara,” kata Asghar.
Asghar juga menyoroti pengalaman internasional Ciro yang pernah memperkuat Timnas Brasil pada Piala Dunia U-20. Pengalaman ini, menurutnya, akan menjadi modal berharga bagi Ciro untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi sepak bola Indonesia. Selain itu, klub juga melihat potensi Ciro untuk menjadi pelatih di masa depan, mengingat pengalamannya yang luas di dunia sepak bola.
Pertemuan di Kantor Kemenkumham Malut dihadiri oleh Budi Argap Situngkir, Analis Hukum M. Sidik, serta rombongan dari Malut United. Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam proses naturalisasi Ciro Alves, dan pihak klub berkomitmen untuk segera melengkapi dokumen-dokumen administratif yang diperlukan.
Alasan Personal Ciro Alves Mengajukan Naturalisasi
Ciro Alves mengungkapkan alasan pribadinya mengajukan permohonan naturalisasi. Ia menyatakan bahwa Indonesia telah menjadi rumah baginya dan keluarganya. Kecintaannya pada negara ini menjadi alasan utama ia ingin menjadi bagian dari Indonesia secara resmi.
“Saya bermain di sini dan saya telah jatuh cinta kepada negara Indonesia,” ujar mantan pemain Persib Bandung tersebut.
Ia juga menegaskan kesediaannya untuk melepaskan kewarganegaraan asalnya dan tidak mengambil kewarganegaraan ganda, sesuai dengan aturan yang berlaku di Indonesia. Hal ini menunjukkan keseriusannya untuk menjadi WNI dan memberikan kontribusi positif bagi negara.
Persyaratan Pewarganegaraan
Analis Hukum M. Sidik menjelaskan secara rinci mengenai persyaratan pewarganegaraan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006. Persyaratan tersebut meliputi:
- Usia minimal 18 tahun atau sudah menikah.
- Telah tinggal di Indonesia minimal lima tahun berturut-turut atau sepuluh tahun tidak berturut-turut.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Mampu berbahasa Indonesia.
- Mengakui Pancasila dan UUD 1945.
- Tidak pernah dijatuhi pidana penjara selama satu tahun atau lebih.
- Memiliki pekerjaan atau penghasilan tetap.
- Membayar biaya pewarganegaraan.
Sidik menekankan bahwa seluruh persyaratan tersebut harus dipenuhi agar permohonan pewarganegaraan dapat diproses lebih lanjut. Ia juga memastikan bahwa permohonan tersebut tidak akan menyebabkan kewarganegaraan ganda.
Dengan konsultasi yang telah dilakukan, proses naturalisasi Ciro Alves memasuki tahap awal. Pihak klub akan segera melengkapi dokumen-dokumen administratif yang diperlukan agar proses ini dapat berjalan dengan lancar. Diharapkan, Ciro Alves dapat segera menjadi WNI dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi sepak bola Indonesia, khususnya di Maluku Utara.



















