Hatta Rajasa Konfirmasi Siap Jadi Wakil Ketua Wantimpres

Diposting pada

JAKARTA – Hatta Rajasa memastikan dirinya bersedia mengemban tugas sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Pernyataan itu ia sampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat (2/10), menjelang prosesi pelantikan jajaran Wantimpres oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hatta mengatakan tawaran untuk masuk ke lembaga penasihat presiden itu datang melalui jalur resmi pemerintahan. Dua hari sebelum pelantikan, ia menerima kabar dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi yang menyampaikan pesan Presiden Prabowo. Saat itu, Hatta dimintai kesediaannya untuk menempati posisi wakil ketua.

Ia tidak menutupi bahwa keputusan menerima jabatan tersebut didasari alasan pengabdian. Menurut Hatta, tugas negara semacam ini adalah amanah yang perlu dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa pertimbangannya sederhana, yakni memberi kontribusi untuk negara ketika diminta.

Setelah menyatakan kesediaan, Hatta kembali dihubungi pada Jumat pagi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Dari percakapan itu, ia mendapat informasi bahwa pelantikan akan digelar pada hari yang sama. Dengan begitu, jadwal pengukuhan para pejabat Wantimpres dipastikan berlangsung sore harinya di Istana Kepresidenan Jakarta.

Meski sudah mengetahui dirinya akan dilantik, Hatta mengaku belum memperoleh gambaran lengkap mengenai susunan anggota Wantimpres yang lain. Ia juga belum bisa memastikan berapa banyak tokoh yang akan masuk ke dalam lembaga tersebut. Nama-nama resmi baru akan diumumkan setelah pelantikan dan terbitnya Keputusan Presiden.

Menjelang acara itu, sejumlah tokoh terlihat hadir di kawasan Istana Kepresidenan. Mereka antara lain Pratikno, Agum Gumelar, Budi Gunawan, Chairul Tanjung, Anwar Iskandar, Said Aqil Siradj, Rocky Gerung, Jusuf Hamka, Dato Sri Tahir, dan Yahya Cholil Staquf. Kehadiran mereka menambah perhatian publik terhadap formasi baru Wantimpres di era pemerintahan Prabowo.

Pelantikan ini menandai dimulainya susunan baru Dewan Pertimbangan Presiden yang peran utamanya memberi masukan kepada presiden. Informasi resmi mengenai komposisi lengkap lembaga tersebut baru akan terlihat sesudah prosesi pelantikan selesai, sesuai ketentuan yang akan dituangkan dalam Keputusan Presiden.

Sumber: www.jpnn.com

Tinggalkan Balasan