Indonesia kembali memperbaiki posisi di klasemen medali Asian Games 2026 Aichi-Nagoya setelah cabang panjat tebing menyumbang emas lewat Desak Made Rita Kusuma Dewi. Tampil di nomor speed putri, atlet berusia 25 tahun itu menang pada Rabu, 30 September 2026, di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Nagoya, Jepang, sekaligus mengantar Indonesia menambah koleksi medali menjadi 31 keping.
Kemenangan Desak bukan sekadar tambahan angka di papan klasemen. Ia menuntaskan final dengan selisih sangat tipis, hanya 0,002 detik, atas wakil China Deng Li Juan. Hasil itu juga menegaskan ketatnya duel keduanya, karena mereka sebelumnya pernah saling berhadapan di final Olimpiade Paris 2024. Dalam ajang kali ini, performa Desak membuat panjat tebing kembali menjadi salah satu sumber emas utama bagi Merah-Putih.
Dengan hasil tersebut, Indonesia meraih emas keempat di Asian Games 2026. Catatan Desak sekaligus memecahkan dua rekor, yakni rekor Asia dan rekor Asian Games. Untuk level Asia, ia memperbaiki waktunya sendiri. Sementara di Asian Games, rekor lama Deng Li Juan ikut tergeser. Prestasi ini menambah nilai penting dari medali emas yang ia bawa pulang.
Dampaknya langsung terasa pada posisi Indonesia di klasemen. Per pukul 21.20 WIB, Rabu malam, Indonesia naik dua tingkat dan menempati urutan ke-13. Total perolehan Merah-Putih tercatat 4 emas, 7 perak, dan 20 perunggu. Kenaikan itu membuat Indonesia semakin dekat dengan Malaysia yang berada satu peringkat di atasnya, tepatnya di posisi ke-11 dengan 6 emas, 5 perak, dan 12 perunggu.
Di papan atas, dominasi negara-negara Asia Timur masih belum tergoyahkan. China tetap memimpin, disusul Jepang dan Korea Selatan di tiga besar. Sementara itu, Thailand menjadi negara Asia Tenggara dengan posisi terbaik sejauh ini, menempati peringkat lima berbekal 11 emas, 8 perak, dan 12 perunggu. Kondisi ini menunjukkan persaingan medali masih terbuka lebar menjelang hari-hari berikutnya.
Peluang Indonesia untuk menambah emas belum tertutup. Pada Kamis, 1 Oktober 2026, kontingen Merah-Putih masih punya kans dari esports nomor Mobile Legends yang mempertemukan Indonesia dengan Myanmar di partai final. Selain itu, panjat tebing juga masih menyimpan harapan melalui nomor speed putra, dengan andalan Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahria. Jika dua sektor itu berjalan sesuai rencana, posisi Indonesia di klasemen berpeluang kembali membaik.
Sumber: www.bolasport.com




