Kabupaten Gianyar Terus Berupaya Mengatasi Permasalahan Sosial
Dinas Sosial Kabupaten Gianyar terus menunjukkan komitmennya dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial yang ada di wilayahnya. Salah satu fokus utama mereka adalah program rehabilitasi sosial bagi lansia terlantar. Upaya ini dilakukan secara berkelanjutan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan para lansia yang membutuhkan perhatian khusus.
Rehabilitasi Lansia Terlantar
Pada tahun 2025, Dinas Sosial Kabupaten Gianyar telah melaksanakan program rehabilitasi sosial yang menyasar lansia terlantar di tujuh kecamatan yang tersebar di seluruh wilayah Gianyar, Bali. Bentuk bantuan yang diberikan berupa pemenuhan kebutuhan dasar untuk menunjang kehidupan sehari-hari.
“Bantuan yang kami berikan meliputi 20 kg beras, 5 liter minyak goreng, dan 2 kg gula pasir,” ujar Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Gianyar, Nurwidyawanto, pada Minggu, 25 Januari 2026. Bantuan ini secara khusus ditujukan kepada lansia terlantar yang kondisi fisiknya kurang aktif dan tinggal seorang diri di rumah, atau terpisah dari keluarga mereka.
Nurwidyawanto menambahkan bahwa program rehabilitasi lansia akan terus berlanjut pada tahun 2026. Rencananya, Dinas Sosial akan menyalurkan 10 paket pakaian olahraga dan 20 bantuan permakanan kepada para penerima manfaat. “Jumlah tersebut adalah yang sudah terdata dalam program, namun ada kemungkinan jumlah penerima manfaat akan bertambah seiring dengan berjalannya waktu,” ungkapnya.
Bantuan untuk Lansia Produktif
Selain fokus pada lansia terlantar, Dinas Sosial Kabupaten Gianyar juga memberikan perhatian kepada lansia yang masih produktif. Bantuan ini bertujuan untuk mendukung aktivitas dan menjaga kesehatan para lansia agar tetap aktif dan bersemangat dalam menjalani hari-hari mereka.
Sebagai contoh, di Desa Siangan, Dinas Sosial memberikan bantuan berupa baju kaos dan celana training kepada 25 lansia. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para lansia untuk seragam saat mengikuti kegiatan senam lansia atau yoga. Dengan demikian, para lansia dapat berolahraga dengan nyaman dan meningkatkan kesehatan fisik mereka.
Data dan Fakta Permasalahan Sosial di Gianyar
Dinas Sosial Kabupaten Gianyar juga memaparkan data terkait permasalahan sosial yang ada di wilayahnya. Data ini penting untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi sosial di Gianyar dan menjadi dasar dalam perencanaan program-program sosial yang efektif.
-
Penurunan Jumlah Lansia Terlantar: Jumlah lansia terlantar di Kabupaten Gianyar mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada tahun 2021, tercatat ada 658 lansia terlantar, namun pada tahun 2025 jumlahnya menurun menjadi 469 orang. Penurunan ini menunjukkan bahwa program-program rehabilitasi sosial yang dijalankan oleh Dinas Sosial mulai menunjukkan hasil yang positif.
-
Kenaikan Jumlah Penyandang Disabilitas: Sementara itu, jumlah penyandang disabilitas di Gianyar mengalami sedikit kenaikan. Dari tahun 2021 hingga 2025, jumlah penyandang disabilitas meningkat dari 2.756 orang menjadi 2.762 orang. Kenaikan ini perlu menjadi perhatian khusus agar Dinas Sosial dapat memberikan pelayanan dan dukungan yang memadai bagi para penyandang disabilitas.
-
Jumlah Fakir Miskin Stagnan: Jumlah fakir miskin di Gianyar cenderung stagnan dari tahun 2021 hingga 2025, yaitu sebanyak 3.537 orang. Meskipun tidak mengalami peningkatan, jumlah ini tetap menjadi tantangan bagi Dinas Sosial untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin di Gianyar.
Program Pemberdayaan Lansia Produktif
Dinas Sosial Kabupaten Gianyar juga memiliki program khusus untuk memberdayakan lansia produktif. Program ini bertujuan untuk memberikan wadah bagi para lansia untuk tetap aktif dan berkontribusi dalam masyarakat. Salah satu bentuk programnya adalah dengan membuat kerajinan tangan atau sarana upacara adat yang kemudian dijual.
“Melalui kegiatan ini, para lansia dapat berkumpul dan berinteraksi satu sama lain. Tujuan utamanya bukan hanya untuk mendapatkan penghasilan secara ekonomi, tetapi lebih kepada membangun komunikasi sosial, memiliki teman untuk mengobrol, berbagi cerita, dan mencurahkan keluh kesah,” jelas Nurwidyawanto. Dengan demikian, para lansia dapat merasa lebih bahagia dan termotivasi untuk tetap aktif dalam kehidupan sosial.
Program-program yang dijalankan oleh Dinas Sosial Kabupaten Gianyar ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengatasi permasalahan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para lansia terlantar dan produktif. Diharapkan, upaya ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat Gianyar.



















