• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Olahraga Sepak Bola

Deco Kecam VAR Usai Barca Dibantai 0-4 oleh Atletico

Erwin by Erwin
14 Februari 2026 - 06:52
in Sepak Bola
0

Kekalahan Telak Barcelona: Deco Kritik Tajam VAR dan Soroti Kinerja Tim

Pertandingan antara Atletico Madrid dan Barcelona di Stadion Metropolitano baru saja usai dengan hasil yang mengejutkan dan mengecewakan bagi kubu Catalan. Kekalahan telak dengan skor 4-0 tidak hanya menyoroti performa buruk tim di lapangan, tetapi juga memicu kritik keras dari Direktur Olahraga Barcelona, Deco, terhadap penggunaan teknologi Video Assistant Referee (VAR). Deco merasa keputusan wasit dan durasi peninjauan VAR sangat merugikan jalannya pertandingan, bahkan mengaburkan esensi permainan itu sendiri.

Deco secara spesifik menyoroti dua momen krusial yang menurutnya sangat memengaruhi hasil akhir laga. Insiden pertama adalah dianulirnya gol Pau Cubarsi. Proses peninjauan gol tersebut memakan waktu yang sangat lama, mencapai enam menit, menimbulkan frustrasi dan menghentikan momentum tim. Deco berpendapat bahwa ketidakpastian yang timbul akibat durasi peninjauan yang berlarut-larut ini sangat merusak alur pertandingan dan ritme permainan.

Selanjutnya, Deco juga menyoroti insiden pelanggaran keras yang dilakukan oleh Giuliano Simeone terhadap Alejandro Balde. Menurut pandangannya, tekel tersebut seharusnya diganjar kartu merah jika wasit melakukan peninjauan ulang tayangan di layar monitor dengan lebih saksama. Ketidaktegasan dalam memberikan hukuman atas pelanggaran serius seperti ini, menurut Deco, menunjukkan adanya inkonsistensi dalam penerapan aturan dan membuat pertandingan terasa tidak adil.

Analisis Mendalam atas Kekalahan Telak

Mengenai hasil akhir yang begitu mencolok, yakni kekalahan 4-0, Deco tidak menampik bahwa timnya memang tidak tampil pada level terbaiknya. Ia mengakui bahwa Barcelona mengalami kesulitan, terutama di paruh pertama pertandingan, dalam meredam agresivitas permainan Atletico Madrid.

“Hasil ini sangat berat. Kami tidak bermain dengan baik dan gagal meredam agresivitas lawan di babak pertama, meski ada perbaikan di babak kedua. Atletico adalah tim besar yang akan menghukum setiap kesalahan,” ujar Deco, menyadari sepenuhnya kelemahan timnya pada pertandingan tersebut. Pengakuan ini menunjukkan bahwa manajemen Barcelona menyadari adanya masalah fundamental yang perlu segera dibenahi, bukan hanya mengandalkan faktor eksternal seperti keputusan wasit.

Baca Juga  Bek Timnas Indonesia Sejajar Bintang Barcelona, Kalah Pamor dari Madrid

Optimisme Menyongsong Leg Kedua: Harapan untuk Remontada

Meskipun harus menelan kekalahan telak di kandang lawan, Deco menunjukkan sikap optimisme yang patut diacungi jempol. Ia meyakini bahwa sejarah Barcelona yang kerap kali mampu melakukan “remontada” atau kebangkitan luar biasa dari ketertinggalan, masih bisa terulang kembali di leg kedua yang akan digelar di kandang sendiri.

“Tim ini memiliki kapasitas untuk bangkit. Memang akan sulit, tetapi tidak ada yang mustahil bagi kami,” tegasnya, mencoba membangkitkan semangat para pemain dan penggemar. Keyakinan ini didasarkan pada sejarah panjang klub yang telah seringkali menunjukkan mentalitas juara dan kemampuan untuk membalikkan keadaan dalam situasi yang paling sulit sekalipun.

Kritikan Tajam terhadap VAR dan Penjelasan Taktis

Kekecewaan terbesar Deco tampaknya memang tertuju pada efektivitas VAR. Ia secara terbuka mengungkapkan keraguannya terhadap kontribusi VAR dalam meningkatkan kualitas sepak bola secara keseluruhan.

“Saya tidak melihat adanya peningkatan kualitas dengan keberadaan VAR. Keputusannya semakin sulit dipahami, bahkan terkadang membutuhkan waktu hingga sepuluh menit hanya untuk menentukan satu momen,” keluhnya. Pernyataan ini mencerminkan frustrasi yang mendalam terhadap cara VAR diterapkan, yang menurutnya justru menambah kerumitan dan memperlambat permainan, alih-alih memberikan kejelasan.

Selain itu, Deco juga memberikan penjelasan mengenai keputusan taktis yang diambilnya, yaitu menarik keluar Marc Casado. Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut murni demi keamanan tim. Mengingat Casado sudah mengantongi kartu kuning, risiko pelanggaran yang bisa berujung pada kartu merah saat mencoba menghentikan serangan balik cepat Atletico dinilai terlalu besar. Terlebih lagi, kondisi lapangan yang licin dan membuat pemain sering terpeleset, menambah potensi terjadinya pelanggaran yang tidak disengaja.

Baca Juga  Borong Bintang Eropa: Klub Liga 1 Yogyakarta Rekrut Mantan Pemain Premier League, Siapa Dia?

Sebagai penutup, Deco kembali menegaskan ketidakadilannya terhadap insiden pelanggaran yang dilakukan oleh Simeone. Ia berpegang teguh pada pendiriannya bahwa jika VAR benar-benar digunakan untuk meninjau secara cermat, maka tekel Simeone terhadap Balde seharusnya berbuah kartu merah yang tegas. Pernyataan ini menjadi penutup kritik Deco, yang menyoroti perlunya konsistensi dan ketegasan dalam penerapan teknologi VAR di dunia sepak bola.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Analisis Lengkap: Kemenangan Timnas Indonesia & Jalan Menuju Kualifikasi Piala Dunia Berikutnya
Olahraga

Analisis Lengkap: Kemenangan Timnas Indonesia & Jalan Menuju Kualifikasi Piala Dunia Berikutnya

18 Juni 2026 - 17:38
Kabar Surabaya: Hasil Final Liga Champions 2026: Drama Penalti Menentukan Juara Baru
berita

Kabar Surabaya: Hasil Final Liga Champions 2026: Drama Penalti Menentukan Juara Baru

18 Juni 2026 - 14:07
Analisis Lengkap: Bagaimana Timnas Indonesia Melaju ke Babak Selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia
Olahraga

Analisis Lengkap: Bagaimana Timnas Indonesia Melaju ke Babak Selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia

18 Juni 2026 - 06:21
Kabar Yogyakarta: Bintang Sepak Bola Dunia Umumkan Pensiun di Akhir Musim Ini, Warisan Tersisa di Tanah Air
berita

Kabar Yogyakarta: Bintang Sepak Bola Dunia Umumkan Pensiun di Akhir Musim Ini, Warisan Tersisa di Tanah Air

18 Juni 2026 - 05:38
Maxwell & Allano Out: Jakmania Rela?
Sepak Bola

Maxwell & Allano Out: Jakmania Rela?

18 Juni 2026 - 05:11
berita

Borong Bintang Eropa: Klub Liga 1 Yogyakarta Rekrut Mantan Pemain Premier League, Siapa Dia?

18 Juni 2026 - 00:42
Please login to join discussion

Berita Populer

  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Terapi Gen: Harapan Baru Pengobatan Kanker? Analisis Mendalam Temuan Terbaru Ilmuwan

Terapi Gen: Harapan Baru Pengobatan Kanker? Analisis Mendalam Temuan Terbaru Ilmuwan

19 Juni 2026 - 00:42
Iran War’s ‘Strait of Tears’ Threatens Australia

Iran War’s ‘Strait of Tears’ Threatens Australia

19 Juni 2026 - 00:38
Demo Jakarta Juni 2026: Waspada Titik Macet, Cari Jalur Alternatif

Demo Jakarta Juni 2026: Waspada Titik Macet, Cari Jalur Alternatif

19 Juni 2026 - 00:38
Geger Tau Tau Festival: 7 Motor Raib, LBHKI Desak Panitia Bertanggung Jawab

Geger Tau Tau Festival: 7 Motor Raib, LBHKI Desak Panitia Bertanggung Jawab

19 Juni 2026 - 00:12
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In