IHSG Terkoreksi di Sesi I, Nilai Transaksi Tembus Rp6,39 Triliun

Diposting pada

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Jumat, 2 Oktober, dengan pelemahan pada paruh pertama sesi. Berdasarkan data Stockbit, indeks ditutup di level 5.990,2 setelah terkoreksi 19,3 poin atau 0,32 persen. Aktivitas pasar tetap ramai, tercermin dari nilai transaksi yang mencapai Rp 6,39 triliun, volume 80,45 miliar saham, serta frekuensi perdagangan 947,1 ribu kali.

Tekanan pada indeks terjadi di tengah pergerakan yang beragam dari sejumlah saham. Di jajaran top gainers, BLTZ milik Graha Layar Prima dan BSWD milik Bank Of India Indonesia sama-sama melonjak 25 persen ke level 3.600. Di belakangnya ada ROCK dari Rockfields Properti Indonesia yang naik 24,89 persen menjadi 2.960, disusul TIFA milik KDB Tifa Finance yang menguat 24,48 persen ke 356, serta PGLI dari Pembangunan Graha Lestari Indah yang naik 24,3 persen ke 266.

Di sisi sebaliknya, beberapa saham justru mengalami penurunan paling dalam. ALKA atau Alakasa Industrindo turun 14,98 persen ke 4.570. CCSI milik Communication Cable Systems Indonesia melemah 14,89 persen ke 400, sementara FORU dari Fortune Indonesia terkoreksi 14,66 persen ke 163. DADA milik Diamond Citra Propertindo turun 14,29 persen ke 24, dan WIFI atau Solusi Sinergi Digital melemah 11,15 persen ke 1.435.

Perhatian pelaku pasar juga tertuju pada saham-saham yang paling aktif diperdagangkan. GOTO tercatat menjadi yang paling dominan dengan nilai transaksi Rp 1,74 triliun. Setelah itu ada BBCA senilai Rp 409,31 miliar, BBRI Rp 227,05 miliar, DSSA Rp 188,3 miliar, dan AMMN Rp 181,69 miliar.

Jika dilihat dari sisi volume, GOTO kembali menempati posisi teratas dengan 651,14 juta lembar saham berpindah tangan. Berikutnya ada BUMI dengan 7,98 juta lembar, DOOH sebanyak 3,63 juta lembar, INET 3,49 juta lembar, dan COCO sebesar 2,59 juta lembar. Data ini menunjukkan minat transaksi yang masih terkonsentrasi pada sejumlah emiten tertentu meski indeks bergerak di zona merah.

Pergerakan IHSG pada hari ini juga sejalan dengan dinamika bursa kawasan Asia. Berdasarkan data Stockbit dan Yahoo Finance, indeks Nikkei 225 di Jepang turun 0,86 persen ke 68.365, Hang Seng di Hong Kong terkoreksi 2,9 persen ke 23.916, dan Straits Times Singapura melemah 0,3 persen ke 5.650,41. Sementara itu, SSE Composite di China justru bergerak naik 0,31 persen ke 3.842,19.

Sumber: kumparan.com

Tinggalkan Balasan