Kontingen Indonesia menutup kiprah di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan total 39 medali, terdiri dari 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Dari lima emas yang diraih, dua di antaranya datang dari atlet putri: Desak Made Rita Kusuma Dewi di cabang panjat tebing dan Nurisa Dian Ashrifah di panahan. Capaian emas ini melampaui target awal pemerintah yang mematok empat emas, meski jumlah tersebut masih di bawah raihan Indonesia pada Asian Games Hangzhou 2022 yang mengumpulkan tujuh emas.
Desak Made kembali menjadi sorotan lewat nomor speed putri. Atlet asal Bali itu tampil paling cepat dan memastikan medali emas untuk Merah Putih. Yang membuat prestasinya makin istimewa, ia juga memecahkan catatan waktunya sendiri di ajang multi-event terbesar Asia tersebut. Pada edisi 2022, Desak membukukan waktu 6,07 detik, sedangkan di Jepang ia mencatat 6,062 detik saat memastikan kemenangan.
Sementara itu, Nurisa Dian Ashrifah datang ke Asian Games 2026 dengan pendekatan berbeda. Pepanah berusia 20 tahun itu tidak membebani diri dengan target berlebihan. Ia hanya ingin tampil tenang dan menikmati setiap kesempatan di lapangan. Sikap itu justru membawanya sampai ke podium tertinggi setelah merebut emas nomor compound individual putri.
Di partai puncak, Nurisa menundukkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dengan skor tipis 139-137. Kemenangan tersebut menegaskan konsistensi atlet muda Indonesia di nomor panahan, sekaligus menambah pundi-pundi emas bagi kontingen Merah Putih pada hari penutupan pesta olahraga Asia itu.
Jika dibandingkan dengan edisi sebelumnya, total 39 medali Indonesia kali ini juga menunjukkan peningkatan. Pada Asian Games 2022, kontingen Merah Putih mengakhiri perjuangan dengan 36 medali. Artinya, meski emas yang diraih menurun, total medali justru bertambah tiga keping.
Rangkaian hasil tersebut ikut memperlihatkan bahwa Indonesia tetap menjaga tradisi membawa pulang medali dari Asian Games. Pemerintah pun telah menyiapkan bonus bagi para peraih medali, yakni Rp3 miliar untuk emas, Rp2 miliar untuk perak, dan Rp1 miliar untuk perunggu. Dengan dua emas dari atlet putri, Desak Made dan Nurisa menjadi wajah penting dalam penutup perjalanan Indonesia di Aichi-Nagoya 2026.
Sumber: www.bolasport.com




