Endrick Felipe, talenta muda yang digadang-gadang sebagai calon bintang masa depan, baru-baru ini menunjukkan sisi yang kurang mengenakkan dalam kariernya bersama Olympique Lyon. Meski performanya secara keseluruhan impresif sejak dipinjamkan dari Real Madrid, insiden kartu merah yang diterimanya di pekan ke-21 Liga Prancis menjadi sorotan. Peristiwa ini terjadi saat Lyon bertandang ke markas FC Nantes, tim yang berada di papan bawah klasemen, pada Sabtu (7/2/2026). Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Lyon tersebut, justru diwarnai oleh keluarnya Endrick dari lapangan lebih awal.
Kronologi Kartu Merah yang Kontroversial
Wasit Mathieu Vernice mengeluarkan Endrick setelah melihat beberapa insiden yang berujung pada pelanggaran fatal. Sejak awal pertandingan, terlihat jelas bahwa pemain-pemain Nantes berusaha memprovokasi penyerang berusia 19 tahun itu. Upaya provokasi ini membuahkan hasil di menit-menit awal laga.
- Menit ke-2: Endrick sudah diganjar kartu kuning pertama. Pelanggaran ini terjadi ketika ia menarik kaus gelandang Nantes, Mathis Abline, yang hendak melakukan serangan balik.
- Menit ke-25: Lyon berhasil memecah kebuntuan melalui gol Pavel Sulc, yang tercipta setelah tembakan Afonso Moreira berbelok masuk ke gawang setelah mengenai kaki Sulc.
- Menit ke-60: Setelah mendapatkan kartu kuning di babak pertama, Endrick seharusnya bermain lebih hati-hati. Namun, ia melakukan tindakan ceroboh dengan melanggar Dehmaine Tabibou saat berusaha merebut bola dari belakang. Awalnya, wasit hanya memberikan kartu kuning kedua, yang seharusnya berujung pada pengusiran.
Namun, drama belum berakhir. Wasit Vernice memutuskan untuk meninjau ulang insiden tersebut melalui Video Assistant Referee (VAR). Setelah peninjauan, keputusan wasit berubah menjadi kartu merah langsung. Hal ini didasari oleh temuan bahwa pelanggaran Endrick dinilai membahayakan lawan.
Dampak Pelanggaran dan Cedera Lawan
Keputusan VAR yang mengubah kartu kuning kedua menjadi kartu merah langsung semakin memberatkan hukuman bagi Endrick. Hal ini juga diperkuat oleh fakta bahwa Dehmaine Tabibou harus ditarik keluar dari lapangan karena mengalami cedera akibat tekel keras tersebut. Insiden ini menandai kartu merah pertama yang diterima Endrick akibat aksinya di lapangan sejak memulai karier di Eropa.
Sebelumnya, Endrick memang pernah mendapatkan kartu merah saat masih membela Real Madrid pada November tahun lalu. Namun, kartu merah tersebut ia terima saat duduk di bangku cadangan, sebagai bentuk protes kerasnya terhadap wasit keempat dalam pertandingan melawan Valencia.
Tren Performa yang Menurun Akibat Insiden
Penampilan prematur Endrick di lapangan ini terjadi di tengah tren performanya yang sedang ganas. Sejak direkrut oleh Olympique Lyon dari Real Madrid pada Desember 2025 dengan status pinjaman, pemain bernama lengkap Endrick Felipe Moreira de Sousa ini seolah terlahir kembali.
Dalam lima pertandingan pertamanya bersama Lyon, ia berhasil mencetak 5 gol dan memberikan 1 assist. Di Liga Prancis, ia mencetak hat-trick ke gawang FC Metz dan satu assist dalam debutnya di Ligue 1 melawan Brest. Kontribusinya juga terlihat di Piala Prancis, di mana ia mencetak satu gol saat menghadapi Lille dan Stade Lavallois.
Latar Belakang Kepindahan ke Lyon
Kepindahan Endrick ke Lyon merupakan strategi untuk keluar dari statusnya sebagai pemain cadangan yang kerap menghiasi bangku Real Madrid. Los Blancos meminjamkannya ke Prancis selama enam bulan. Olympique Lyon dilaporkan harus membayar biaya sewa jasa sebesar 1 juta euro, ditambah menanggung setengah dari gaji sang pemain.
Namun, Real Madrid menyisipkan klausul khusus dalam perjanjian transfer ini. Jika Endrick mampu mengumpulkan 25 penampilan sebagai starter hingga akhir musim, Lyon tidak perlu membayar biaya pinjaman tersebut, alias gratis. Insiden kartu merah ini tentu menjadi pukulan bagi ambisi Endrick untuk memenuhi syarat tersebut dan bagi Lyon untuk mendapatkan jasanya secara gratis.



















