Pertandingan antara Arema FC dan Malut United dalam lanjutan Super League 2025/2026 berlangsung sangat menarik. Meskipun Arema FC tampil di kandang sendiri, mereka harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Malut United. Pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (3/4/2026) sore, berlangsung sengit dengan sejumlah momen krusial yang melibatkan keputusan VAR.
Babak Pertama yang Penuh Drama

Sejak awal laga, kedua tim tampil agresif. Malut United sempat mencetak gol cepat pada menit ke-12 melalui situasi yang berujung gol bunuh diri bek Arema, Hansamu Yama Pranata. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah menilai adanya pelanggaran lebih dulu yang dilakukan David Da Silva terhadap Muhammad Anwar Rifai.
Arema merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Peluang pertama datang pada menit ke-21 melalui sepakan Salim Tuharea, tetapi bola masih melenceng tipis di sisi kiri gawang lawan.
Tim tuan rumah akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-26. Hansamu Yama menebus kesalahan sebelumnya dengan mencetak gol lewat sundulan keras, memanfaatkan umpan sepak pojok Gustavo Franca. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Arema.
Kembali Berimbang Setelah Penalti

Keunggulan tersebut membuat Arema semakin percaya diri. Gustavo Franca kembali mengancam lewat tendangan bebas di menit ke-33, meski bola belum menemui sasaran.
Malut United tidak tinggal diam. Serangan balik cepat pada menit ke-34 melalui Ciro Alves hampir berbuah gol, namun berhasil digagalkan oleh Anwar Rifai. Dalam proses penyelamatan itu, kepala Anwar sempat membentur tiang gawang.
Petaka bagi Arema datang pada menit ke-36. Bek Ahmad Alfarizie dinilai melakukan pelanggaran terhadap Igor Inocencio di kotak penalti. Setelah meninjau VAR, wasit mengesahkan penalti untuk Malut United.
David Da Silva yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-42. Skor kembali imbang 1-1 dan bertahan hingga turun minum, meski Arema sempat mendapat peluang emas di masa injury time melalui sundulan Alfarizie yang membentur tiang.
Evaluasi Performa Tim

Pertandingan ini menunjukkan bahwa Arema FC memiliki potensi besar, tetapi juga memiliki kelemahan yang perlu diperbaiki. Di sisi lain, Malut United menunjukkan ketangguhan mereka, terutama dalam memanfaatkan peluang yang ada.
Beberapa hal yang bisa dievaluasi dari pertandingan ini adalah:
– Konsistensi pertahanan Arema FC: Gol yang dicetak oleh Malut United melalui penalti menunjukkan bahwa pertahanan Arema FC masih rentan.
– Ketajaman serangan Malut United: Meskipun hanya mencetak satu gol, Malut United mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya.
– Penggunaan VAR: Keputusan VAR dalam mengesahkan penalti untuk Malut United menjadi faktor penting dalam hasil pertandingan ini.
Kesimpulan
Meskipun berakhir imbang, pertandingan antara Arema FC dan Malut United memberikan banyak pelajaran bagi kedua tim. Arema FC harus lebih waspada dalam menjaga pertahanan, sementara Malut United perlu memperbaiki efisiensi serangan mereka.
Dengan hasil ini, Arema FC tetap berada di posisi yang baik di klasemen sementara, sedangkan Malut United juga menunjukkan kemampuan mereka untuk bersaing dengan tim-tim kuat lainnya.
Penulis: Rizky Adi Saputra


















