Daihatsu Rocky Hybrid: Lonjakan Pesanan Tembus Ratusan Unit, Waktu Pengiriman Menjadi Tantangan
Meskipun baru diluncurkan secara nasional pada pertengahan tahun 2025, Daihatsu Rocky Hybrid telah berhasil menarik perhatian pasar otomotif Indonesia dengan lonjakan pesanan yang signifikan. Hingga dua bulan pertama tahun 2026, jumlah pesanan untuk crossover rakitan Jepang ini telah mencapai angka impresif 550 unit. Tingginya minat ini, sayangnya, berbanding lurus dengan waktu tunggu yang kini mencapai dua bulan sebelum kendaraan dapat dikirimkan kepada para pemesannya.
Situasi ini tentu menjadi perhatian serius bagi PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (DSO), salah satu pemain utama dalam penjualan produk-produk Daihatsu di tanah air. Tri Mulyono, Marketing and Customer Relations Division Head DSO, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah memfokuskan upaya besar untuk memenuhi tingginya permintaan terhadap mobil hibrida ini. Hingga saat ini, baru sekitar 160 unit Daihatsu Rocky Hybrid yang berhasil dikirimkan kepada konsumen.
Dalam sebuah kesempatan yang diungkapkan di sela acara penganugerahan hadiah program Daifest 2025 di Jakarta, Tri Mulyono menjelaskan bahwa DSO secara aktif bekerja sama dengan PT Astra-Daihatsu Motor (ADM), selaku Agen Pemegang Merek (APM) Daihatsu di Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah pasokan secara signifikan, guna memangkas waktu tunggu yang dirasakan cukup panjang oleh para calon konsumen.
Upaya Peningkatan Pasokan dan Koordinasi Global
Sebelumnya, pengiriman Daihatsu Rocky Hybrid dilakukan dalam jumlah terbatas, yakni sekitar 40 unit per periode. Namun, mulai Februari 2026, angka ini telah mengalami peningkatan dua kali lipat menjadi 80 unit per periode. Tri Mulyono optimis bahwa jumlah pasokan ini masih dapat ditingkatkan lebih lanjut. Hal ini dikarenakan ADM secara intensif tengah berkoordinasi dengan prinsipal Daihatsu di Jepang untuk memastikan ketersediaan unit yang lebih banyak.
Bahkan, pihak prinsipal Daihatsu di Jepang pun telah menyadari tingginya antrean pesanan Daihatsu Rocky Hybrid di Indonesia. Fenomena ini terjadi berbarengan dengan performa penjualan Daihatsu Rocky yang sangat baik di pasar domestik Jepang. Menariknya, varian hibrida kini telah menyumbang porsi yang cukup besar, mencapai 60 persen dari total penjualan Daihatsu Rocky di Jepang, menunjukkan tren global yang kuat terhadap teknologi elektrifikasi.
Faktor Pendorong Minat Daihatsu Rocky Hybrid
Tingginya minat terhadap Daihatsu Rocky Hybrid dapat ditinjau dari beberapa aspek yang menjadikannya primadona di segmen crossover. Kombinasi teknologi hibrida yang efisien, desain yang modern, serta fitur-fitur canggih yang ditawarkan menjadi daya tarik utama.
- Efisiensi Bahan Bakar: Teknologi hibrida pada Daihatsu Rocky memungkinkan penggunaan bahan bakar yang lebih hemat, terutama dalam kondisi berkendara perkotaan yang sering berhenti dan berjalan. Kombinasi mesin bensin dan motor listrik bekerja secara sinergis untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar.
- Performa yang Responsif: Meskipun berfokus pada efisiensi, Daihatsu Rocky Hybrid tetap menawarkan performa yang cukup responsif berkat dukungan motor listrik. Akselerasi awal terasa lebih ringan dan bertenaga, memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan.
- Ramah Lingkungan: Dengan emisi gas buang yang lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional, Daihatsu Rocky Hybrid menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan, sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu-isu lingkungan.
- Desain Modern dan Fungsional: Daihatsu Rocky dikenal dengan desainnya yang tangguh namun tetap stylish, cocok untuk gaya hidup perkotaan maupun petualangan ringan. Ruang kabin yang lapang dan fungsionalitasnya juga menjadi nilai tambah bagi konsumen.
- Fitur Teknologi Terkini: Kendaraan ini umumnya dilengkapi dengan berbagai fitur teknologi modern, mulai dari sistem infotainment yang terintegrasi, fitur keselamatan canggih, hingga kemudahan akses dan kenyamanan berkendara.

Tantangan dan Proyeksi ke Depan
Meskipun permintaan tinggi adalah kabar baik bagi produsen dan distributor, tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah bagaimana mengelola rantai pasokan agar dapat memenuhi ekspektasi konsumen. Waktu tunggu yang lama berpotensi mengurangi kepuasan pelanggan, meskipun mereka memahami kendala produksi.
Koordinasi yang terus-menerus antara ADM dan prinsipal Daihatsu di Jepang menjadi kunci untuk mengatasi masalah ini. Peningkatan kapasitas produksi, optimalisasi logistik, dan potensi penambahan varian atau opsi produksi dapat dipertimbangkan untuk mempercepat proses pengiriman.
Proyeksi ke depan menunjukkan bahwa tren elektrifikasi di pasar otomotif Indonesia akan terus berkembang. Daihatsu Rocky Hybrid, dengan posisinya sebagai salah satu pemain awal di segmen crossover hibrida, memiliki potensi besar untuk terus mendominasi pasar jika mampu mengatasi tantangan pasokan ini. Keberhasilan dalam menyeimbangkan permintaan dan pasokan akan menjadi penentu utama dalam mempertahankan momentum positif penjualan dan loyalitas pelanggan.
Diharapkan dengan adanya peningkatan pasokan yang terus diupayakan, antrean panjang pesanan Daihatsu Rocky Hybrid dapat segera terurai, memberikan kepuasan penuh bagi para konsumen yang telah menantikan kehadiran mobil idaman mereka.













