Maxresdefault 44

Haruskah Maroko mendapat kartu merah saat melawan Belanda? ‘Pelanggaran yang keji’

Diposting pada

Tak lama setelah jeda minum pertama dalam pertandingan Piala Dunia antara Belanda dan Maroko (skor babak pertama 0-0), pertandingan sempat terhenti sejenak. Gelandang Azzedine Ounahi bertabrakan dengan bek Jan Paul van Hecke. Saat itu, siku Ounahi mengenai wajah pemain asal Zeeland tersebut.

Wasit Wilton Sampaio, yang di babak pertama sudah cukup menonjol karena terlalu sering berbicara dengan para pemain, memutuskan untuk tidak mengambil tindakan apa pun terkait insiden tersebut.

Wasit video pun membiarkan momen tersebut berlalu begitu saja, meskipun Van Hecke berteriak-teriak.

Komentator NOS, Jeroen Grueter, langsung menyoroti dugaan sikutan tersebut dan merasa heran mengapa Sampaio tidak memeriksanya.

Di platform X, jurnalis Jeroen Kapteijns dari De Telegraaf juga langsung menanggapi. “Pelanggaran kotor dari pemain nomor 8 Maroko, Ounahi, yang menyikut wajah Van Hecke, namun wasit asal Brasil itu menutupinya dengan ‘jubah kasih sayang’, memberikan tendangan bebas, namun tidak mengeluarkan kartu.”

Kapteijns tampaknya melihat tren yang jelas. “VAR kembali tidak bertindak, seperti yang sering terjadi di Piala Dunia ini.” Tepat sebelum babak pertama berakhir, Van Hecke kembali terkena pukulan di kepalanya, kali ini oleh pemain asal Leiderdorp, Noussair Mazraoui.

Akibatnya, Van Hecke mengalami luka serius di kepala. Bek Tottenham Hotspur tersebut kini telah mendapat perawatan dan dapat melanjutkan permainan.

Gambar Gravatar
Luna merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan